Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Menguat 1,49 Persen ke 6.218 di Sesi I
IHSG Sesi I Ditutup Menguat 1 49 – Di sesi perdagangan hari Selasa (2/6), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan kenaikan 1,49 persen, menutup di level 6.218. Penguatan ini berlangsung sejak pembukaan pasar pagi hari, menunjukkan dinamika positif yang terus berlanjut. IHSG bergerak dalam rentang 6.161 hingga 6.264, dengan pergerakan yang mencerminkan kepercayaan investor terhadap pasar saham domestik.
Pelaku Pasar dan Aktivitas Transaksi
Perdagangan sesi pertama menunjukkan peningkatan jumlah saham yang naik, yaitu 336 saham, dibandingkan 316 saham yang turun dan 164 saham yang stagnan. Nilai transaksi hingga akhir sesi mencapai Rp14,84 triliun, dengan volume saham yang diperdagangkan sebesar 18,85 miliar unit. Frekuensi transaksi mencapai 1,56 juta kali, mencerminkan tingkat keaktifan pasar yang tetap stabil.
Secara keseluruhan, kapitalisasi pasar berada di angka Rp10,961 triliun. Dalam perdagangan hari ini, investor asing melakukan jual bersih sebesar Rp8,52 triliun, terdiri dari Rp8,36 triliun di pasar reguler dan Rp159,59 miliar di pasar negosiasi serta tunai. Meski investor asing mengurangi aktivitas beli, mereka tetap menjadi penentu utama dalam distribusi nilai transaksi.
Kontribusi Investor Domestik dan Asing
Dari total volume saham yang diperdagangkan sebanyak 47,2 miliar unit, investor domestik menyumbang 52,08 persen, sedangkan investor asing menguasai 47,92 persen. Meski demikian, dari sisi nilai, investor asing masih mendominasi dengan kontribusi 67,63 persen, atau sekitar Rp67,9 triliun, terutama karena beli sebesar Rp29,7 triliun dan jual Rp38,2 triliun.
Di sisi lain, investor domestik melakukan beli sebesar Rp20,5 triliun dan jual Rp12 triliun. Penguatan IHSG Sesi I mencerminkan kepercayaan terhadap sektor-sektor unggulan, seperti pertambangan dan keuangan, yang mendorong keuntungan berkelanjutan bagi pemain lokal. Analis mengatakan bahwa peningkatan 1,49 persen ini menunjukkan konsistensi momentum yang diharapkan berlanjut ke sesi berikutnya.
Menguatnya IHSG di sesi pertama hari ini memperkuat tren positif yang terjadi sejak awal perdagangan, menurut RTI Business. Pergerakan indeks mencerminkan optimisme terhadap kondisi ekonomi makro, terutama dalam konteks inflasi yang terkendali dan pertumbuhan ekspor yang mengalami perbaikan.
Penguatan IHSG Sesi I juga memperlihatkan sentimen pasar yang lebih baik, terutama setelah beberapa hari terakhir terjadi tekanan dari investor asing. Namun, meski jual bersih mencapai Rp8,52 triliun, volatilitas pasar tetap terjaga karena sektor-sektor strategis memberikan dorongan yang signifikan. Dalam prospek jangka pendek, IHSG diperkirakan akan mencoba menguat lebih lanjut, dengan risiko fluktuasi tergantung pada kebijakan moneter dan data makro ekonomi.
