Berita Asean

Filipina Gelar Sayembara Tangkap Tokoh Perang Narkoba Duterte

ronald-bato-dela-rosa-yah-buron-filipina-1792832728310_169
Foto : Anthony Martinez - kabarberita911.com
Table of Contents
  1. Filipina Tawarkan Hadiah Rp14,2 Miliar untuk Penangkapan Ronald “Bato” Dela Rosa
  2. Related Reading
  3. Frequently Asked Questions

Filipina Tawarkan Hadiah Rp14,2 Miliar untuk Penangkapan Ronald “Bato” Dela Rosa

Kabarberita911.com – Pemerintah Filipina meningkatkan tekanan terhadap Ronald “Bato” Dela Rosa dengan menawarkan hadiah 50 juta peso, setara sekitar Rp14,2 miliar, bagi pihak yang dapat menemukan dan menangkap mantan senator serta mantan kepala kepolisian tersebut. Langkah ini menandai eskalasi baru dalam upaya memburu salah satu figur utama penegakan hukum pada masa perang narkoba Presiden Rodrigo Duterte.

Dela Rosa telah berstatus buron sejak Mei 2026. Meski surat perintah penangkapannya dari Mahkamah Pidana Internasional atau ICC telah dibuka pada November 2025, keberadaannya belum berhasil dipastikan hingga kini. Ia disebut telah menghindari penangkapan selama berbulan-bulan sebelum status buronnya resmi berlaku.

Dianggap bersenjata dan berbahaya

Menteri Dalam Negeri Filipina Juanito Victor Remulla mengumumkan hadiah tersebut dalam konferensi pers pada Jumat, 23 Oktober. Pemerintah juga memperingatkan bahwa Dela Rosa harus diperlakukan sebagai orang yang berisiko dalam proses penangkapannya.

“Mulai hari ini, Senator Bato akan dianggap bersenjata dan berbahaya. Kami menetapkan hadiah 50 juta peso untuk penangkapannya,” ujar Menteri Dalam Negeri Juanito Victor Remulla.

Pengumuman itu memberi sinyal bahwa aparat ingin memperluas peluang memperoleh informasi dari masyarakat sekaligus mempercepat pencarian terhadap Dela Rosa. Nominal hadiah yang besar menunjukkan tingginya prioritas pemerintah pada kasus tersebut, terutama karena perkara di ICC memasuki tahap penting.

Remulla turut melontarkan kritik keras kepada Dela Rosa, yang dinilainya terus menghindari pertanggungjawaban. Ia menegaskan bahwa langkah tegas diperlukan untuk memenuhi tuntutan keadilan bagi para korban.

“Sudah saatnya bertindak tegas. Sudah saatnya menegakkan keadilan bagi para korbannya,” tambah Remulla.

Tokoh kunci dalam perang narkoba Duterte

Nama Dela Rosa lekat dengan kebijakan perang narkoba yang dijalankan ketika Rodrigo Duterte memimpin Filipina. Dalam periode tersebut, ia menjadi salah satu tokoh penegak hukum paling menonjol dan memegang peran penting dalam pelaksanaan operasi antinarkoba pemerintah.

Perang narkoba Duterte menjadi sorotan luas karena dikaitkan dengan tuduhan pembunuhan dan percobaan pembunuhan yang kini menjadi bagian dari perkara kejahatan terhadap kemanusiaan di ICC. Proses hukum internasional itu tidak hanya berfokus pada keputusan politik tingkat atas, tetapi juga pada peran individu yang diduga terlibat dalam pelaksanaan kebijakan di lapangan.

Dela Rosa sebelumnya sempat muncul dari persembunyiannya sekitar pertengahan Mei 2026. Namun, beberapa hari sesudahnya ia kembali lolos dari upaya pencarian. Peristiwa itu memperlihatkan bahwa pencarian terhadapnya berlangsung dalam situasi yang rumit dan belum menghasilkan penangkapan permanen.

Menjelang persidangan Duterte

Penawaran hadiah terhadap Dela Rosa diumumkan sekitar satu bulan sebelum Duterte dijadwalkan menjalani persidangan pada 30 November. Mantan presiden itu akan menghadapi tuduhan kejahatan terhadap kemanusiaan, termasuk pembunuhan serta percobaan pembunuhan.

Waktu pengumuman tersebut membuat pengejaran terhadap Dela Rosa memiliki arti penting di luar sekadar pelaksanaan surat perintah penangkapan. Kehadirannya dapat menjadi relevan dalam rangkaian proses hukum yang menelusuri pelaksanaan perang narkoba dan peran para pejabat yang terkait dengan kebijakan tersebut.

Bagi publik Filipina, perkara ini juga mencerminkan perbedaan antara proses hukum nasional, perdebatan politik, dan mekanisme keadilan internasional. Pengadilan di Den Haag menangani dugaan pelanggaran berat yang memiliki dampak luas terhadap korban serta keluarga mereka, sementara pemerintah Filipina kini menunjukkan langkah yang lebih terbuka untuk mencari seorang tokoh yang pernah berada di pusat aparat keamanan negara.

Hadiah 50 juta peso juga berpotensi mendorong masyarakat untuk memberikan petunjuk, tetapi pemerintah tetap perlu memastikan setiap informasi ditangani secara hati-hati. Label “bersenjata dan berbahaya” berarti penangkapan, jika terjadi, harus mengutamakan keselamatan warga, petugas, dan pihak yang dicari.

Belum ada kepastian kapan Dela Rosa akan ditemukan. Namun, perubahan statusnya menjadi buron, pembukaan surat perintah ICC, serta keputusan pemerintah menyediakan hadiah besar menunjukkan bahwa ruang geraknya semakin menjadi perhatian serius. Dalam beberapa pekan mendatang, perkembangan pencarian ini akan menjadi salah satu unsur yang diawasi menjelang dimulainya persidangan Duterte pada akhir November.

Frequently Asked Questions

What is Filipina Gelar Sayembara Tangkap Tokoh Perang?

Filipina Gelar Sayembara Tangkap Tokoh Perang is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Filipina Gelar Sayembara Tangkap Tokoh Perang matter?

Filipina Gelar Sayembara Tangkap Tokoh Perang matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Leave a Comment