Ragam Health

Latest Program: MHSB dan Persebaya Siapkan Pemain Lewat Delapan Tahap Pemeriksaan PCMA

MHSB dan Persebaya Terapkan Delapan Tahap PCMA untuk Pemain

Latest Program – Mayapada Hospital Surabaya (MHSB) bekerja sama dengan klub sepak bola Persebaya menghadirkan program pemeriksaan kesehatan menyeluruh berupa Pre-Competition Medical Assessment (PCMA). Program ini dirancang sebagai inovasi terbaru dalam mengevaluasi kesiapan fisik, mental, dan fungsionalitas organ pemain sebelum menghadapi kompetisi. PCMA menjadi bagian dari Sports Injury Treatment & Performance Center (SITPEC) MHSB, yang memberikan layanan integratif untuk mencegah cedera dan meningkatkan performa atlet. Dengan Latest Program ini, dua pihak berupaya memastikan pemain siap secara optimal untuk menampilkan kinerja terbaik.

Kemajuan Teknologi dalam Pemantauan Kesehatan

Dukungan dari 20 dokter spesialis, termasuk kedokteran olahraga, ortopedi, dan psikologi, menjadikan SITPEC mampu menyediakan pemeriksaan yang komprehensif. Proses PCMA mencakup skrining kondisi tubuh, analisis risiko cedera berdasarkan gerakan atlet, serta pemantauan kesehatan yang terukur. Latest Program ini berbeda dari pemeriksaan kesehatan biasa karena menggunakan pendekatan data berbasis teknologi untuk menilai aspek fisik, fungsi organ, dan mental secara menyeluruh. Teknologi ini memungkinkan tim medis mengambil data real-time dari pemain, yang kemudian dianalisis untuk menghasilkan rekomendasi terstruktur.

“PCMA tidak hanya mengukur kondisi fisik pemain, tetapi juga menilai mental mereka. Kombinasi analisis laboratorium, penilaian kapasitas jantung, dan survei psikologis menjadikan program ini unik dan efektif,” jelas dr. Bona Fernando, direktur MHSB, yang menekankan pentingnya pendekatan holistik dalam pengembangan atlet.

Proses PCMA Berjalan Terpadu dan Efisien

dr. Pratama Wicaksana Wijaya, Kepala Tim Dokter Persebaya, menjelaskan bahwa PCMA mencakup delapan tahap pemeriksaan yang terintegrasi. Proses ini melibatkan tes fungsionalitas jantung dan paru (VO₂ Max), evaluasi ortopedi, serta survei psikologis untuk memahami stres psikologis pemain. “Dengan pendekatan terpadu, seluruh rangkaian pemeriksaan berjalan dalam satu alur yang dinamis. Ini memastikan penilaian yang lebih akurat dan pengambilan keputusan cepat,” tambahnya.

dr. Tommy, yang menangani aspek rehabilitasi, menyoroti pentingnya PCMA dalam memantau kesehatan pemain secara berkala. “Program ini memberikan wawasan mendalam tentang kebutuhan fisik dan psikologis pemain, sehingga tim pelatih dapat merancang strategi yang lebih tepat,” ujarnya. Selain itu, PCMA juga memudahkan para pemain untuk mengetahui kondisi tubuh mereka secara real-time, baik sebelum maupun setelah latihan intensif.

Pemanfaatan PCMA oleh Masyarakat Umum

Bukan hanya untuk pemain profesional, Latest Program ini juga bisa diterapkan oleh masyarakat umum untuk mencegah cedera, meningkatkan kinerja olahraga, dan mempercepat pemulihan. SITPEC terintegrasi dengan Orthopedic Center Mayapada Hospital, yang melayani berbagai gangguan muskuloskeletal, mulai dari nyeri otot hingga penanganan cedera serius. Informasi dan layanan tambahan dapat diakses melalui Call Center 150770, WhatsApp 0817-17-150770, atau aplikasi MyCare.

“Fitur Personal Health di MyCare memungkinkan pengguna memantau kondisi tubuh secara terus menerus. Ini membantu dalam menjaga kesehatan secara proaktif, bukan hanya untuk atlet tetapi juga bagi siapa pun yang ingin meningkatkan kualitas hidup mereka,” tulis dr. Bona Fernando dalam wawancara khusus.

Manfaat dan Perspektif Masa Depan

Dengan Latest Program ini, MHSB dan Persebaya mengharapkan untuk meningkatkan kualitas pemain serta mengurangi risiko cedera di lapangan. Program PCMA mencakup pemeriksaan fisik seperti fungsi jantung, kebugaran, dan keseimbangan, serta aspek mental seperti ketahanan psikologis dan kemampuan menangani tekanan pertandingan. Data yang diperoleh digunakan untuk merancang program latihan dan nutrisi yang lebih sesuai dengan kebutuhan individu pemain.

Kolaborasi antara rumah sakit dan klub sepak bola ini juga diharapkan menjadi contoh untuk institusi sejenis. Latest Program PCMA berpotensi memberikan kontribusi besar dalam dunia olahraga, terutama di Indonesia yang memiliki banyak pemain muda dengan potensi besar. Selain itu, program ini membuka peluang bagi masyarakat umum untuk mengakses layanan kesehatan khusus yang biasanya hanya tersedia untuk atlet tingkat profesional.

Pelaksanaan Latest Program ini tidak hanya meningkatkan kesiapan pemain, tetapi juga mendukung kebijakan kesehatan nasional dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dengan pendekatan yang terukur dan terbukti, PCMA menjadi alat penting dalam mengelola kesehatan olahraga secara holistik. Selain itu, program ini juga menciptakan jaringan komunikasi yang efisien antara klub, rumah sakit, dan pemain, sehingga setiap masalah kesehatan dapat diatasi secepat mungkin.

Leave a Comment