Uncategorized

Pertamina Catat Pengurangan Emisi pada Semester I 2026 Capai 118%

Table of Contents
  1. Pertamina Catat Pengurangan Emisi pada Semester I 2026 Capai 118 Persen
  2. Related Reading

Pertamina Catat Pengurangan Emisi pada Semester I 2026 Capai 118 Persen

Kabarberita911.com – Pertamina Catat Pengurangan Emisi pada Semester I 2026 dengan pencapaian luar biasa yang melampaui target perusahaan. PT Pertamina (Persero) kembali membuktikan diri sebagai pemimpin global dalam aspek Environmental, Social, and Governance (ESG) melalui implementasi terintegrasi yang mencakup seluruh lini operasional. Pencapaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan nasional, tetapi juga menempatkan Pertamina sebagai rujukan bagi perusahaan energi di tingkat internasional.

Menurut Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, komitmen terhadap standar internasional telah menjadikan Pertamina sebagai perusahaan energi yang diakui secara global. Kunjungan dari Telekom Berhad Malaysia pada 24 Juni 2026 menjadi bukti nyata kepercayaan tersebut. Delegasi Malaysia tersebut meninjau langsung program sustainability yang terintegrasi dengan strategi bisnis, pendekatan dekarbonisasi, serta transisi energi yang telah dijalankan selama bertahun-tahun.

Emisi Karbon Turun Signifikan di Paruh Pertama 2026

Pertamina Group mencatatkan angka pengurangan emisi karbon sebesar 118 persen pada semester I tahun 2026. Angka ini melampaui target yang telah ditetapkan dalam Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP) 2026 dengan margin yang cukup signifikan. Program dekarbonisasi menjadi salah satu pilar utama dalam inisiatif ESG yang dijalankan Pertamina untuk mencapai target net zero emission pada tahun 2060.

“Sebagai perusahaan energi kelas dunia, Pertamina berkomitmen menjalankan ESG sesuai dengan standar dunia. Dekarbonisasi Pertamina juga merupakan komitmen Perusahaan menjalankan target Pemerintah mencapai NZE pada tahun 2060,” ujar Baron dalam keterangan resmi yang dikutip Minggu (9/8).

Kinerja Bisnis Rendah Karbon dan Tata Kelola ESG

Selain fokus pada dekarbonisasi, Pertamina juga konsisten mengembangkan bisnis rendah karbon. Sepanjang periode Januari hingga Juni 2026, kinerja sektor ini mencapai 101 persen, juga di atas target RKAP 2026. Pencapaian ini didukung oleh beberapa program utama seperti bioethanol, biofuel, dan efisiensi energi yang mampu melampaui target yang telah ditetapkan. Program-program ini tidak hanya berkontribusi pada pengurangan emisi, tetapi juga menciptakan nilai tambah bagi perekonomian nasional.

Program ESG lainnya yang dijalankan Pertamina mulai dari sustainable procurement, sustainability budget tagging, serta program pemberdayaan masyarakat juga menunjukkan kinerja positif. Secara keseluruhan kinerja dalam tata kelola ini berhasil melampaui target mencapai 102 persen. Praktik community development seperti Desa Energi Berdikari (DEB) juga menjadi salah satu contoh nyata kontribusi sosial perusahaan terhadap masyarakat sekitar.

“Keberhasilan ini mencerminkan pelaksanaan program yang efektif terutama pada aspek tata kelola, sosial, dan sistem pendukung keberlanjutan,” imbuh Baron.

Komitmen Global melalui Forum Internasional

Sebagai bagian dari perusahaan energi global, Pertamina terus aktif dalam forum internasional seperti Oil & Gas Decarbonization Charter (OGDC) 2026 sebagai bentuk komitmen global terhadap hasil COP28. Pertamina aktif berpartisipasi dalam evaluasi kinerja penurunan emisi karbon setiap tahun melalui inisiatif OGDC. Keaktifan ini menunjukkan bahwa Pertamina tidak hanya berfokus pada pasar domestik, tetapi juga memiliki visi global dalam menghadapi tantangan perubahan iklim.

Keberhasilan Pertamina dalam mengimplementasikan ESG secara terintegrasi telah mengokohkan kembali Pertamina sebagai perusahaan peringkat ESG nomor 1 dunia untuk Sub-Industri Integrated Oil and Gas. Pencapaian ini merupakan hasil dari kerja keras seluruh elemen perusahaan dalam menjalankan visi dan misi keberlanjutan.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Pertamina dan Pengurangan Emisi

Apa yang dimaksud dengan ESG dalam konteks Pertamina? ESG adalah singkatan dari Environmental, Social, and Governance yang merupakan kerangka kerja untuk menilai kinerja perusahaan dalam aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola. Pertamina menerapkan ESG secara terintegrasi untuk mencapai target keberlanjutan.

Berapa target pengurangan emisi Pertamina untuk tahun 2060? Target utama Pertamina adalah mencapai Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060, sejalan dengan komitmen pemerintah Indonesia dalam mengatasi perubahan iklim global.

Apa saja program utama dekarbonisasi yang dijalankan Pertamina? Program utama dekarbonisasi Pertamina meliputi pengembangan bioethanol, biofuel, efisiensi energi, serta partisipasi aktif dalam Oil & Gas Decarbonization Charter (OGDC) 2026.

Bagaimana kinerja bisnis rendah karbon Pertamina pada semester I 2026? Kinerja bisnis rendah karbon Pertamina mencapai 101 persen pada semester I 2026, melampaui target RKAP 2026 yang telah ditetapkan sebelumnya.

Apa itu Desa Energi Berdikari (DEB)? Desa Energi Berdikari adalah program community development Pertamina yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat sekitar melalui pengembangan energi terbarukan dan ekonomi lokal.

Leave a Comment