Perubahan Tren Kecantikan: T-beauty Menggantikan K-beauty di Asia Tenggara
Kabarberita911.com – Selama lebih dari sepuluh tahun, dunia kecantikan Asia identik dengan Korea Selatan. Gelombang K-beauty telah melahirkan berbagai inovasi mulai dari skincare berlapis, cushion, hingga riasan natural bergaya ‘glass skin’ yang menjadi acuan perempuan di banyak negara, termasuk Indonesia. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, arah tren kecantikan mulai berubah. Platform media sosial seperti Instagram dan TikTok menunjukkan peningkatan penggunaan produk serta teknik makeup dari Thailand oleh para beauty influencer. Banyak yang menilai bahwa riasan Thailand lebih sesuai dengan kondisi cuaca tropis dibandingkan gaya Korea. Fenomena ini telah melahirkan istilah T-beauty, yang merujuk pada industri kecantikan Thailand yang kini berkembang pesat dan menjadi pesaing serius bagi K-beauty di kawasan Asia Tenggara.
Lantas, apa yang membuat makeup Thailand semakin diminati? Berikut penjelasan lengkapnya:
1. Produk Dirancang untuk Cuaca Tropis
Salah satu keunggulan utama T-beauty adalah produknya yang memang dibuat untuk menghadapi kondisi cuaca panas dan lembap. Menurut laporan CNA, Thailand memiliki iklim yang sangat mirip dengan Indonesia. Tantangan sehari-hari seperti suhu tinggi, kelembapan ekstrem, paparan sinar matahari, serta polusi memengaruhi ketahanan makeup. Oleh karena itu, banyak merek kecantikan Thailand mengembangkan produk dengan karakteristik berikut:
- Ringan di kulit
- Tahan terhadap keringat
- Mampu mengontrol minyak berlebih
- Tahan lama meski digunakan sepanjang hari
- Nyaman dipakai di bawah terik matahari
Wongwiwat Theekhakhirikul, Managing Director Karmarts, menjelaskan bahwa produk T-beauty dikembangkan berdasarkan kondisi nyata kehidupan di negara tropis. Dalam pernyataannya, ia menyebutkan:
“Produk kami dibuat untuk menghadapi panas, kelembapan tinggi, paparan UV yang kuat, dan digunakan sepanjang hari.”
Menurutnya, pengalaman ini menjadi keunggulan karena negara-negara Asia Tenggara memiliki tantangan kulit yang serupa.
2. Konsep T-Skin untuk Kulit Asia Tenggara
Jika K-beauty selama ini banyak dikembangkan berdasarkan karakteristik kulit masyarakat Korea yang hidup di negara beriklim empat musim, T-beauty justru fokus pada kebutuhan kulit di kawasan tropis. Rawit Hanutsaha, CEO Srichand United Dispensary, menyebut konsep ini sebagai T-Skin, yaitu karakter kulit yang hidup di lingkungan panas, lembap, dan penuh polusi.
Kulit di wilayah tropis umumnya menghadapi masalah seperti produksi minyak berlebih, paparan sinar UV tinggi, polusi, hiperpigmentasi, serta flek akibat matahari. Karena itu, produk Thailand cenderung memiliki tekstur gel yang ringan, cepat menyerap, tetapi tetap memberikan hidrasi tanpa membuat wajah terasa lengket. Pendekatan ini dinilai lebih relevan bagi konsumen Indonesia dibandingkan produk yang dikembangkan untuk negara dengan musim dingin.
3. Ketahanan Makeup Sepanjang Hari
Di media sosial, makeup Thailand identik dengan hasil akhir yang tetap rapi meski dipakai dalam cuaca panas. Banyak foundation, cushion, bedak, hingga setting spray asal Thailand dikenal memiliki ketahanan tinggi terhadap minyak dan keringat. Hal ini membuat makeup Thailand menjadi favorit bagi mereka yang beraktivitas di luar ruangan atau menggunakan transportasi umum dalam cuaca panas.
Berbeda dengan sebagian tren makeup Korea yang lebih mengutamakan hasil kulit berkilau atau dewy, makeup Thailand justru menawarkan tampilan soft matte, tetapi tetap terlihat segar dan natural.
4. Tren Makeup yang Lebih Tegas
Selain formulanya, teknik riasan Thailand juga sedang naik daun. Jika makeup Korea identik dengan tampilan polos, alis lurus, bibir gradasi, dan riasan yang sangat minimalis, makeup Thailand tampil lebih berani tanpa terlihat berlebihan. Ciri khasnya antara lain complexion yang halus tetapi tetap berdimensi, kontur wajah lebih tegas, alis lebih berkarakter, bulu mata lentik, eyeliner tipis yang mempertegas mata, serta bibir dengan warna yang lebih hidup.
Hasil akhirnya tetap natural, tetapi memberi efek wajah yang lebih tajam dan fotogenik. Gaya ini dinilai lebih sesuai dengan karakter wajah masyarakat Asia Tenggara yang umumnya memiliki fitur wajah berbeda dengan masyarakat Korea.
5. Pergeseran Standar Kecantikan
Perubahan lain yang mendorong popularitas T-beauty adalah bergesernya standar kecantikan. Jika dulu banyak produk Asia berfokus pada ef
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Mengapa Makeup Thailand Kini Geser Dominasi?
Mengapa Makeup Thailand Kini Geser Dominasi is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Mengapa Makeup Thailand Kini Geser Dominasi matter?
Mengapa Makeup Thailand Kini Geser Dominasi matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.
