Berita Peristiwa

Announced: Basarnas: Korban Selamat KM Nurul Salsa Total Menjadi 59 orang

Basarnas Umumkan 59 Penumpang KM Nurul Salsa Dinyatakan Selamat

Kabarberita911.com – Pada hari keempat operasi pencarian korban tenggelam kapal KM Nurul Salsa, Basarnas resmi mengumumkan bahwa jumlah penumpang yang berhasil selamat telah mencapai 59 orang. Pengumuman ini datang setelah dua korban bertahan hidup ditemukan di Pulau Balaloho, Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan. Informasi tersebut disampaikan oleh Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Makassar, Andi Sultan, dalam jumpa pers yang diadakan di Pelabuhan Benteng, Selayar, pada Minggu (19/7).

Proses Pencarian dan Penyelamatan Korban Selamat

“Alhamdulillah, pada hari kelima operasi SAR, dua penumpang dalam kondisi aman ditemukan di perairan Pulau Sanipa, Kepulauan Sabalana. Mereka ditemukan oleh KM Bari-Baria 05 dan saat ini sedang diangkut ke Pelabuhan Benteng menggunakan KRI Marlin 877,” kata Andi Sultan. Penemuan tersebut merupakan hasil koordinasi intensif antara tim SAR dan pihak setempat, khususnya Ketua BPD Sabalana, Faril Paharu.

Menurut informasi yang dihimpun, kedua korban yang ditemukan dalam kondisi selamat adalah individu berusia 46 tahun dan 24 tahun. Penumpang tersebut, Nurmiati (perempuan) dan Jasmal (laki-laki), ditemukan sekitar pukul 13.00 WITA setelah berada di perairan Balaloho selama beberapa hari. Mereka terakhir ditemukan dalam keadaan sehat dan berenergi setelah mengalami penurunan kondisi selama perjalanan bersama jenazah rekan mereka.

Dalam rangka mempercepat proses penyelamatan, Basarnas mengatakan bahwa operasi SAR terus berlangsung secara intensif di area 1.305 NM persegi. Area pencarian dibagi dalam empat sektor dan didukung oleh KN SAR Puntadewa 250, KN SAR Pacitan 102, serta KRI Hiu 634. Selain itu, tim penyelamat juga bekerja sama dengan unsur TNI, Polri, BPBD, Syahbandar, dan kapal nelayan. Pengumuman ini merupakan bagian dari upaya Announced untuk memberikan update terkini kepada masyarakat terkait kondisi korban.

Detail Kecelakaan KM Nurul Salsa

Kapal KM Nurul Salsa yang berlayar dari Pulau Jampea ke Pelabuhan Benteng, Selayar, pada Rabu (15/7) sekitar pukul 05.00 WITA, tenggelam setelah mengalami gangguan mesin di perairan barat Pulau Polassi. Kecelakaan tersebut terjadi sekitar 43 NM dari Pelabuhan Benteng dan menewaskan sejumlah penumpang. Dalam perjalanan setelah kecelakaan, lima penumpang bertahan hidup di atas gabus, namun tiga di antaranya diduga meninggal setelah beberapa hari terbawa arus.

Basarnas mengatakan bahwa keempat korban yang telah ditemukan dalam keadaan selamat dan dua korban yang masih dalam pencarian, menjadi fokus utama dalam operasi Announced. Mereka yang selamat mengungkapkan bahwa kondisi fisik mereka memburuk setelah beberapa hari di laut. Dalam upaya Announced, para penyelamat menemukan korban pertama sekitar 24 jam setelah kecelakaan terjadi, dan korban kedua ditemukan setelah tiga hari berlalu.

“Identitas tiga korban yang hilang masih dalam investigasi. Kami berharap dalam beberapa hari ke depan, Announced akan mampu mengungkap semua keberadaan penumpang yang masih dalam proses pencarian,” ujar AKBP Didid Imawan, Kapolres Kepulauan Selayar. Dalam rangka menemukan korban yang tersisa, Basarnas dan tim SAR terus meningkatkan upaya pencarian dengan menambahkan perahu dan drone sebagai alat bantu.

Penemuan kedua korban yang selamat memberikan harapan baru bagi keluarga korban. Basarnas menyatakan bahwa seluruh penumpang yang bertahan hidup telah diberikan perlindungan medis segera setelah ditemukan. Dalam rangka Announced, tim SAR terus bekerja tanpa henti untuk mencari tiga korban yang belum ditemukan, termasuk menggali informasi dari nelayan lokal dan warga setempat.

Leave a Comment