WHO Beri Key Strategy ke Warga Tenerife soal Hantavirus: Ini Bukan Virus Corona
Key Strategy – Kebijakan Key Strategy yang diumumkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memberikan kejelasan kepada penduduk Tenerife, Spanyol, bahwa ancaman kesehatan dari kapal pesiar MV Hondius, yang mengandung hantavirus, tetap tergolong kecil. Kapal tersebut akan tiba di perairan dekat Pantai Tenerife pada pagi hari, Minggu (10/5). Dalam surat terbuka yang dikutip oleh AFP pada Sabtu (9/5), Tedros Adhanom Ghebreyesus, Direktur Jenderal WHO, mengatakan, “
Saya ingin Anda mendengar dengan jelas: ini bukan wabah yang sama dengan virus korona.
“. Pernyataan ini disampaikan untuk memberikan kepastian bahwa meski hantavirus menimbulkan kekhawatiran, risiko bagi masyarakat Tenerife masih terkendali.
Penjelasan Tentang Hantavirus dan Perbedaannya dengan Virus Corona
Hantavirus, yang dikenal sebagai penyebab penyakit Andes, merupakan jenis virus yang berbeda dari SARS-CoV-2, penyebab pandemi virus korona. Tedros menjelaskan bahwa virus Andes biasanya menyebar melalui hewan pengerat, seperti tikus, dan jarang menular dari manusia ke manusia. Meski begitu, kondisi khusus seperti penumpang yang terinfeksi menyebabkan penyebarannya menjadi perhatian utama. Di kapal MV Hondius, tiga penumpang dari Belanda dan Jerman telah meninggal karena hantavirus, namun WHO menekankan bahwa wabah ini tidak meluas ke populasi lokal.
Key Strategy yang diambil oleh WHO melibatkan pemantauan ketat terhadap kapal dan penumpangnya. Tim khusus dari organisasi tersebut akan hadir di Tenerife untuk mengkoordinasikan pengungsian sekitar 150 orang yang berada di dalam kapal. Tedros menekankan bahwa meskipun wabah ini memicu kekhawatiran internasional, kesiapan Spanyol dalam menangani situasi ini memastikan langkah-langkah Key Strategy dapat diterapkan secara efektif. “Anda tidak perlu takut,” tambahnya, karena virus Andes tidak menyebar dengan cara yang sama seperti virus corona.
Persiapan Medis dan Langkah Kepolisian
Dalam pesannya, Tedros mengungkapkan bahwa seorang ahli WHO telah berada di kapal pesiar dan memastikan tidak ada penumpang yang menunjukkan gejala saat ini. Ia juga menyebutkan bahwa persediaan medis di lokasi tiba sudah siap, serta rencana pengungsian yang telah dibuat secara bertahap oleh otoritas Spanyol. “
Penumpang akan diangkut ke darat melalui Pelabuhan Granadilla, yang jauh dari area pemukiman. Mereka akan dibawa menggunakan kendaraan tertutup dan diawasi secara ketat, melalui koridor khusus yang dikordon, lalu dikirim kembali ke negara asal masing-masing.
“, lanjutnya.
Persiapan ini adalah bagian dari Key Strategy untuk mencegah penyebaran virus. Pemerintah Spanyol memutuskan untuk menolak pendaratan kapal di pelabuhan utama, sehingga penumpang diungsikan ke lokasi yang lebih aman. Tedros mengapresiasi keputusan ini, mengingat kemungkinan menyebar ke warga setempat tetap ada. Ia juga menekankan bahwa virus Andes “sangat serius”, namun dengan pengendalian yang tepat, dampaknya dapat diminimalkan.
Key Strategy WHO mencakup komunikasi yang jelas dan transparan kepada warga Tenerife. Meski virus Andes menimbulkan risiko, Tedros yakin bahwa langkah-langkah pencegahan yang diambil telah meminimalkan kemungkinan wabah menyebar. Dalam surat terbukanya, ia juga menyampaikan kekhawatiran tentang ketergantungan pada istilah “wabah” yang sering dianggap sebagai penyebab krisis sebelumnya. “Saya tahu Anda khawatir. Saya tahu bahwa ketika Anda mendengar kata ‘wabah’ dan melihat sebuah kapal berlayar menuju pantai Anda, kenangan tentang masa sakit tahun 2020 masih nyata. Saya tidak mengabaikannya sedikit pun,” katanya.
Selain itu, WHO menyarankan warga Tenerife untuk tetap waspada dan mengikuti protokol kesehatan yang diterapkan. Key Strategy ini juga mencakup penggunaan masker, cuci tangan, dan penghindaran kontak dekat dengan penumpang yang sedang diungsikan. Dengan langkah-langkah ini, WHO berharap masyarakat tidak perlu panik, tetapi tetap bisa mengambil tindakan pencegahan yang tepat. Selama ini, hantavirus lebih sering terjadi di daerah terpencil, tetapi kemunculannya di kapal pesiar menimbulkan perhatian baru terhadap risiko kesehatan global.
Dengan Key Strategy yang diterapkan, WHO memastikan bahwa warga Tenerife tidak hanya diberi informasi, tetapi juga diberikan rencana aksi yang terukur. Pemantauan berkelanjutan dan pengaturan pengungsian akan terus dilakukan hingga semua penumpang diisolasi dan diperiksa secara menyeluruh. Tedros mengatakan, “Kami ingin masyarakat percaya bahwa kita sudah melakukan segalanya untuk melindungi mereka.” Selain itu, organisasi tersebut juga berharap untuk memperkuat kerja sama dengan pemerintah setempat agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.