Berita Travel

Horor di Udara: Kaca Jendela Pesawat Lepas, Penumpang Terhisap Keluar

Foto : Anthony Martinez - kabarberita911.com
Table of Contents
  1. Penumpang Hampir Terhisap Keluar Saat Kaca Jendela Pesawat Malta Air Robek di Udara
  2. Related SEO Topics
  3. Frequently Asked Questions

Horor di Udara: Jendela Pesawat Malta Air Robek di Udara Kabarberita911.com – Sebuah kejadian menakutkan menimpa penerbangan Malta Air yang melintasi

Penumpang Hampir Terhisap Keluar Saat Kaca Jendela Pesawat Malta Air Robek di Udara

Kabarberita911.com – Sebuah kejadian menakutkan menimpa penerbangan Malta Air yang melintasi rute Thessaloniki ke Memmingen pada hari Jumat, 17 Juli 2026. Maskapai yang merupakan anak perusahaan Ryanair ini terpaksa melakukan pendaratan darurat setelah salah satu jendela kabin terlepas beberapa menit setelah pesawat meninggalkan landasan pacu. Seorang pria berusia 61 tahun sempat terseret sebagian tubuhnya keluar dari lubang jendela sebelum akhirnya diselamatkan oleh rekan-rekan penumpangnya.

Detik-Detik Mencekam di Dalam Kabin

Para penumpang menceritakan momen-momen tegang yang mereka alami. Suara ledakan keras terdengar jelas, diikuti dengan jatuhnya masker oksigen secara otomatis dan penurunan ketinggian pesawat yang drastis.

“Suaranya mirip seperti ban meletus, tetapi sangat keras. Kami langsung tahu tekanan udara hilang karena pesawat mendadak turun drastis,” kata Christina kepada Radio Thessaloniki.

Menurut Christina, kepanikan melanda seluruh kabin saat kepala, leher, dan bahu pria tersebut terhisap keluar. Penumpang yang duduk di sebelahnya segera bertindak dan menarik korban kembali ke posisi semula.

Luka dan Prosedur Darurat

Pihak Ryanair dalam rilisnya mengonfirmasi bahwa penerbangan tersebut kembali ke Thessaloniki tidak lama setelah lepas landas. Korban dilaporkan mengalami luka pada bagian leher dan bahu, serta luka bakar akibat gesekan. Informasi ini telah dikonfirmasi oleh pejabat rumah sakit di Yunani yang menginginkan identitasnya dijaga kerahasiaannya.

Berdasarkan data Flightradar24, pesawat Boeing 737-800 ini sempat mencapai ketinggian 15.000 kaki atau setara 4.570 meter sekitar enam menit setelah takeoff. Pesawat kemudian melakukan penurunan darurat ke ketinggian 6.000 kaki untuk menghabiskan bahan bakar selama 30 menit sebelum akhirnya mendarat dengan selamat di bandara asal.

Investigasi dan Saran Keamanan

Badan Keselamatan Transportasi Nasional AS (NTSB) telah menerima laporan mengenai insiden ini. Pesawat dinilai mengalami masalah pada mesin kanan serta dekompresi kabin. Sesuai regulasi penerbangan internasional, Komite Investigasi Kecelakaan Penerbangan Republik Makedonia Utara akan memimpin penyelidikan karena peristiwa terjadi di wilayah udara negara tetangga Yunani.

Shye Gilad, mantan pilot komersial yang kini menjadi pengajar di Universitas Georgetown, menekankan pentingnya sabuk pengaman. Dekompresi cepat dapat menciptakan efek hisap kuat di area kebocoran sebelum tekanan kabin kembali normal.

“Sabuk pengaman sangat krusial di detik-detik awal tersebut. Ini yang membedakan antara keselamatan dan bahaya, sehingga orang-orang harus selalu mengencangkan sabuk pengaman sepanjang waktu,” jelas Gilad.

Frequently Asked Questions

Apa itu Horor di Udara?

Horor di Udara adalah topik utama yang dibahas di artikel ini dengan konteks praktis agar pembaca memahami informasinya dengan jelas.

Mengapa Horor di Udara penting?

Horor di Udara penting karena membantu pembaca membandingkan pilihan, menghindari kesalahan umum, dan mengambil keputusan yang lebih tepat.

Bagaimana cara memakai panduan Horor di Udara ini?

Gunakan poin utama, contoh, dan tautan terkait di halaman ini sebagai rujukan awal, lalu cek detail terbaru sebelum mengambil keputusan final.

Leave a Comment