Berita Bisnis

Sudaryono Benarkan Ditunjuk Jadi Kepala BGN: Saya Ditelepon Teddy

Foto : Mary Thomas - kabarberita911.com
Table of Contents
  1. Sudaryono Benarkan Ditunjuk Jadi Kepala BGN: Proses Penunjukan Resmi Dimulai
  2. Related SEO Topics
  3. Frequently Asked Questions

Sudaryono Benarkan Ditunjuk Jadi Kepala BGN: Proses Penunjukan Resmi Dimulai Kabarberita911.com – Wakil Menteri Pertanian Sudaryono telah mengonfirmasi

Sudaryono Benarkan Ditunjuk Jadi Kepala BGN: Proses Penunjukan Resmi Dimulai

Kabarberita911.com – Wakil Menteri Pertanian Sudaryono telah mengonfirmasi secara resmi bahwa dirinya ditunjuk oleh Presiden Prabowo Subianto untuk memimpin Badan Gizi Nasional (BGN). Penunjukan ini menjadi perhatian publik mengingat posisi strategis tersebut sebelumnya dipegang oleh Nanik S Deyang yang memutuskan mundur karena alasan kesehatan. Sudaryono Benarkan Ditunjuk Jadi Kepala setelah menerima panggilan telepon langsung dari Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, yang menginformasikan mengenai pelantikan yang akan dilaksanakan pada sore hari.

Pengumuman resmi mengenai penunjukan ini juga disampaikan oleh Mensesneg Prasetyo Hadi. Dalam konferensi pers yang digelar di Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan pada Rabu (22/7), Sudaryono menjelaskan secara detail kronologi kepastian penugasannya. Proses penunjukan ini berlangsung dengan cepat setelah adanya kekosongan jabatan akibat pengunduran diri Nanik S Deyang.

“Saya tadi ditelepon oleh Pak Teddy, untuk nanti sore ada pelantikan, ya jadi betul (saya ditunjuk jadi kepala BGN). Tadi juga Pak Mensesneg sudah memberikan keterangan pers bahwa saya ditunjuk oleh Presiden untuk kemudian menggantikan Bu Nanik yang mengundurkan diri karena faktor kesehatan pada hari ini,”

Kesiapan Memimpin BGN dan Program Makan Bergizi Gratis

Sudaryono menyatakan dirinya kini sedang bersiap-siap menjalankan tanggung jawab baru sebagai pemimpin BGN. Ia menekankan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukanlah hal yang asing baginya, mengingat program tersebut telah menjadi prioritas utama Presiden Prabowo sejak periode sebelum kampanye dimulai. Pengalaman ini menjadi modal penting bagi Sudaryono dalam memimpin transformasi gizi nasional.

Menurut Sudaryono, ia telah terlibat aktif dalam pembahasan program MBG sejak tahap awal perencanaan. Keterlibatannya dalam berbagai forum dan rapat membahas program ini memberikan pemahaman mendalam mengenai konsep maupun mekanisme pelaksanaannya. Ia menjelaskan bahwa program ini awalnya dibahas jauh sebelum masa kampanye, kemudian menjadi bagian dari materi kampanye, dan akhirnya akan diimplementasikan setelah Prabowo dilantik sebagai presiden.

“Program MBG ini kan sebetulnya adalah program prioritas Presiden yang dibahas jauh sebelum kampanye, kemudian menjadi materi kampanye, kemudian setelah beliau dilantik jadi presiden kan untuk dilaksanakan. Artinya, kalau ditanya misalnya ke saya, saya tahu persis lah,”

Melepaskan Jabatan Wamentan dan Kedekatan dengan Nanik

Dalam kesempatan yang sama, Sudaryono memastikan bahwa ia akan melepaskan jabatannya sebagai wakil menteri pertanian setelah resmi memimpin BGN. Penegasan ini merujuk pada pernyataan Mensesneg Prasetyo yang menyebutkan bahwa kepala BGN tidak diperbolehkan merangkap jabatan lain. Langkah ini diambil untuk memastikan fokus penuh Sudaryono dalam menjalankan tugas-tugas baru di BGN.

“Kalau dari keterangan Pak Pras tadi sih tidak rangkap jabatan, jadi harus melepaskan di wamen berdasarkan pernyataan dari Pak Mensesneg,”

Sudaryono juga memberikan tanggapan terhadap pernyataan Nanik S Deyang yang menyebut dirinya sebagai “adik” dalam unggahan media sosial terkait sosok pengganti kepala BGN. Ia menjelaskan bahwa hubungan antara keduanya sangat erat dan telah terjalin sejak lama. Kedekatan tersebut tidak hanya terbentuk karena keduanya berada dalam lingkaran politik Prabowo atau memiliki latar belakang yang serupa.

“Oh dekat sekali, saya dekat sekali (dengan Nanik). Itu budenya anak-anak saya itu Bu Nanik. Saya kira orang di lingkungan Pak Presiden Prabowo yang kenal beliau paling duluan adalah saya,”

Sudaryono menjelaskan bahwa hubungan mereka telah berkembang menjadi ikatan kekeluargaan yang kuat. Keduanya bukan lagi sekadar hubungan karena kepartaian atau hubungan karena Pak Prabowo. Sudaryono Benarkan Ditunjuk Jadi Kepala dengan penuh keyakinan, mengingat pengalaman dan kedekatannya dengan berbagai pihak terkait.

“Beliau adalah budenga anak-anak saya, beliau itu adalah kakak saya. Kita bukan lagi hubungan karena kepartaian atau hubungan karena Pak Prabowo. Betul karena ada Pak Prabowo kita disatukan di situ, tapi kemudian ya kita jadi satu keluargalah yang baik,”

Sebelumnya, Mensesneg Prasetyo Hadi telah mengumumkan secara definitif bahwa Presiden Prabowo menunjuk Sudaryono sebagai pengganti Nanik S Deyang. Nanik memutuskan mengundurkan diri dari jabatannya untuk menjalani pengobatan penyakit jantung di luar negeri. Penunjukan Sudaryono ini diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi program-program gizi nasional Indonesia ke depan.

Frequently Asked Questions

Apa itu Sudaryono Benarkan Ditunjuk Jadi Kepala BGN?

Sudaryono Benarkan Ditunjuk Jadi Kepala BGN adalah topik utama yang dibahas di artikel ini dengan konteks praktis agar pembaca memahami informasinya dengan jelas.

Mengapa Sudaryono Benarkan Ditunjuk Jadi Kepala BGN penting?

Sudaryono Benarkan Ditunjuk Jadi Kepala BGN penting karena membantu pembaca membandingkan pilihan, menghindari kesalahan umum, dan mengambil keputusan yang lebih tepat.

Bagaimana cara memakai panduan Sudaryono Benarkan Ditunjuk Jadi Kepala BGN ini?

Gunakan poin utama, contoh, dan tautan terkait di halaman ini sebagai rujukan awal, lalu cek detail terbaru sebelum mengambil keputusan final.

Leave a Comment