Berita Hukum Kriminal

Solution For: Sindikat Scamming Internasional Dibekuk di Surabaya, 41 WNA Tersangka

Sindikat Scamming Internasional Dibekuk di Surabaya, 41 WNA Tersangka

Operasi Anti-Scam Internasional: 41 WNA Ditangkap

Solution For – Polrestabes Surabaya berhasil membongkar jaringan penipuan siber internasional yang mengoperasikan skema penipuan di Surabaya. Operasi ini dimulai dari laporan Konsulat Kedutaan Besar Jepang yang menyebutkan dua warga negara Jepang diculik dan disekap di kota tersebut. Kapolrestabes Surabaya Kombes Luthfie Sulistiawan menjelaskan bahwa kasus ini bukan hanya menjerat korban lokal, tetapi juga melibatkan penipuan yang direncanakan secara global.

“Laporan pertama diterima oleh Polrestabes Surabaya, di mana pelapor adalah staf Konsulat Jenderal Jepang. Mereka menyampaikan bahwa warga negara Jepang ditemukan dalam kondisi terkurung dan diduga terlibat dalam kegiatan penipuan di Surabaya,” ujar Luthfie pada Jumat (8/5) di Mapolrestabes Surabaya.

Dalam upaya penyelidikan, polisi menemukan bahwa para korban di Surabaya direkrut melalui iklan pekerjaan yang menipu. Mereka awalnya diberi janji bekerja sebagai pelayan dan operator di Thailand, tetapi justru diarahkan ke Surabaya untuk menjadi bagian dari skema penipuan yang disusun secara profesional. Dari percakapan dengan korban, polisi mengetahui bahwa salah satu dari mereka memberi petunjuk lokasi melalui ponsel sebelum alat komunikasi disita oleh pelaku.

Metode Penipuan Profesional dan Keterlibatan Internasional

Solution For – Penyelidikan mengungkap bahwa sindikat ini tidak hanya menipu warga Jepang, tetapi juga melibatkan warga negara asing dari berbagai negara. Polisi menemukan bukti kuat bahwa rumah di Jalan Dharma Husada Permai VII menjadi basis utama operasi. Lokasi tersebut disusun dengan rapi seperti kantor polisi lengkap dengan atribut, seragam, dan daftar DPO palsu untuk menipu korban.

Para pelaku menggunakan teknik penggunaan panggilan video yang mengarahkan korban untuk terjebak dalam skema penipuan. Selain itu, mereka merancang lingkungan yang terlihat aman dan profesional untuk menambatkan korban secara mental. Dari keterangan WNI bernama E, yang disewa sebagai pengurus, polisi menemukan TKP kedua di Jalan Embong Kenongo, Surabaya, yang menjadi tempat penyimpanan alat-alat penipuan.

Solution For – Setelah menyelamatkan korban, polisi melanjutkan penyelidikan dan menangkap sejumlah besar WNA. Dari Kaza Mall Surabaya, 19 WNA ditangkap, terdiri dari 17 warga Cina dan dua warga Taiwan. Penangkapan lanjutan dilakukan di Surakarta, Jawa Tengah, dimana lima WNA Taiwan dan enam WNA Cina lainnya ditangkap, membuat total sebanyak 41 WNA yang menjadi tersangka.

Kombes Ricky Purnama, Kabag Jatranin/Jatinter Divhubinter Polri, menegaskan bahwa operasi ini adalah solusi untuk mengungkap kejahatan siber yang merugikan korban di luar negeri. Polisi menggunakan teknik investigasi yang canggih, termasuk memantau jejak korban dan melacak alat komunikasi yang digunakan pelaku. Teknik ini membantu menemukan lokasi utama serta jejak-jejak perpindahan pelaku ke kota lain.

Langkah Kepolisian dan Keterlibatan Internasional

Solution For – Proses

Leave a Comment