Berita Eropa Amerika

Trump: Saya Lebih Pilih Bersepakat dengan Iran daripada Membunuh

Foto : Michael Lopez - kabarberita911.com
Table of Contents
  1. Trump Ungkap Preferensi Diplomasi di Atas Kekuatan Militer untuk Iran
  2. Related Reading
  3. Frequently Asked Questions

Trump Ungkap Preferensi Diplomasi di Atas Kekuatan Militer untuk Iran

Kabarberita911.com – Trump – Donald Trump, Presiden Amerika Serikat, secara terbuka menyatakan keinginannya untuk mencapai kesepakatan bersama Iran ketimbang mengambil tindakan militer yang berujung pada pertumpahan darah. Meskipun demikian, mantan pemimpin AS tersebut tidak menutup kemungkinan penggunaan kekuatan jika jalur diplomasi tidak membuahkan hasil.

“Saya lebih memilih membuat kesepakatan [dengan Iran], karena saya tidak ingin membunuh orang,” ujar Trump dalam sebuah acara di Las Vegas, Rabu (5/7), dikutip dari Anadolu Agency.

Penundaan Serangan Besar Setelah Permintaan Iran

Trump mengungkapkan bahwa pemerintahannya telah menyiapkan persiapan untuk melancarkan “serangan terbesar sejak Perang Dunia II”. Namun, rencana tersebut akhirnya ditunda setelah pejabat Iran menghubungi pihak Amerika Serikat dan meminta agar pembicaraan dilakukan terlebih dahulu.

“Mereka menghubungi saya dan berkata, ‘Tolong jangan lakukan hal itu. Mari kita berbicara,'” kata Trump. Ia melanjutkan bahwa kini pihak Iran mulai membantah pernyataan mereka sebelumnya. Trump menilai hal ini tidak masuk akal mengingat pihak yang sering disebut sebagai “fake news” pun mengetahui kebenaran dari permintaan tersebut. “Namun saat ini kita sedang berbicara. Mari kita lihat perkembangannya, yang jelas mereka menghormati kami,” ucapnya menambahkan.

Ketegasan Soal Senjata Nuklir dan Harga Minyak

Dalam kesempatan yang sama, Trump kembali menegaskan posisi tegasnya bahwa Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir. Selain isu keamanan, Trump juga menyoroti dampak ekonomi dari ketegangan tersebut. Ia menyatakan bahwa harga minyak diprediksi akan turun secara signifikan begitu kebuntuan hubungan dengan Iran teratasi.

“Kita sudah berupaya menurunkan harga. Segera setelah situasi ini berakhir, harga minyak akan jatuh ke titik terendah, dan harga bensin pun akan ikut turun,” ucap Trump.

Sejarah Negosiasi dan Eskalasi Terakhir

Proses diplomasi antara kedua negara sebenarnya telah dimulai pada 18 Juni. Saat itu, AS dan Iran menyepakati Memorandum of Understanding (MoU) serta memulai pembicaraan untuk merumuskan perjanjian akhir. Namun, proses tersebut terhenti akibat perbedaan pandangan terkait jaminan keamanan dan kebebasan pelayaran di Selat Hormuz.

Ketegangan kembali memuncak pada akhir Juli ketika Amerika Serikat melancarkan serangan ke wilayah Iran. Sebagai bentuk pembalasan, Teheran menyatakan telah menyerang pangkalan dan peralatan militer milik AS di beberapa negara Timur Tengah, terutama di Yordania, Bahrain, dan Kuwait.

Frequently Asked Questions

What is Trump?

Trump is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Trump matter?

Trump matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Leave a Comment