Daftar Musisi dan Penyanyi Vokal Bela Palestina
Table of Contents
Musisi Dunia yang Konsisten Menyuarakan Solidaritas untuk Palestina
Kabarberita911.com – Keputusan mencoret Macklemore dari rangkaian Loop Tour Ed Sheeran kembali memantik perhatian terhadap para musisi yang memakai panggung mereka untuk menyuarakan dukungan bagi Palestina. Peristiwa itu mencuat setelah Macklemore menyampaikan pembelaan terhadap Palestina ketika tampil sebagai pembuka konser Ed Sheeran pada awal September 2026.
Sikap tersebut dipermasalahkan oleh Robert Kraft, miliarder pro-Israel yang memiliki Stadion Gillette di Foxborough, salah satu lokasi konser Ed Sheeran di Amerika Serikat. Namun, keluarnya Macklemore dari rangkaian tur tidak menghentikan dukungannya. Sejumlah musisi lain juga memperlihatkan solidaritas dalam situasi tersebut, melalui karya, donasi, penampilan panggung, maupun seruan publik.
Macklemore
Musisi asal Seattle ini menjadi salah satu figur yang paling tegas mengangkat isu Palestina sejak 7 Oktober 2023. Ia merilis dua lagu, Hind’s Hall dan Hind’s Hall 2, yang menyoroti pembersihan etnis di Gaza serta pihak-pihak yang dianggap berada di baliknya.
Kedua lagu itu mengambil inspirasi dari kisah Hind Rajab, anak berusia enam tahun yang tewas dibunuh Pasukan Pertahanan Israel atau IDF pada 2024. Karyanya kemudian menjadi bagian dari ekspresi solidaritas dalam demonstrasi nasional yang menentang apartheid Israel. Pendapatan dari lagu-lagu tersebut disalurkan kepada UNRWA, badan PBB yang menangani pengungsi Palestina.
Dukungan Macklemore kembali tampak ketika ia berada di panggung konser Ed Sheeran. Meski kemudian tidak lagi terlibat dalam rangkaian tur, ia tetap melanjutkan seruan publiknya untuk Palestina.
Dua Lipa
Dua Lipa juga secara terbuka mengungkapkan keberpihakannya terhadap hak-hak rakyat Palestina. Penyanyi “Levitating” itu berulang kali menggunakan jangkauan platform internasionalnya untuk menyoroti konflik di Gaza dan mengajak penggemarnya menunjukkan solidaritas.
Dalam berbagai unggahan, Dua Lipa mengecam operasi militer di Gaza. Pesan “Free Palestine” juga pernah ditampilkan saat ia tampil di Sunny Hill Festival di Kosovo pada Agustus 2025. Sebulan kemudian, pada September 2025, ia mengakhiri kerja sama dengan agen lamanya, David Levy, menyusul surat pernyataan industri yang berkaitan dengan artis pendukung Palestina.
Bagi Dua Lipa, menyampaikan pendapat atas isu kemanusiaan merupakan tanggung jawab moral. Ia menyatakan tidak gentar menghadapi kemungkinan kehilangan kesempatan profesional demi mempertahankan keyakinannya.
Roger Waters
Roger Waters, salah satu pendiri Pink Floyd, telah lama dikenal sebagai musisi yang aktif menyoroti penindasan dan ketidakadilan. Walaupun posisinya tidak selalu sama dengan rekan-rekan bandnya, ia terus menyuarakan dukungan bagi Palestina bahkan setelah memasuki usia 80-an.
Sejak menyaksikan praktik apartheid Israel pada 2006, Waters aktif mendorong kalangan musisi untuk terlibat dalam gerakan Boikot, Divestasi, dan Sanksi atau BDS terhadap Zionisme. Ia juga menghadapi tuduhan antisemitisme yang kerap diarahkan kepadanya. Aktivismenya kini menjadi bagian yang sangat menonjol dari citra publik dan karya seninya, terutama dalam kritik terhadap perang serta kolonialisme Barat.
Kneecap
Trio Republikan Irlandia dari Belfast, Kneecap, menjadikan isu pembebasan Palestina sebagai salah satu unsur penting dalam identitas mereka. Sejak 2023, kelompok ini terus meningkatkan kesadaran publik mengenai perjuangan Palestina melalui aktivitas media sosial dan penampilan langsung.
Sikap anti-Zionis mereka disampaikan secara tegas, dengan kritik terhadap pihak-pihak yang dianggap bertanggung jawab atas kondisi di Palestina. Bagi Kneecap, panggung musik bukan sekadar ruang hiburan, tetapi juga saluran untuk menantang narasi yang mereka nilai tidak lengkap.
“Media arus utama selalu menggambarkannya sebagai konflik antara Israel dan Hamas tanpa pernah benar-benar menyebutkan soal genosida, terutama saat Anda berada di Amerika,” jelas DJ Próvaí dalam wawancara 2024. “Kami memiliki wadah untuk bersuara, dan kami harus memanfaatkannya untuk menyuarakan narasi tandingan mengenai apa yang sebenarnya terjadi di sana.”
Massive Attack
Massive Attack termasuk nama yang memiliki rekam jejak panjang dalam aksi solidaritas untuk Palestina. Pelopor trip-hop ini telah memboikot Israel sejak 1999, sehingga sikap politik mereka telah berlangsung lebih dari dua dekade.
Robert “3D” Del Naja dan Grant “Daddy G” Marshall secara konsisten menyuarakan penolakan terhadap Zionisme, mendukung divestasi, serta terlibat dalam penggalangan dana untuk Palestina. Mereka juga mengadakan konser amal dan mengecam apartheid Israel dalam pernyataan publik.
Belakangan, Massive Attack bekerja bersama Fontaines DC dan Young Fathers untuk merilis EP Ceasefire. Seluruh pendapatan dari rilisan tersebut disumbangkan kepada Doctors Without Borders untuk membantu kerja organisasi itu di Gaza dan Tepi Barat. Langkah ini memperlihatkan bagaimana rilisan musik dapat diarahkan menjadi dukungan nyata bagi bantuan kemanusiaan.
The Weeknd
The Weeknd menggunakan perannya sebagai Goodwill Ambassador Program Pangan Dunia PBB atau WFP untuk membantu warga Gaza. Di tengah kekerasan Israel terhadap penduduk Gaza sejak 7 Oktober 2023, ia menyumbangkan makanan senilai US$4,5 juta.
Tindakan tersebut menempatkan dukungan artis tidak hanya pada pernyataan atau simbol panggung, melainkan juga pada bantuan pangan bagi masyarakat yang terdampak. Dalam konteks krisis kemanusiaan, kontribusi seperti ini dapat membantu memperluas perhatian publik terhadap kebutuhan warga sipil.
Musik sebagai Ruang Solidaritas
Daftar ini menunjukkan beragam cara musisi menyampaikan dukungan untuk Palestina. Ada yang memilih menulis lagu, ada yang tampil dengan pesan politik, mendukung boikot, menggalang dana, atau menyalurkan bantuan kemanusiaan. Risiko yang menyertai pilihan tersebut juga berbeda-beda, mulai dari kritik publik sampai dampak terhadap kerja profesional.
Meski pendekatannya tidak sama, para musisi tersebut memakai visibilitas mereka untuk menempatkan Palestina dalam percakapan global. Bagi pendengar, karya dan pernyataan mereka juga menjadi pengingat bahwa musik kerap memiliki fungsi yang lebih luas: bukan hanya menghibur, tetapi turut membuka ruang empati, perdebatan, dan solidaritas.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Daftar Musisi dan Penyanyi Vokal Bela?
Daftar Musisi dan Penyanyi Vokal Bela is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Daftar Musisi dan Penyanyi Vokal Bela matter?
Daftar Musisi dan Penyanyi Vokal Bela matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.
