Berita Peristiwa

Usai Imbauan Walkot, Pengelola Mal Surabaya Kini Pendekkan Pagar

Foto : Anthony Martinez - kabarberita911.com
Table of Contents
  1. Usai Imbauan Walkot Pengelola Mal Surabaya Putuskan Turunkan Tinggi Pagar
  2. Related Reading

Usai Imbauan Walkot Pengelola Mal Surabaya Putuskan Turunkan Tinggi Pagar

Kabarberita911.com – Pakuwon Group sebagai salah satu pengembang properti terbesar di Jawa Timur telah resmi mengumumkan keputusan untuk memendekkan pagar di seluruh mal yang dikelolanya. Langkah strategis ini mencakup dua lokasi utama, yaitu Tunjungan Plaza dan Pakuwon Mall yang berada di pusat kota Surabaya. Keputusan tersebut merupakan respons langsung terhadap imbauan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, yang sebelumnya meminta para pengelola pusat perbelanjaan untuk tidak menaikkan tinggi pagar secara berlebihan. Tujuan utama dari kebijakan ini adalah menjaga keindahan visual kota serta menghilangkan kekhawatiran masyarakat terhadap kesan keamanan yang berlebihan.

Detail Proses Pemendekan Pagar di Mal Surabaya

Sutandi Purnomosidi, Direktur Marketing Pakuwon Group, memberikan penjelasan komprehensif mengenai alasan dan proses pemendekan pagar ini. Ia menyampaikan bahwa tindakan ini dilakukan semata-mata untuk menaati arahan dari Eri Cahyadi yang telah disampaikan secara resmi. Penataan ulang pagar akan dilakukan sesuai dengan permintaan wali kota untuk menjaga estetika perkotaan yang harmonis.

Kami akan rapikan, sesuai imbauan Wali Kota Surabaya Pak Eri Cahyadi untuk menjaga estetika kota, ujar Sutandi saat dikonfirmasi pada Kamis (6/8).

Menurut Sutandi, fokus utama penataan ulang pagar berada di dua lokasi strategis, yaitu Mal Tunjungan Plaza dan Pakuwon Mall Surabaya. Hal ini karena tinggi pagar di kedua tempat tersebut dinilai mengganggu tampilan bangunan utama yang merupakan ikon kota. Ia menambahkan bahwa pemendekan pagar dilakukan di TP dan Pakuwon Barat karena secara estetika pagar yang terlalu tinggi menutupi gedung utama di kedua lokasi tersebut.

Proses pemendekan pagar dilakukan dengan beberapa tahapan yang terstruktur. Pertama, pagar yang sudah terpasang akan dibongkar secara hati-hati. Kemudian, pagar dipotong hingga lebih pendek sesuai standar yang ditetapkan. Setelah itu, pagar dipasang kembali dengan posisi yang lebih rendah. Sutandi menjelaskan bahwa langkah ini dilakukan semata-mata untuk menjaga citra dan keindahan Kota Surabaya, bukan karena alasan lain seperti isu keamanan atau ekonomi.

Jadi dipendekkan, dipotong lebih pendek. Kita lepas dulu, kemudian dipendekkan, baru dipasang lagi, jelasnya dengan tegas.

Latar Belakang dan Dampak Imbauan Wali Kota

Sebelumnya, Eri Cahyadi telah menyampaikan permintaan kepada pengelola mal di Kota Pahlawan agar tidak meninggikan pagar. Ia menekankan bahwa Surabaya merupakan kota yang aman sehingga masyarakat tidak perlu merasa khawatir berlebihan. Eri juga mengaku telah melakukan pertemuan dengan sejumlah pengelola mal di berbagai wilayah Surabaya. Dalam pertemuan tersebut, ia menyarankan agar para pengelola tidak perlu melakukan tindakan menaikkan pagar secara drastis.

Jadi insyaallah nanti kami koordinasikan, yang saya ingin ketika ada pagar itu ada, orang jalan itu semakin terang, tidak terlalu tinggi yang mencerminkan orang itu merasa takut gitu. Padahal kota Surabaya ini aman, kata Eri pada Rabu (5/8).

Awal Juli 2026, beberapa mal di bawah naungan Pakuwon Group di Surabaya secara tiba-tiba memasang pagar tinggi dan runcing di sekeliling areanya. Tindakan ini memicu diskusi publik yang luas di media sosial. Banyak warganet mengaitkan hal tersebut sebagai antisipasi terhadap isu lesunya ekonomi. Namun, pengelola dengan tegas membantah hal itu dan menyatakan bahwa keputusan tersebut murni untuk alasan keamanan operasional.

Mal-mal milik Pakuwon Group yang mulai memasang pagar di sekeliling areanya meliputi Pakuwon Mall di Surabaya Barat, Royal Plaza di Surabaya Selatan, Pakuwon City Mall di Surabaya Timur, dan Tunjungan Plaza di Surabaya Pusat. Setiap lokasi memiliki karakteristik pagar yang berbeda-beda sesuai dengan kondisi lingkungan sekitarnya.

FAQ: Pertanyaan Umum Tentang Perubahan Pagar Mal Surabaya

Berapa lama proses pemendekan pagar akan selesai? Proses pemendekan pagar diperkirakan akan selesai dalam waktu beberapa minggu tergantung pada kondisi cuaca dan ketersediaan tenaga kerja.

Apakah semua mal Pakuwon Group akan mengalami perubahan pagar? Ya, seluruh mal yang dikelola Pakuwon Group di Surabaya akan menyesuaikan tinggi pagar sesuai dengan imbauan wali kota.

Apakah ada biaya tambahan untuk proses ini? Pakuwon Group menanggung seluruh biaya pemendekan dan pemasangan ulang pagar sebagai bagian dari komitmen mereka terhadap kota Surabaya.

Apakah perubahan pagar ini akan mempengaruhi akses pengunjung? Tidak, akses pengunjung tetap sama hanya tinggi pagar yang disesuaikan agar tidak mengganggu pemandangan kota.

Leave a Comment