Berita Hukum Kriminal

Daftar Lengkap Mutasi Besar-besaran Polri oleh Kapolri Jenderal Suyudi

listyo-sigit-lepas-komando-polri-suyudi-terima-panji-tribrata-1790941647479_169
Foto : Mary Thomas - kabarberita911.com
Table of Contents
  1. Mutasi 88 Personel Polri Usai Pelantikan Kapolri
  2. Related Reading
  3. Frequently Asked Questions

Mutasi 88 Personel Polri Usai Pelantikan Kapolri

Kabarberita911.com – Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto melakukan perombakan besar dalam struktur Kepolisian Republik Indonesia, mencakup jabatan Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen). Rotasi ini berlangsung tidak lama setelah Suyudi dilantik sebagai Kapolri pada Kamis, 1 Oktober.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Nomor ST/2205/X/KEP/2026 tertanggal 2 Oktober 2006 atas nama Kapolri. Total terdapat 88 personel yang mendapat penugasan baru dalam mutasi kali ini, mulai dari posisi di tingkat Mabes Polri, kepolisian daerah, hingga penugasan pada sejumlah lembaga pemerintah.

“Para Pati dan Pamen Polri tersebut segera melaksanakan tugas yang baru paling lambat 14 hari terhitung mulai tanggal ditetapkan keputusan mutasi,” demikian surat tersebut.

Sejumlah posisi penting mengalami pergantian. Komjen Wahyu Widada, yang sebelumnya menjabat Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri, ditugaskan ke Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional. Jabatan Irwasum kemudian dipercayakan kepada Komjen Asep Edi Suheri yang sebelumnya memimpin Polda Metro Jaya.

Perubahan lain terjadi pada unsur intelijen dan reserse. Irjen Dedi Kusuma Bakti ditunjuk sebagai Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam), sementara Irjen Asep Safrudin beralih dari Kapolda Kepulauan Riau menjadi Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim).

Daftar penugasan baru

Berikut sejumlah nama dan jabatan baru dalam mutasi tersebut:

1. Komjen Wahyu Widada, sebelumnya Irwasum Polri, dipindahtugaskan ke Kementerian ATR/BPN.

2. Komjen Asep Edi Suheri, Kapolda Metro Jaya, menjadi Irwasum Polri.

3. Dadang Hartana, sebelumnya Kapolda Maluku, ditetapkan sebagai Kapolda Metro Jaya.

4. Suwono Nainggolan yang menjabat Aslog Kapolri diangkat menjadi Kapolda Maluku.

5. Agus Dwi Hermawan, Pati Bareskrim Polri, memperoleh jabatan Aslog Kapolri.

6. Komjen Yuda Gustawan dari posisi Kabaintelkam dimutasi sebagai Pati Baintelkam di Kantor Staf Presiden.

7. Irjen Dedy Kusuma Bakti, Pati Baintelkam Polri, menjadi Kabaintelkam.

8. Irjen Asep Safrudin, Kapolda Kepulauan Riau, ditunjuk sebagai Kabareskrim.

9. Komjen Pol Syahardiantono, sebelumnya Kabareskrim Polri, menjadi Pati Bareskrim Polri pada KSP.

10. Hery Herjawan yang sebelumnya Kapolda Riau ditugaskan sebagai Kabaharka.

11. Irjen Pol Arman Achdiat dari Pati Baintelkam Polri diangkat menjadi Kapolda Riau.

12. Irjen Pol Nunung Syaifuddin, Wakabareskrim Polri, menjadi Widyaiswara Kepolisian Utama TK 1.

13. Brigjen Putu Putera Sadana ditetapkan sebagai Wakabareskrim.

14. Panca Putra, sebelumnya Kalemdiklat Polri, menjadi Pati Bareskrim Polri dengan penugasan di Kemenkum.

15. Irjen Pol Rudi Darmoko dari jabatan Kapolda NTT diangkat menjadi Kalemdiklat.

16. Irjen Pol Reza Arief Dewanto, Wadankorbrimob Polri, menjadi Kapolda NTT.

17. Irjen Pol Victor Alexander Lateka, Pati Baintelkam Polri, ditunjuk sebagai Wadankorbrimob Polri.

18. Irjen Pol Jayadi, Pati Bareskrim Polri, menjadi Widyaiswara Kepolisian Utama TK I.

19. Irjen Pol Kristiyono yang sebelumnya Sahlisosek Kapolri memperoleh penugasan sebagai Pati Bareskrim Polri di BPOM.

20. Irjen Pol Midi Siswoko, Kasespim Lemdiklat Polri, menjadi Sahlisosek Kapolri.

21. Irjen Pol Abdul Karim dari Kadivpropam Polri bergeser menjadi Kasespim Lemdiklat Polri.

22. Irjen Pol Mahmud Nazly Harahap, sebelumnya Kakorsabhara Baharkam Polri, ditunjuk sebagai Kadivpropam Polri.

23. Irjen Pol Pipit Rismanto, Kapolda Jawa Barat, menjadi Pati Bareskrim Polri.

24. Irjen Pol Hengki dari Kapolda Banten diangkat menjadi Kapolda Jawa Barat.

25. Brigjen Pol Hendra Kurniawan menjadi Kapolda Banten.

26. Irjen Pol Ribut Hari Wibowo, Kapolda Jawa Tengah, mendapat jabatan Wakalemdiklat Polri.

27. Brigjen Pol Roy Hardi Siahaan, Pati Bareskrim Polri, menjadi Kapolda Jawa Tengah.

28. Irjen Pol Nanang Avianto yang sebelumnya Kapolda Jawa Timur ditugaskan sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama TK I.

29. Irjen Pol Dekananto Eko Purwono, Wakapolda Metro Jaya, diangkat sebagai Kapolda Jawa Timur.

30. Brigjen Pol Adex Yudiswan dari Dirtipidsiber Bareskrim Polri menjadi Wakapolda Metro Jaya.

31. Brigjen Tubagus Ami Prindani, sebelumnya Wakadensus 88 Polri, ditunjuk sebagai Kadensus 88 Polri.

32. Irjen Pol Daniet Adityajaya, Kapolda Bali, menjadi Pati Bareskrim Polri.

33. Brigjen Pol Pasma Royce dari jabatan Wakapolda Jawa Timur menjadi Kapolda Bali.

34. Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy, Kapolda Sumatera Barat, dimutasi menjadi Pati Baintelkam Polri.

35. Irjen Pol Jawari diangkat sebagai Kapolda Sumatera Barat.

36. Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro, Kapolda Sulawesi Selatan, menjadi Widyaiswara Kepolisian Utama TK I.

37. Irjen Pol M Awal Chairuddin ditunjuk sebagai Kapolda Sulawesi Selatan.

38. Irjen Pol Krisno Halomoan Siregar dari jabatan Kapolda Jambi menjadi Pati Bareskrim Polri.

39. Irjen Pol Widodo, sebelumnya Kapolda Gorontalo, diangkat menjadi Kapolda Jambi.

40. Irjen Pol Nurwowo Danang menjadi Kapolda Gorontalo.

41. Irjen Pol Whisnu Hermawan, Kapolda Sumatera Utara, mendapat tugas sebagai Wairwasum Polri.

42. Brigjen Pol Sonny Irawan ditunjuk menjadi Kapolda Sumatera Utara.

43. Irjen Pol Sandi Nugroho dari Kapolda Sumatera Selatan beralih menjadi Pati Bareskrim Polri.

44. Brigjen Pol Rony Samtana ditetapkan sebagai Kapolda Sumatera Selatan.

45. Irjen Pol Rizal Irawan, Pati Baintelkam Polri, menjadi Kapolda Sulawesi Tengah.

46. Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta, sebelumnya Kapolda Sulawesi Barat, dimutasi menjadi Pati Bareskrim Polri.

47. Irjen Pol Totok Suharyanto diangkat sebagai Kapolda Sulawesi Barat.

48. Irjen Andik Setiyono yang sebelumnya Waastamarena menjadi Astamarena Kapolri.

Penyesuaian kepemimpinan di berbagai wilayah

Mutasi ini memperlihatkan pergantian pimpinan di sejumlah polda strategis, termasuk Metro Jaya, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Sulawesi Selatan, dan beberapa wilayah lainnya. Pergeseran tersebut juga mencakup unit pengawasan, pendidikan, intelijen, reserse, Brimob, hingga bidang pengamanan internal Polri.

Bagi para personel yang tercantum dalam surat telegram, masa transisi penugasan dibatasi paling lama 14 hari sejak keputusan ditetapkan. Dengan ketentuan itu, proses serah terima jabatan dan pelaksanaan tugas baru diharapkan berjalan sesuai tenggat yang telah ditentukan.

Frequently Asked Questions

What is Daftar Lengkap Mutasi Besar besaran Polri?

Daftar Lengkap Mutasi Besar besaran Polri is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Daftar Lengkap Mutasi Besar besaran Polri matter?

Daftar Lengkap Mutasi Besar besaran Polri matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Leave a Comment