Berita Makro

Airlangga Sebut 60 Persen Alumni Magang Nasional Direkrut Karyawan

konferensi-pers-tentang-kebijakan-pemerintah-dalam-mitigasi-risiko-dan-antisipasi-dinamika-global-1774959255627_169
Foto : Michael Lopez - kabarberita911.com
Table of Contents
  1. Airlangga Sebut 60 Persen Alumni Magang Nasional Berhasil Direkrut Kembali
  2. FAQ: Pertanyaan Umum tentang Magang Nasional
  3. Related Reading

Airlangga Sebut 60 Persen Alumni Magang Nasional Berhasil Direkrut Kembali

Kabarberita911.com – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Sebut 60 Persen Alumni Magang Nasional berhasil direkrut kembali menjadi karyawan oleh perusahaan tempat mereka menjalani program magang. Pernyataan ini disampaikan dalam konferensi pers yang diselenggarakan di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, pada Rabu (5/8). Program magang nasional ini telah memberikan kesempatan bagi ribuan lulusan baru untuk mendapatkan pengalaman kerja langsung di dunia industri.

Para peserta sebelumnya menjalani masa magang selama enam bulan di sejumlah perusahaan yang terdaftar dalam program nasional tersebut. Setelah menyelesaikan masa magang, para alumni dibebaskan untuk mencari peluang kerja di perusahaan lain. Namun, berdasarkan evaluasi pemerintah, lebih dari separuh peserta memilih kembali dan diterima bekerja di perusahaan tempat mereka sebelumnya magang.

"Dari hasil kemarin evaluasi, 60 persen dari yang ikut magang itu diterima di perusahaan di tempat mereka magang," ujar Airlangga dalam konferensi pers.

Detail Program Magang Nasional 2026

Program ini menyediakan sebanyak 150 ribu lowongan magang dan diperuntukkan bagi lulusan diploma, sarjana, maupun pendidikan profesi dengan syarat masa kelulusan maksimal satu tahun saat mendaftar, terhitung sejak tanggal pada ijazah atau sertifikat profesi. Para peserta mendapatkan hak berupa uang saku bulanan setara Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK) setempat selama masa magang berlangsung.

Uang saku harian maupun bulanan bagi para peserta tersebut sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah dan bukan berasal dari anggaran perusahaan penyelenggara. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia Indonesia melalui program magang yang berkualitas dan terjangkau.

Terbaru, pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) baru saja menutup Program Magang Nasional Batch I Angkatan II 2026. Jumlah pendaftarnya membeludak dengan antusiasme tinggi dari para lulusan baru. Kemnaker mencatat jumlah pendaftar mencapai 732.483 orang, sementara kuota yang tersedia hanya 50 ribu peserta.

Dari jumlah pendaftar tersebut, Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan Ketenagakerjaan (Barenbang) Kemnaker Anwar Sanusi mengatakan hanya 226.719 orang yang dinyatakan lolos verifikasi administrasi dan mengajukan lamaran secara lengkap. "Hingga penutupan pendaftaran program pemagangan Batch I Angkatan II 2026 pada 28 Juli 2026, sebanyak 732.483 orang mendaftar sebagai calon peserta pemagangan. Namun demikian, setelah kami melakukan verifikasi terdapat 226.719 yang mengajukan lamaran lengkap," ujar Anwar.

Meski demikian, Anwar menegaskan peserta yang akan diterima tetap dibatasi sebanyak 50 ribu orang sesuai kuota yang telah ditetapkan pemerintah. Ia menjelaskan banyak pendaftar tidak lolos verifikasi atau masuk kategori not eligible. Penyebabnya antara lain telah melewati batas waktu kelulusan, dokumen yang tidak lengkap, hingga kendala administrasi lainnya.

"Turunnya secara drastis jumlah pendaftar dengan yang melamar lengkap karena sebagian besar pendaftar masuk dalam kategori tidak eligible, di antaranya mereka sudah melewati batas kelulusan, data yang tidak lengkap, dan lainnya," ujarnya.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Magang Nasional

Berapa lama masa magang nasional? Masa magang nasional berlangsung selama enam bulan di perusahaan yang terdaftar dalam program tersebut.

Siapa saja yang bisa mendaftar program magang nasional? Program ini terbuka bagi lulusan diploma, sarjana, maupun pendidikan profesi dengan syarat masa kelulusan maksimal satu tahun saat mendaftar.

Berapa jumlah kuota magang nasional 2026? Kuota yang tersedia untuk Batch I Angkatan II 2026 adalah 50 ribu peserta dari total 732.483 pendaftar.

Apakah uang saku magang ditanggung pemerintah? Ya, uang saku harian maupun bulanan bagi para peserta sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah dan bukan berasal dari anggaran perusahaan penyelenggara.

Kapan pendaftaran magang nasional ditutup? Pendaftaran program pemagangan Batch I Angkatan II 2026 ditutup pada 28 Juli 2026.

Leave a Comment