Banjir Rendam 16.156 Rumah Warga di Muratara Sumsel, 1 Balita Tewas
Kabupaten Musi Rawas Utara Terkena Banjir Parah
Banjir Rendam 16 156 Rumah Warga – Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan (Sumsel), mengalami bencana banjir yang merendam 16.156 unit rumah warga pada Sabtu (9/5). Kecelakaan ini terjadi setelah hujan deras mengguyur daerah tersebut sejak Kamis (7/5) dini hari. Dikutip dari Antara, Sekretaris BPBD Muratara, Mathir, mengatakan bahwa satu anak perempuan berusia tiga tahun, Shanum Aqila Fitri, menjadi korban jiwa akibat kejadian tersebut.
Besides menyebabkan kehilangan nyawa, banjir juga merusak infrastruktur. Empat jembatan gantung di Desa Tanjung Beringin, Desa Terusan, Desa Sukamenang, dan Desa Noman dilaporkan putus total. Satu jembatan gantung di Desa Batu Gajah mengalami kerusakan sedang. Pada sektor pendidikan, 17 unit sekolah, mulai dari Taman Kanak-Kanak hingga Sekolah Menengah Atas, terendam air. Sementara itu, lima Puskesmas Pembantu (Pustu) dan dua Polindes juga terkena dampak serupa.
Dalam bidang ibadah, satu musala hanyut terbawa arus, sementara lima masjid lainnya terendam. BPBD Muratara melaporkan bahwa hingga siang hari, 64.624 jiwa terdampak langsung oleh luapan air. Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Satpol-PP, serta personel TNI dan Polri telah dikerahkan untuk melakukan kajian cepat dan evakuasi.
“Petugas terus memantau kondisi di lapangan dan melakukan pendataan awal terhadap kerugian material yang dialami masyarakat,” ujar Mathir.
Pemerintah setempat juga mendirikan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan logistik warga. Berdasarkan laporan terakhir, air di Kecamatan Karang Jaya telah surut sepenuhnya. Di Kecamatan Rupit, permukaan air mulai menurun. Namun, warga Kecamatan Karang Dapo dan Kecamatan Rawas Ilir masih harus waspada karena pemukiman di dua wilayah tersebut belum sepenuhnya kering.
BPBD mengimbau masyarakat agar tetap siaga terhadap kemungkinan banjir susulan jika intensitas hujan kembali meningkat.