Menhaj: Proyeksi Perputaran Ekonomi Haji dan Umrah Capai Rp78 Triliun
Kabarberita911.com – Menhaj – Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, secara resmi menyampaikan bahwa total dana yang berputar dalam penyelenggaraan ibadah haji serta umrah di Indonesia diperkirakan menyentuh angka Rp78 triliun setiap tahunnya. Pernyataan ini menegaskan komitmen pemerintah untuk memaksimalkan potensi ekonomi dari sektor keagamaan yang sangat strategis bagi negara. Ia juga menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto menginginkan nilai ekonomi besar tersebut memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Indonesia.
Kalau saya ambil rata-rata 2 juta (jemaah umrah) dengan harga yang berbeda-beda antara Rp25 juta sampai ada yang Rp100 juta, kita ambil yang Rp30 juta saja rata-rata, berarti Rp60 triliun. Rp60 triliun umrah, Rp18 triliun haji, berarti Rp78 triliun perputaran uang. Perputaran yang cukup besar dan Presiden berharap ada yang dirasakan oleh masyarakat,
Upaya Pemerintah Membangun Ekosistem Ekonomi Terintegrasi
Ungkapan tersebut disampaikan oleh Irfan saat membuka acara CNN Indonesia Islamic Travel Connect di Jakarta pada Rabu, 29 Juli 2026. Ia menjelaskan bahwa untuk mewujudkan sukses ekosistem ekonomi haji, pemerintah saat ini sedang menyusun sejumlah payung hukum, salah satunya rancangan peraturan pemerintah tentang penyelenggaraan ekosistem ekonomi haji dan umrah. Langkah ini menjadi fondasi penting bagi pengembangan sektor yang selama ini belum terstruktur secara optimal.
Ia mengatakan peraturan pemerintah itu nantinya diharapkan menjadi fondasi untuk membangun ekosistem ekonomi haji yang terintegrasi, sehingga manfaat ekonominya bisa lebih luas. Kementerian Haji juga mulai mengembangkan platform digital untuk mendukung ekosistem ekonomi haji. Salah satunya melalui platform khusus oleh-oleh haji yang diharapkan dapat menjadi ruang kolaborasi antara pelaku usaha nasional dengan kebutuhan para jemaah.
Kita berharap jemaah haji tidak perlu lagi membeli oleh-oleh di sana. Kita harapkan membeli oleh-olehnya melalui platform kita di sini. Barangnya juga sama, barang di sana pun sebagian besar adalah produk dalam negeri, sehingga kita upayakan tidak perlu ke sana, karena artinya membuang uang kita di sana. Kita harapkan uang jemaah haji sebagian besar bisa dibelanjakan di tanah air,
Menurut Menhaj, pengembangan platform digital ini merupakan bagian dari upaya strategis untuk memastikan bahwa uang yang dikeluarkan oleh jemaah haji dapat tetap berputar di dalam negeri. Dengan demikian, kontribusi ekonomi dari sektor haji dan umrah tidak hanya terbatas pada penyelenggaraan ibadah, tetapi juga memberikan dampak positif bagi pelaku usaha lokal dan perekonomian nasional secara keseluruhan.
Lebih lanjut, Menhaj menekankan bahwa transformasi digital ini akan membuka peluang baru bagi UMKM dan industri kreatif Indonesia. Platform yang sedang dikembangkan akan menghubungkan langsung produsen lokal dengan kebutuhan jemaah, sehingga rantai pasok menjadi lebih efisien. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat ekonomi haji dan umrah di kawasan Asia Tenggara.
Dengan proyeksi Rp78 triliun perputaran uang, sektor ini memiliki potensi besar untuk menyerap tenaga kerja dan meningkatkan devisa negara. Pemerintah berkomitmen untuk terus menyempurnakan regulasi dan infrastruktur pendukung agar manfaat ekonomi dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

