Viral Rusa di Taman Sriwedari Solo Cari Makan di Tempat Sampah
Main Agenda – Peristiwa unik yang menarik perhatian masyarakat terjadi di Taman Sriwedari, Kota Solo, Jawa Tengah, saat sejumlah rusa dikabarkan memakan sampah. Fenomena ini viral setelah diunggah oleh akun Threads @bobbypratm, yang menampilkan foto-foto rusa berada di area taman dan mengambil makanan dari tempat sampah. Kejadian tersebut menjadi Main Agenda dalam diskusi kebijakan lingkungan dan pengelolaan kawasan wisata.
Perilaku Rusa yang Menyimpang
Sejumlah warga mengunggah video dan foto rusa yang tampak mengorek-ngorek tempat sampah untuk mencari makanan. “Baru saja makan mi di tempat sampah, yang berada di Sriwedari, Surakarta. Setelah selesai, agak kaget dan miris melihat rusa mengorek-ngorek tempat sampah untuk cari makan,” tulis @bobbypratm, seperti dilaporkan detikJateng pada hari Sabtu (6/6). Fenomena ini memicu penelusuran informasi oleh masyarakat tentang kondisi kesejahteraan satwa dan dampak lingkungan.
“Rusa itu ternyata memakan sampah. Sebagai orang yang jarang ke Surakarta, jujur aku agak shock, apakah setidaknya terurus itu rusa di sana?”
Dalam unggahannya, @bobbypratm juga membagikan dokumentasi sejumlah warga yang mengeluhkan perlakuan rusa tersebut. Banyak yang menilai kebiasaan rusa memakan sampah menggambarkan kurangnya pengawasan di area taman serta kebutuhan peningkatan pemberdayaan ekosistem alami.
Respons Pemerintah Kota Solo
Setelah mendapat banyak masukan dari masyarakat, Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani melakukan inspeksi langsung ke Taman Sriwedari. Tujuannya adalah memastikan kondisi rusa dan mengevaluasi pengelolaan kawasan wisata. Astrid mengatakan bahwa Main Agenda ini menjadi momentum untuk memperbaiki manajemen lingkungan dan mengurangi konflik antara satwa liar dengan aktivitas manusia.
Main Agenda juga melibatkan koordinasi antara Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Lingkungan Hidup, serta pihak terkait. Dalam wawancara dengan media, Astrid menyebutkan bahwa saat ini ada 31 ekor rusa yang membutuhkan perawatan teratur. Ia menegaskan bahwa pihaknya akan mengevaluasi pemberian makanan dan tata ruang kawasan tersebut.
“Banyak masukan dari masyarakat terkait kondisi saat ini, termasuk perlunya penataan yang lebih baik dan pengembangan penangkaran agar rusa tetap berada di lingkungan yang nyaman, aman, dan bersih. Ini menjadi perhatian kami bersama,”
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Solo, Maretha Dinar Cahyono, menambahkan bahwa rusa di taman tersebut sudah mendapatkan perawatan oleh penjaga dan pemantauan kesehatan secara rutin oleh dokter hewan. Namun, ia mengakui bahwa keberadaan tempat sampah di sekitar taman berdampak pada perilaku rusa, sehingga perlu langkah antisipatif.
Main Agenda juga menjadi topik utama dalam rapat evaluasi yang diadakan pemerintah Kota Solo. Mereka berencana menciptakan area penangkaran baru untuk rusa, agar satwa bisa hidup lebih teratur dan tidak terbuka ke tempat sampah. “Kami akan mengisolasi rusa dalam wilayah penangkaran tertentu, sehingga mereka tetap bisa diberi makan, tetapi tidak terbuka ke tempat sampah. Dengan demikian, risiko mereka mendekati sumber sampah dapat dikurangi,” tambah Maretha.
Langkah ini diharapkan bisa menjadi solusi jangka panjang untuk mengatasi masalah ekosistem di Taman Sriwedari. Pihak pemerintah juga meminta dukungan masyarakat dalam menjaga kebersihan taman serta mengurangi aktivitas yang mengganggu habitat rusa. Dengan Main Agenda ini, mereka ingin memastikan rusa tetap menjadi daya tarik wisata sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
