Berita Moto Gp

Hasil FP2 Moto3 Mandalika: Veda Ega Posisi 11, Hakim Danish Terpuruk

veda-ega-pratama-1791560564805_169
Foto : Anthony Martinez - kabarberita911.com
Table of Contents
  1. Veda Ega Pratama Menutup FP2 Moto3 Mandalika di Posisi ke-11
  2. Persaingan Klasemen Moto3
  3. Related Reading
  4. Frequently Asked Questions

Veda Ega Pratama Menutup FP2 Moto3 Mandalika di Posisi ke-11

Kabarberita911.com – Veda Ega Pratama mengakhiri sesi latihan bebas kedua Moto3 Mandalika 2026 pada urutan ke-11, Sabtu (10/10). Pembalap Indonesia itu sempat menunjukkan laju yang menjanjikan pada awal sesi, bahkan pernah berada di tiga besar, sebelum persaingan waktu putaran membuat posisinya berubah pada penghujung latihan.

Di sisi lain, Hakim Danish menjalani FP2 yang jauh lebih berat. Pembalap Malaysia tersebut tidak mampu mendekati zona 10 besar dan akhirnya berada di peringkat ke-25, hanya satu posisi di atas urutan terakhir dalam klasifikasi sesi.

Quiles Jadi yang Tercepat

Manuel Quiles menjadi pembalap dengan catatan terbaik pada FP2 di Mandalika. Ia mencatat waktu tercepat 1 menit 36,690 detik untuk mengungguli David Alamansa dan Brian Uriarte, yang masing-masing menyelesaikan latihan di posisi kedua serta ketiga.

Uriarte sempat memulai sesi dengan memimpin dalam lima menit pertama. Posisi puncak kemudian berpindah ketika Quiles mencatatkan waktu lebih baik. Pergantian urutan di papan waktu berlangsung cepat, sebagaimana lazim terjadi dalam sesi latihan yang memberi kesempatan kepada para pembalap untuk mencari ritme dan memperbaiki catatan putaran.

Alamansa berupaya memberikan tekanan pada fase akhir. Ia terus meningkatkan kecepatan dalam lima menit terakhir, tetapi upayanya belum cukup untuk melewati waktu yang sudah dibukukan Quiles. Hingga sesi selesai, Quiles tetap bertahan sebagai yang tercepat.

Awal Positif Veda Ega

Veda memulai latihan dengan berada di sekitar barisan depan. Ketika sesi baru berjalan beberapa menit, ia tercatat menempati posisi keempat. Perbaikan waktu yang dibuatnya setelah delapan menit mengangkatnya ke urutan ketiga, memperlihatkan bahwa ia mampu bersaing dengan para pembalap tercepat pada bagian awal FP2.

Namun, papan klasemen berubah seiring semakin banyak pembalap yang menemukan putaran lebih cepat. Setelah 15 menit, Quiles masih memegang posisi teratas dengan catatan di kisaran 1 menit 36 detik, sedangkan Veda turun ke peringkat kesembilan.

Pada menit-menit penutup, Veda belum dapat memperbaiki waktunya secara signifikan. Ia akhirnya menyelesaikan latihan di posisi ke-11. Hasil itu membuatnya berada tepat di luar 10 besar sesi, tetapi masih lebih baik daripada Hakim Danish yang terus kehilangan posisi menjelang akhir latihan.

Bagi Veda, hasil tersebut menunjukkan adanya peluang sekaligus pekerjaan yang perlu diselesaikan. Kemampuannya menembus tiga besar pada awal sesi menjadi catatan positif, sementara posisi akhir menggarisbawahi ketatnya perebutan waktu di kelas Moto3. Selisih kecil dalam satu putaran dapat mengubah urutan pembalap secara cepat, terutama ketika sesi memasuki tahap akhir.

Hakim Danish Kesulitan Naik Posisi

Hakim Danish tidak menemukan kecepatan yang dibutuhkan untuk masuk ke kelompok terdepan. Ketika sesi memasuki pertengahan, ia masih kesulitan menembus 10 besar. Situasinya tidak membaik hingga bendera akhir, dengan posisinya turun ke urutan ke-25.

Posisi tersebut menempatkan Hakim satu tingkat dari dasar klasemen FP2. Dalam konteks latihan bebas, hasil itu menjadi penanda bahwa ia masih membutuhkan peningkatan catatan waktu untuk mendekati para pesaing di depan. Sementara itu, Veda memiliki posisi yang lebih kompetitif meski belum berhasil mengakhiri sesi di dalam 10 besar.

Persaingan Klasemen Moto3

Quiles juga masih memimpin klasemen sementara Moto3 dengan total 326 poin. Keunggulan itu menempatkannya di depan David Alamansa dan Alvaro Carpe dalam persaingan peringkat musim ini.

Veda berada pada posisi kedelapan klasemen dengan raihan 105 poin. Koleksi tersebut memperlihatkan bahwa ia sudah menjadi bagian dari persaingan papan tengah atas musim Moto3, meskipun ia masih perlu menjaga konsistensi untuk memperbaiki kedudukannya.

FP2 Mandalika menegaskan posisi Quiles sebagai pembalap yang sedang memiliki momentum, baik dari catatan latihan maupun klasemen sementara. Alamansa dan Uriarte juga memperlihatkan performa kuat dengan menempati dua posisi berikutnya dalam sesi tersebut.

Bagi penonton Indonesia, perhatian tertuju pada langkah Veda setelah hasil posisi ke-11 ini. Ia telah memperlihatkan kecepatan untuk bersaing di kelompok atas pada bagian awal latihan. Tantangannya adalah mengubah potensi itu menjadi putaran yang lebih cepat saat persaingan mencapai fase menentukan.

Sementara itu, Hakim Danish akan berusaha keluar dari hasil sulit yang dialaminya pada FP2. Dengan persaingan Moto3 yang rapat, setiap kesempatan untuk memperbaiki waktu menjadi penting agar dapat mendekati kelompok pembalap di depannya.

Frequently Asked Questions

What is Hasil FP2 Moto3 Mandalika?

Hasil FP2 Moto3 Mandalika is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Hasil FP2 Moto3 Mandalika matter?

Hasil FP2 Moto3 Mandalika matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Leave a Comment