Berita Sepakbola

FIFA Beri Deadline ke Seluruh Federasi demi Jual ‘Piala Dunia’

Foto : Anthony Martinez - kabarberita911.com

FIFA Beri Deadline ke Seluruh Federasi Anggota untuk Menyetujui Penjualan Saham Piala Dunia kepada Investor Swasta

Kabarberita911.com – FIFA sebagai organisasi sepak bola dunia tengah melakukan upaya serius untuk mendapatkan persetujuan dari seluruh federasi anggota guna mendukung skema investasi besar yang melibatkan penjualan sebagian kepemilikan Piala Dunia kepada investor swasta. Dalam pertemuan penting yang berlangsung pada hari Rabu, 29 Juli 2026, Gianni Infantino selaku presiden FIFA mengumumkan secara resmi bahwa setiap federasi memiliki kesempatan hingga tanggal 19 September 2026 untuk memberikan persetujuan terhadap rencana strategis tersebut.

Untuk menarik dukungan dari berbagai pihak, Infantino menawarkan insentif finansial yang cukup signifikan bagi setiap anggota. Setiap federasi anggota berpotensi menerima alokasi dana mencapai US$40 juta atau setara dengan Rp722,8 miliar. Keputusan ini diambil sebagai tanggapan atas berbagai penolakan yang muncul dari sejumlah pihak terkait niat FIFA untuk melakukan penjualan saham dalam proyek ini.

Komparasi Paket Pendanaan yang Jelas

Menurut laporan ESPN yang mengutip The Times, Infantino menyertakan perbandingan jelas dalam komunikasinya kepada seluruh federasi. Jika proposal disetujui, total paket pendanaan akan mencapai US$10 miliar. Sebaliknya, apabila ditolak, jumlah yang tersedia hanya US$2,7 miliar. Perbedaan ini menunjukkan betapa besar potensi manfaat yang bisa diperoleh jika semua pihak sepakat.

“Merupakan tugas dan tanggung jawab saya sebagai presiden FIFA untuk menghadirkan peluang yang mengubah permainan kepada Anda, para anggota. Jika Anda ingin melanjutkan ada paket senilai US$10 miliar yang akan tersedia pada 1 Januari 2027, untuk fase selanjutnya dari perjalanan kita bersama.”

“Jika Anda ingin mempertahankan status quo dan menolak proposal ini, kami masih punya rencana perluasan program Forward [dana pengembangan] sebesar US$2,7 miliar seperti yang sudah dijelaskan. Secara total untuk siklus mendatang yang dimulai pada 1 Januari 2027, setiap asosiasi anggota akan memiliki kemungkinan akses hingga US$ 40 juta per asosiasi anggota berdasarkan proposal ini,” tulis Infantino.

Dukungan Investor dan Tantangan yang Dihadapi

Sebelumnya, Infantino telah menjelaskan secara rinci mengenai peluang pendanaan yang ditawarkan melalui pembentukan anak perusahaan bernilai US$20 miliar. Entitas baru ini akan bertanggung jawab mengelola berbagai kompetisi dan acara FIFA, termasuk Piala Dunia serta Piala Dunia antarklub. Langkah ini diharapkan dapat membawa perubahan fundamental dalam pengelolaan sepak bola dunia.

Proposal ini mendapat dukungan dari Thrive Capital, sebuah perusahaan investasi yang didirikan oleh Joshua Kushner. Menariknya, Joshua merupakan saudara dari Jared Kushner yang merupakan menantu Presiden AS Donald Trump. Dukungan dari keluarga berpengaruh ini memberikan legitimasi tambahan bagi proyek tersebut.

Walaupun demikian, inisiatif penjualan saham ini menghadapi resistensi kuat dari berbagai kalangan. UEFA bahkan secara terbuka menyatakan penentangannya terhadap langkah FIFA. Selain kekhawatiran mengenai integritas dan “kesucian” sepak bola, juga muncul dugaan bahwa Infantino akan memperoleh keuntungan pribadi melalui transaksi penjualan saham Piala Dunia ini.

FIFA Beri Deadline ke Seluruh federasi dalam situasi yang menuntut kehati-hatian dan transparansi. Proses pengambilan keputusan ini akan menentukan arah masa depan sepak bola global selama beberapa dekade mendatang.

Leave a Comment