Berita Peristiwa

Gempa M5,3 di Pangandaran Jabar, Tak Berpotensi Tsunami

Foto : Mary Thomas - kabarberita911.com
Table of Contents
  1. Gempa M5 3 di Pangandaran: BMKG Konfirmasi Tidak Berpotensi Tsunami
  2. Related Reading

Gempa M5 3 di Pangandaran: BMKG Konfirmasi Tidak Berpotensi Tsunami

Kabarberita911.com – Gempa M5 3 di Pangandaran kembali menjadi perhatian masyarakat Jawa Barat setelah terjadi pada Rabu malam, 5 Agustus 2026. Berdasarkan informasi resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,3 ini terjadi di laut sekitar 79 kilometer di arah Barat Daya Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Gempa yang terjadi pada pukul 21.55 WIB tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan gelombang besar.

Pusat gempa bumi ini berada pada kedalaman 18 kilometer di bawah permukaan bumi. Kedalaman ini termasuk dalam kategori gempa dangkal yang umumnya lebih terasa oleh masyarakat di sekitar episentrum. Meskipun tidak berpotensi tsunami, gempa M5 3 di Pangandaran ini cukup kuat untuk dirasakan oleh sebagian besar penduduk di wilayah tersebut. Warga di beberapa kecamatan dilaporkan merasakan guncangan yang berlangsung beberapa detik.

Detail Gempa dan Potensi Dampak

BMKG mencatat bahwa gempa ini terjadi di zona subduksi yang aktif di perairan selatan Jawa. Zona ini merupakan pertemuan lempeng Indo-Australia dengan lempeng Eurasia yang menyebabkan aktivitas seismik tinggi. Gempa M5 3 di Pangandaran ini merupakan salah satu dari serangkaian gempa yang sering terjadi di wilayah tersebut. Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai kerusakan infrastruktur atau korban jiwa akibat gempa ini.

Masyarakat di Pangandaran dan sekitarnya diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan. Meskipun BMKG menyatakan tidak ada potensi tsunami, guncangan dari gempa susulan masih mungkin terjadi dalam beberapa hari ke depan. Warga disarankan untuk tidak panik dan mengikuti arahan dari petugas terkait jika terjadi perubahan kondisi.

“Gempa M5 3 di Pangandaran ini tidak berpotensi tsunami. Masyarakat dapat beraktivitas seperti biasa namun tetap waspada terhadap gempa susulan,” ujar juru bicara BMKG dalam keterangan resminya.

Frequently Asked Questions

Apakah gempa M5 3 di Pangandaran berpotensi tsunami? Tidak, BMKG telah mengonfirmasi bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami karena pusat gempa berada di darat dan kedalaman yang sesuai.

Kapan gempa ini terjadi? Gempa terjadi pada Rabu, 5 Agustus 2026 pukul 21.55 WIB.

Di mana lokasi pusat gempa? Pusat gempa berada di laut sekitar 79 kilometer Barat Daya Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, pada kedalaman 18 kilometer.

Apakah ada gempa susulan? BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan dalam beberapa hari ke depan.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai perkembangan gempa, masyarakat dapat mengunjungi situs resmi BMKG atau mengikuti akun media sosial mereka. Gempa M5 3 di Pangandaran ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan bencana di wilayah yang rawan gempa seperti Jawa Barat.

Leave a Comment