Berita Sepakbola

Surat Terbuka Mbappe untuk Rakyat Prancis usai Piala Dunia

Foto : John Martinez - kabarberita911.com

Mbappé Berbagi Pesan Hangat kepada Penduduk Prancis Pasca Piala Dunia 2026

Surat Terbuka yang Menyentuh Hati

Kabarberita911.com – Kylian Mbappé telah menyampaikan ungkapan perasaan mendalam kepada seluruh warga Prancis. Perjalanan skuad nasional mereka di ajang Piala Dunia 2026 berakhir tanpa membawa pulang trofi juara. Melalui sebuah surat terbuka yang dipublikasikan di platform media sosial pada hari Senin, tanggal 27 Juli, sang kapten timnas Perancis mengungkapkan berbagai emosi.

Rasa bangga bercampur kekecewaan serta ucapan terima kasih kepada sesama pemain dan para penggemar yang selalu mendukung. Meskipun tidak berhasil meraih gelar juara, Mbappé menyatakan dirinya bangga dengan usaha keras yang ditunjukkan seluruh anggota tim selama kompetisi berlangsung.

Terima kasih. Sebulan penuh emosi. Mendorong diri kita melampaui batas. Bangga mengenakan warna Prancis. Kita tidak membawa pulang trofi tim. Ini menyakitkan dan akan terasa sakit untuk sementara waktu, aku tidak akan berbohong padamu tentang itu.

Penyerang berusia 27 tahun tersebut juga menambahkan bahwa penghargaan Sepatu Emas yang diraihnya terasa belum lengkap tanpa gelar juara dunia. Berikut adalah isi lengkap surat terbuka yang diunggah oleh Mbappé di akun media sosialnya.

Aku bangga memenangkan Sepatu Emas, tetapi akan jauh lebih baik jika kita juga mendapatkan trofi. Mungkin kita berutang akhir yang lebih baik padamu. Tetapi kita tidak selalu bisa memilih bagaimana cerita berakhir; kita memilih apa yang kita masukkan ke dalamnya, dan kita memberikannya kepada semua orang.

Mbappé juga menyampaikan apresiasi kepada rekan-rekan satu tim. Ia mengakui bahwa tanpa kerja keras, lari, dan umpan dari para pemain lain, serta semangat tim yang membawa mereka dari laga pertama hingga terakhir, ia tidak akan mampu mencetak banyak gol. Gelar tersebut, menurutnya, adalah milik bersama antara dirinya dan tim.

Saya bangga. Terima kasih kepada rekan-rekan setim saya. Tanpa kerja keras mereka, lari mereka, umpan mereka, tanpa semangat tim yang membawa kami dari pertandingan pertama hingga terakhir, saya tidak akan pernah bisa mencetak begitu banyak gol. Gelar ini milik tim, sama seperti milik saya.

Sebagai seorang anak, Mbappé pernah bermimpi bisa bermain di setidaknya satu Piala Dunia. Kini, setelah mengikuti tiga edisi turnamen dan memenangkan satu gelar, ia merasa bangga bermain sebagai kapten tahun ini. Ia berjanji tidak akan pernah melupakan momen tersebut.

Kalian tidak pernah meninggalkan kami, bahkan di saat-saat tersulit, bahkan ketika kami paling tidak pantas mendapatkan dukungan kalian. Kita menulis kisah ini bersama, dengan jutaan tangan, bukan hanya sebelas pemain di lapangan, semuanya didorong oleh semangat yang sama.

Menurut Mbappé, sepak bola pada dasarnya tetaplah sebuah permainan. Sebuah permainan yang dianggap sangat serius dan diperjuangkan sepanjang hidup untuk dikuasai, namun tetaplah sebuah permainan dengan aturan sederhana yang tidak berubah sejak pertama kali dimainkan: sebuah bola, sebuah gawang, dan keinginan untuk mencetak gol.

Piala Dunia ini berakhir, tetapi kisahnya berlanjut. Akan ada pertandingan lain, malam musim panas atau musim dingin lainnya ketika kita semua akan berkumpul di depan permainan yang sama ini, dengan semangat yang sama yang masih membara. Kita tidak berhenti bermain bersama. Terima kasih untuk semuanya.

Leave a Comment