Berita Peristiwa

Latest Facts: Prabowo Salurkan 1.098 Sapi Kurban Idul Adha

Prabowo Salurkan 1.098 Sapi Kurban Idul Adha

Latest Facts – Presiden Prabowo Subianto mengumumkan distribusi 1.098 ekor sapi untuk Idul Adha tahun ini. Total hewan kurban tersebut ditujukan kepada berbagai wilayah di Indonesia, termasuk lembaga sosial dan keagamaan. Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro menjelaskan, jumlah sapi yang dibagikan mencakup seluruh provinsi, kabupaten, dan kota, serta institusi pendidikan dan masyarakat.

Distribusi dan Standar Bobot

Dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Juri menyebutkan, 598 sapi diberikan kepada pemerintah daerah, sementara 500 ekor lainnya diserahkan ke pondok pesantren, lembaga pendidikan, serta tokoh agama dan masyarakat. Menurutnya, jumlah sapi untuk daerah lebih besar dibanding jumlah wilayah penerima karena ada 46 daerah yang tidak memiliki sapi dengan bobot sesuai standar.

“Standar bobot sapi presiden adalah 800 kilogram sampai 1,3 ton. Dan setiap daerah akan mendapatkan satu, sementara ada 46 daerah yang tidak ada sapi dengan bobot sebesar itu. Oleh karena itu, ada yang mendapatkan dua sapi untuk 46 daerah,” ujarnya.

Untuk menyeimbangkan distribusi, sejumlah daerah menerima tambahan hewan kurban dari wilayah lain. Juri menegaskan bahwa semua sapi yang disalurkan memiliki berat di atas 800 kilogram dan telah memiliki surat keterangan kesehatan hewan.

Jenis Sapi dan Kriteria

Sapi yang didistribusikan terdiri dari jenis premium seperti Simental, Limousin, Peranakan Ongole, Brahman, Angus, Belgian Blue, serta sapi Bali. Selain itu, hewan tersebut memenuhi syarat sebagai kurban Islam, yakni berusia di atas dua tahun, jantan, dan tidak cacat.

“Selain itu juga sapi ini sesuai dengan syariat Islam untuk menjadi sapi kurban, umurnya sudah di atas dua tahun dan jantan serta tidak cacat,” katanya.

Pemerintah juga bekerja sama dengan peternak lokal untuk memastikan pengadaan sapi. Koordinasi dilakukan antara Kementerian Sekretariat Negara, Kementerian Pertanian, dinas peternakan daerah, hingga Asosiasi Peternak dan Penggemukan Sapi Indonesia (APPSI). Semua sapi berasal dari peternak dalam negeri, dengan harapan kegiatan ini mendorong peningkatan produksi dan kualitas ternak.

Anggaran dan Pengadaan

“Presiden (Prabowo) memberikan arahan supaya sapi-sapi yang diberikan untuk menjadi sapi kurban ini juga dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya kepada masyarakat yang membutuhkan di daerah masing-masing,” ujar Juri.

Pengadaan 1.098 sapi kurban tahun ini menghabiskan anggaran sekitar Rp100 miliar dari dana APBN. Biaya bervariasi karena harga sapi tergantung bobot dan lokasi pengadaan. Juri menambahkan, dana tersebut bersumber dari bantuan kemasyarakatan presiden, yang diharapkan memberikan dampak positif pada sektor peternakan nasional.

Leave a Comment