Berita Peristiwa

New Policy: Prabowo Groundbreaking Gudang Ketahanan Pangan dan SPPG Polri di Jatim

New Policy: Prabowo Groundbreaking Gudang Ketahanan Pangan dan SPPG Polri di Jatim

New Policy – Dalam rangkaian kegiatan new policy yang diusung, Presiden Prabowo Subianto secara resmi membuka pembangunan 10 gudang ketahanan pangan Polri serta mengoperasikan 166 Satuan Pangan Piket Garuda (SPPG) di Tuban, Jawa Timur. Acara groundbreaking ini dihadiri oleh Menko Pangan Zulkifli Hasan, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, dan para petani lokal. Tindakan simbolisasi yang dilakukan Prabowo, seperti menekan tombol sirine, menandai dimulainya proyek ini sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem distribusi bahan pangan di daerah. New policy ini bertujuan untuk meningkatkan keandalan pasokan bahan pangan nasional dan mengurangi risiko kelangkaan.

“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, hari ini, Sabtu 16 Mei 2026, saya Presiden Prabowo Subianto dengan ini meresmikan pembukaan 10 gudang ketahanan pangan Polri dan peluncuran operasional 166 SPPG, serta panen jagung yang didukung oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia,” ujar Prabowo. Ia menegaskan bahwa new policy ini adalah langkah strategis untuk memastikan kestabilan harga dan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat.

Polri Berkomitmen Tingkatkan Produksi Jagung

Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa selama 2025, Polri telah menanam jagung di 661.112 hektar, menghasilkan 3,9 juta ton, yang meningkatkan produksi nasional jagung sebesar 6,74 persen atau sekitar 1,8 juta ton. Angka ini menunjukkan upaya serius dalam memperkuat new policy yang fokus pada ketahanan pangan. Di tahun 2026, kegiatan penanaman akan diperluas ke 1,37 juta hektar di seluruh Indonesia, dengan harapan mampu memenuhi kebutuhan pangan nasional.

Menurut Sigit, panen raya kuartal pertama 2026 berhasil mengumpulkan 884.129 ton jagung dari 91.000 hektar. “Pada hari ini, kami akan melaksanakan panen raya jagung secara serentak di 189.760 hektar, dengan proyeksi hasil mencapai sekitar 1,23 juta ton,” tambahnya. New policy ini tidak hanya berfokus pada produksi, tetapi juga pada distribusi yang lebih efisien, terutama melalui peran SPPG sebagai mitra strategis pemerintah.

Pembangunan Gudang dan SPPG Dipercepat

Pembangunan gudang ketahanan pangan Polri telah memasuki tahap percepatan. Dalam laporan, Sigit menyebutkan bahwa Polri telah membangun 18 gudang penyimpanan di 12 provinsi. Setiap gudang dirancang untuk meningkatkan kapasitas penyimpanan para petani, dengan daya tampung masing-masing unit mencapai 1.000 ton. Satu unit gudang berkapasitas 10.000 ton akan selesai pada Juni 2026, sehingga total gudang ketahanan pangan Polri mencapai 28 unit. New policy ini mencakup inisiatif pengelolaan bahan pangan yang lebih terpadu.

Di sisi lain, jumlah SPPG Polri yang telah dioperasikan mencapai 736 unit, dengan 172 unit dalam tahap persiapan dan 468 unit sedang dibangun. Tahun ini, target pembangunan akan selesai hingga mencapai 1.500 SPPG di seluruh Indonesia. New policy ini menunjukkan komitmen Polri untuk memperkuat keamanan pangan melalui kerja sama dengan sektor pertanian dan distribusi. Dengan adanya gudang dan SPPG, pasokan bahan pangan bisa dijaga secara lebih efektif.

Manfaat untuk Petani dan Masyarakat

Kehadiran gudang ketahanan pangan dan SPPG di Jatim diharapkan memberikan dampak signifikan bagi para petani. Dengan fasilitas penyimpanan yang lebih modern, petani bisa memperpanjang masa simpan hasil panen tanpa khawatir terjadi kerusakan atau penurunan kualitas. New policy ini juga membantu menekan inflasi dan memastikan harga bahan pangan tetap stabil, terutama saat musim kemarau atau gagal panen.

Sigit menambahkan bahwa selain jagung, Polri juga memperkuat keberlanjutan produksi bahan pangan lainnya seperti beras, kedelai, dan minyak goreng. “Kami ingin memastikan bahwa seluruh rakyat Indonesia, termasuk di Jatim, memiliki akses yang adil terhadap bahan pangan,” jelasnya. New policy ini menjadi bagian dari program pemerintah untuk mengurangi ketergantungan pada impor dan mendorong produksi domestik.

Pembangunan gudang dan SPPG tidak hanya mempercepat distribusi, tetapi juga meminimalkan risiko kerusakan bahan pangan akibat cuaca atau kelembapan. Selain itu, proyek ini memberikan peluang baru bagi petani untuk memasarkan hasil panen mereka secara lebih efisien. Dengan new policy ini, Polri berharap dapat menciptakan ekosistem pangan yang lebih seimbang dan berkelanjutan.

Leave a Comment