Berita Makro

Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Istana, Bahas Kopdes

Foto : Sarah Moore - kabarberita911.com

Rapat Istana Bahas Koperasi Desa Merah Putih Hadiri Banyak Menteri

Kabarberita911.com – Sejumlah menteri dari Kabinet Merah Putih berkumpul di Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis (23/7) siang. Berdasarkan informasi yang dihimpun CNNIndonesia.com, para pejabat mulai tiba di kompleks istana sejak pukul 12.00 WIB. Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengonfirmasi bahwa pertemuan terbatas ini berfokus pada pembahasan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih atau yang dikenal sebagai Kopdes Merah Putih.

“Koperasi, iya,” tegas Ferry saat ditemui di lokasi pertemuan.

Daftar Lengkap Peserta Rapat

Selain Ferry, sejumlah menteri juga hadir dalam kesempatan tersebut. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, serta Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman hadir bersama. Mendikti Saintek Brian Yuliarto, Kepala BP BUMN Donny Oskaria, dan Kepala BPKP Yusuf Ateh juga ikut serta.

Jajaran Menteri Koordinator pun tidak ketinggalan. Kehadiran mereka meliputi Menko PMK Pratikno, Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra, Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menko IPK Agus Harimurti Yudhoyono, Menko Polkam Djamari Chaniago, hingga Menko PM Muhaimin Iskandar yang akrab disapa Cak Imin.

Fungsi Kopdes Merah Putih

Sebelumnya, pada Rabu (15/7) lalu, Prabowo juga telah memanggil jajarannya untuk membahas Kopdes Merah Putih. Program ini menjadi salah satu unggulan pemerintahan Prabowo-Gibran. Salah satu tugas utama Kopdes adalah menyalurkan seluruh barang yang mendapat subsidi dari pemerintah.

Prabowo menyampaikan hal ini secara langsung dalam pidatonya saat Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 di Jakarta, Minggu (12/7). Langkah tersebut bertujuan memastikan subsidi tepat sasaran dan mencegah penyimpangan distribusi.

“Semua barang subsidi harus disalurkan kepada rakyat melalui Koperasi Desa Merah Putih. Harus, saya katakan ini harus. Barang subsidi rakyat tidak boleh diperdagangkan supaya yang membutuhkan, dialah yang terima,” kata Prabowo.

Menurut Presiden, selama ini masih banyak barang bersubsidi yang gagal menjangkau masyarakat berhak karena adanya penyimpangan dalam proses distribusi.

Selain fungsi distribusi, Kopdes juga akan berperan sebagai offtaker. Peran ini memungkinkan koperasi membeli dan menyerap hasil produksi produsen dalam jumlah besar.

“Nomor dua, dia sebagai offtaker kalau harga seperti gabah, jagung, dan lain di bawah harga yang sudah ditentukan pemerintah, maka koperasi dia bisa offtaker sebagai pembeli dari produk-produk pertanian yang sudah ditentukan harganya oleh pemerintah,” ucap Menko Pangan Zulkifli Hasan.

Leave a Comment