Berita Hukum Kriminal

Satgas Damai Cartenz Ringkus Pemasok Senjata KKB di Papua Pegunungan

Satgas Damai Cartenz Ringkus Pemasok Senjata KKB di Papua Pegunungan

Operasi Khusus untuk Mengejar Jaringan Penyuplai Senjata

Satgas Damai Cartenz Ringkus Pemasok Senjata – Satgas Damai Cartenz berhasil menangkap YK (52), yang diduga kuat menjadi pemasok senjata api dan amunisi untuk Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah Papua Pegunungan. Penangkapan dilakukan pada hari Sabtu, 6 Juni 2026, pukul 13.16 WIT, di Pasar Sentral Sarmi, Kabupaten Sarmi, Papua, tanpa perlawanan. Aparat keamanan menemukan YK setelah penyelidikan intensif yang berlangsung sejak awal Maret 2026. Ini merupakan bagian dari operasi yang diarahkan untuk mematahkan cadangan senjata KKB yang terus memperluas jaringan distribusinya.

Penyelidikan Satgas Damai Cartenz mengungkap bahwa YK merupakan salah satu anggota aktif dalam rantai pasok senjata yang beroperasi di wilayah pegunungan. Operasi ini memperlihatkan kemampuan tim gabungan TNI dan Polri dalam melacak alur logistik yang kompleks. Sejumlah informan dan sumber rahasia turut membantu petugas menemukan lokasi YK, yang selama ini menjadi titik distribusi senjata untuk kelompok teroris di wilayah paling terpencil Papua.

Proses Penyelundupan Senjata dan Perannya dalam Konflik

Sejak Maret 2026, Satgas Damai Cartenz melakukan penyelidikan terhadap aktivitas penyelundupan senjata yang diduga dilakukan oleh kelompok KKB. YK dianggap sebagai perantara utama dalam mengirimkan senjata dari Kota Jayapura ke wilayah Yalimo dan Yahukimo. Menurut Kasatgas Humas Damai Cartenz, Kombes Yusuf Sutejo, penyelidikan terus berjalan untuk mengungkap siapa saja yang terlibat dalam jaringan penyuplai senjata ini, termasuk pihak yang berperan sebagai pengusaha, pengantar, dan pembeli senjata.

Menurut data yang didapat, YK pernah menerima satu pucuk senjata api lengkap dengan dokumen amunisi dari seseorang dengan inisial B di awal bulan Maret di Argapura, Kota Jayapura. Senjata dan peluru tersebut kemudian dialihkan ke pihak-pihak tertentu untuk dijual kepada KKB yang dipimpin oleh Simeon Payage. Proses penyelundupan ini diperkirakan telah berlangsung selama beberapa bulan, dengan senjata api yang digunakan untuk menegaskan kekuasaan dan melakukan serangan terhadap daerah-daerah tertentu.

Kemajuan dalam Penegakan Hukum dan Pengungkapan Jaringan

Usai ditangkap, YK dibawa ke Mapolres Sarmi untuk diperiksa lebih lanjut terkait perannya dalam aktivitas KKB. Petugas menyita barang bukti berupa telepon genggam, dokumen identitas, rekening bank, dan uang tunai yang terkait dengan operasi penyelundupan senjata. Ini membantu dalam melacak aliran dana dan komunikasi internal jaringan penyuplai senjata. Sejumlah warga setempat juga diperiksa untuk memastikan tidak ada pihak lain yang turut terlibat dalam proses tersebut.

Dalam operasi beberapa bulan terakhir, aparat keamanan berhasil mengumpulkan bukti-bukti yang mengungkap struktur jaringan penyuplai senjata. Barang bukti yang diamankan mencakup 298 butir amunisi tajam, 4 buah magazen senapan serbu jenis SS1, 1 pucuk senjata api rakitan, dan 6 unit laras senjata sisa Perang Dunia II yang dalam kondisi berkarat. Yusuf Sutejo menjelaskan bahwa penyidikan masih terus berlanjut untuk mengungkap lebih banyak pelaku serta hubungan mereka dengan KKB.

Langkah Pemulihan Keamanan di Wilayah Papua Pegunungan

Operasi Satgas Damai Cartenz ini adalah bagian dari upaya untuk memperkuat keamanan di wilayah Papua Pegunungan yang sering kali menjadi titik rawan konflik antara pihak-pihak bersenjata dan aparat negara. Penangkapan YK diharapkan dapat memutus jalur penyuplai senjata yang memperparah ketegangan di daerah tersebut. Selain itu, operasi ini juga menunjukkan komitmen Satgas dalam memberantas kelompok yang memperdagangkan senjata di wilayah yang sulit dijangkau.

Kasatgas Humas Damai Cartenz menegaskan bahwa penindasan terhadap penyuplai senjata KKB tetap menjadi prioritas. Tim gabungan TNI dan Polri terus memperluas penelusuran ke berbagai titik distribusi, termasuk di kawasan hutan dan perkebunan. Yusuf Sutejo menambahkan bahwa penyelidikan berikutnya akan fokus pada pelaku yang bertindak sebagai penyandang dana utama, karena keberhasilan penangkapan YK menunjukkan bahwa jaringan penyuplai senjata memiliki lapisan yang kompleks.

Analisis Keberhasilan Operasi dan Impaknya

Menurut informasi terkini, total telah ada 12 orang yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini. Penangkapan YK menjadi salah satu hasil signifikan dari operasi yang berlangsung beberapa bulan terakhir. Tindakan ini diharapkan mampu mengurangi jumlah senjata yang beredar di wilayah KKB, sehingga mengurangi kemampuan mereka untuk melakukan aksi kekerasan. Selain itu, operasi ini juga memberikan kejelasan terkait alur logistik senjata yang terus berjalan meski di tengah upaya penegakan hukum.

Para pelaku yang ditangkap telah diberikan kesempatan untuk menjelaskan peran mereka dalam proses penyuplai senjata. Yusuf Sutejo mengatakan bahwa penyidikan berlanjut untuk memastikan semua bukti terkumpul dan diperiksa secara rinci. Satgas Damai Cartenz terus berupaya menutup celah yang dimanfaatkan oleh KKB untuk menguasai wilayah dan menegaskan kekuasaannya di tengah keadaan kericuhan.

Leave a Comment