Berita Olahraga Lainnya

Farhan Halim Ungkap Cara Tuntaskan Dendam Lawan Kamboja di SEA V Cup

Foto : Thomas Hernandez - kabarberita911.com

Farhan Halim: Strategi Indonesia Balas Dendam di SEA V Cup 2026

Kabarberita911.com – Timnas voli putra Indonesia berhasil meraih kemenangan telak atas Kamboja dengan skor 3-0 pada laga pembuka Leg 2 SEA V Cup 2026. Pertandingan yang berlangsung di Jakarta International Velodrome pada Rabu (22/7) ini mencatatkan hasil akhir 26-24, 25-15, dan 25-18 untuk set-set pertama hingga ketiga.

Kemenangan ini menjadi bentuk pembalasan atas kekalahan tipis 2-3 yang dialami Indonesia di final Leg 1 SEA V Cup 2026 pekan sebelumnya. Pemain berusia 25 tahun, Farhan Halim, mengungkapkan bahwa kelonggaran bermain menjadi faktor penting dalam keberhasilan tim.

“Mungkin karena kami bisa main lebih lepas dan menekan lawan lagi. Akhirnya bisa lumayan jauh di set kedua dan ketiga,” kata Farhan selepas laga.

Evaluasi Diri dan Tantangan Berikutnya

Meskipun meraih kemenangan sempurna, Farhan tidak menutup mata terhadap kelemahan yang masih dimiliki tim Merah Putih. Kondisi fisik yang belum mencapai puncak menjadi catatan penting untuk diperbaiki sebelum menghadapi Filipina pada Jumat (24/7).

“Kondisi fisik belum maksimal. Tapi karena kami coba push diri masing-masing, akhirnya bisa,” ucapnya.

Kedatangan Luvi Febrian Nugaraha sebagai Penyegar Tim

Farhan juga menyoroti kontribusi Luvi Febrian Nugaraha yang baru bergabung sebagai outside hitter. Kehadiran pemain ini diyakini memberikan energi segar bagi skuad tuan rumah. Para anggota tim lainnya sudah familiar dengan gaya bermain Luvi sehingga transisi berjalan lancar.

“Karena kami sudah sering main. Anak-anak [pemain lain] juga sering bareng sama Luvi jadi sudah tahu kebiasaannya dia apa, push -nya harus bagaimana itu sudah tahu. Aman-aman saja, sih,” ujar dia.

Perspektif Kamboja: Indonesia sebagai Raja Voli Asia Tenggara

Dari kubu lawan, manajer Timnas Voli Putra Kamboja, Heng Klmhour, mengakui dominasi Indonesia di kawasan Asia Tenggara. Meskipun sempat mengalahkan Garuda di final leg pertama, tim dari negara 1.000 Pagoda ini kembali terkalahkan.

“Menurut saya pertandingan ini menarik. Awalnya saya pikir tim kami bisa menunjukkan performa baik tapi sayangnya kami kalah sejak set pertama.”

“Persoalannya adalah tim Indonesia bisa membangun tim lebih baik dari kami selama pertandingan. Di set kedua dan ketiga mereka tampil lebih baik,” kata Heng.

Indonesia dan Kamboja berpotensi bertemu kembali di babak final SEA V Cup 2026 leg kedua, asalkan kedua negara berhasil lolos dari fase grup sebagaimana yang terjadi pada leg pertama.

Leave a Comment