Kematian Andriyono Saat Tangani Kebakaran Sampah di Dukuh
Kabarberita911.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi menyampaikan rasa duka yang mendalam atas meninggalnya Andriyono, seorang Kepala Regu Kelompok Cepu Sektor Cipayung. Pria tersebut kehilangan nyawanya ketika sedang bertugas memadamkan tumpukan sampah yang terbakar di Jalan Penggilingan Baru, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur.
Proses Evakuasi dan Kematian
Saat melakukan tugasnya, Andriyono tidak berada di titik utama pemadaman api. Ia bertugas mencari sumber air untuk mendukung operasi pemadaman. Bayu Megantara, Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta, menjelaskan bahwa pria itu tiba-tiba mengeluhkan nyeri dada saat menyambungkan selang. Rekan-rekannya segera meminta bantuan medis dan memberikan penanganan awal di lokasi sebelum dievakuasi ke Rumah Sakit Harapan Bunda. Sayangnya, Andriyono dinyatakan wafat pada pukul 13.30 WIB. Ia diketahui memiliki riwayat penyakit jantung.
Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum serta akan memastikan pemenuhan hak-hak almarhum sesuai ketentuan yang berlaku.
Respons Cepat dan Operasi Pemadaman
Laporan kebakaran diterima pada Sabtu (2/8) oleh Gulkarmat. Sebagai respons, sebanyak 10 unit mobil pemadam dan 50 personel langsung dikerahkan ke lokasi kejadian. Meskipun api utama telah berhasil dipadamkan, proses pendinginan masih terus dilakukan untuk mencegah perambatan sisa api yang berada di bawah tumpukan sampah.
Marulina Dewi, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik DKI Jakarta, yang meninjau lokasi pada Minggu (2/8), menjelaskan bahwa bara api masih berpotensi menyala di lapisan bawah meskipun permukaan terlihat telah padam. Api tersebut memiliki potensi perambatan hingga kedalaman sekitar satu hingga dua meter. Petugas Damkar telah membuka sejumlah titik pada tumpukan sampah agar air dapat menjangkau bagian bawah dan memadamkan bara api yang masih tersisa.
Pengangkutan Sampah dan Pencegahan Pembuangan Liar
Secara paralel, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta mulai mengangkut sampah di area yang telah dinyatakan aman dan tidak terdampak kebakaran. Marulina menegaskan bahwa lokasi tersebut bukan merupakan Tempat Pembuangan Sampah (TPS), melainkan lahan yang kerap dijadikan lokasi pembuangan sampah secara ilegal sehingga terjadi penumpukan.
Pengangkutan sampah akan dilakukan secara bertahap. Tahap pertama dilakukan di area yang aman dan tidak terdampak kebakaran. Selanjutnya, pengangkutan akan dilanjutkan di area bekas kebakaran setelah dinyatakan aman oleh Gulkarmat.
Sesuai dengan Instruksi Gubernur Nomor 5 Tahun 2026, Pemprov DKI Jakarta terus mendorong perubahan pola pengelolaan sampah melalui gerakan pilah, angkut, olah, dan manfaatkan, serta telah menyiapkan berbagai fasilitas pengolahan sampah, termasuk TPS 3R (Reduce, Reuse, Recycle), sehingga hanya sampah residu yang dikirim ke TPST Bantargebang.
Marulina juga mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah di lokasi tersebut maupun di lahan yang bukan peruntukannya. Ia mengingatkan bahwa Pemprov DKI telah memiliki peraturan yang jelas dan saat ini tengah mendorong perubahan pola pengelolaan sampah.
Mencegah pembuangan sampah liar berulang, Marulina menegaskan bahwa Pemprov DKI Jakarta akan memperketat pengawasan. Mulai Senin besok, Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Dinas Lingkungan Hidup dan Satpol PP akan melakukan penyelidikan dan penyidikan di lokasi kebakaran tersebut. Pihak yang melakukan pembuangan sampah secara ilegal akan mendapat sanksi tegas.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Pemprov DKI Sampaikan Belasungkawa Insiden Kebakaran?
Pemprov DKI Sampaikan Belasungkawa Insiden Kebakaran is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Pemprov DKI Sampaikan Belasungkawa Insiden Kebakaran matter?
Pemprov DKI Sampaikan Belasungkawa Insiden Kebakaran matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.
