Vinicius: Brasil Mulai Pertandingan dengan Sangat Buruk
Awal Pertandingan yang Tidak Menguntungkan
Vinicius, pemain Brasil, mengakui bahwa timnya mengalami kesulitan di awal pertandingan saat bermain imbang 1-1 melawan Maroko di Stadion New York Jersey, dalam laga perdana Grup C Piala Dunia 2026, Minggu (14/6) dini hari WIB.
“Kami memulai pertandingan dengan sangat buruk. Yang pasti, kami harus menguasai bola. Kami harus bergerak lebih baik,” ucap Vinicius usai pertandingan dikutip dari ESPN.
Para pemain Brasil terlihat bingung di awal babak pertama, sementara Maroko tampil agresif dengan menekan dan mendominasi sepanjang sesi pertama. Pada menit awal, serangan keras dari pemain Maroko, Neil Aynaoui, berhasil mengancam gawang Brasil, tetapi tendangannya diblok oleh pemain timnas.
Dalam menit ke-7, Achraf Hakimi kembali mengancam gawang Brasil dengan tembakan yang melesat di sisi kanan. Di menit ke-20, serangan Brasil yang gagal melalui Paqueta langsung dihukum dengan serangan balik yang menghasilkan gol untuk Maroko. Brahim Diaz mengirimkan umpan terobosan yang memungkinkan Ismael Saibari berada di antara dua pemain bertahan, lalu mencetak gol indah dengan tendangan chip ke atas kepala Alisson.
Tak Terduga di Babak Kedua
Babak pertama berakhir dengan skor 1-1, meski Brasil mencoba bangkit di menit ke-45+2. Paqueta mengancam lewat tendangan salto setelah menerima umpan dari Santos, tetapi Bono, kiper Maroko, mampu mencegah gol tersebut.
Dalam babak kedua, Vinicius kembali menjadi pusat perhatian. Di menit ke-77, ia melakukan pergerakan di sisi kiri dan mengirim umpan matang kepada Raphinha di kotak penalti. Namun, Bono berhasil menangkis tembakan Raphinha. Di menit ke-90+9, Alisson, kiper Brasil, menunjukkan kemampuan penyelamatan luar biasa dengan memblok dua tendangan, terlebih dahulu dari Aynaoui, lalu rebound dari Amaimouni-Echghouyab.
Pertandingan Brasil vs Maroko berakhir dengan skor 1-1, menandai hasil yang tidak sesuai harapan di awal kompetisi. Meski ada upaya untuk memperbaiki performa, keduanya belum mampu menciptakan keunggulan sepanjang pertandingan.
