Berita Peristiwa

Istana Pastikan Atensi dan Siap Siaga Tangani Gempa M7 NTT

basarnas-evakuasi-tiga-korban-reruntuhan-bangunan-akibat-gempa-ntt-1786758901991_169
Foto : Thomas Hernandez - kabarberita911.com
Table of Contents
  1. Istana Pastikan Atensi dan Siap Siaga Tangani Gempa M7 NTT
  2. Related Reading

Istana Pastikan Atensi dan Siap Siaga Tangani Gempa M7 NTT

Kabarberita911.com – Istana Pastikan Atensi dan Siap Siaga dalam menghadapi dampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 7 yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu pagi, 15 Agustus 2026. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan bahwa pemerintah pusat telah mengaktifkan seluruh mekanisme kesiagaan untuk menangani situasi darurat di wilayah terdampak. Koordinasi intensif telah dilakukan sejak dini hari untuk memastikan respons cepat dan efektif dari berbagai instansi pemerintah.

"Sejak tadi pagi saya sudah koordinasi dengan Menko PMK, Kabasarnas, BMKG, BNPB dan Gubernur NTT untuk memastikan atensi dan kesiagaan semua unsur di masa-masa awal kejadian ini," jelas Prasetyo Hadi saat memberikan keterangan pers kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (15/8). Langkah koordinasi ini menjadi kunci agar bantuan dan penanganan dapat berjalan optimal tanpa hambatan birokrasi yang berarti.

Posisi Gempa dan Potensi Dampak Lanjutan

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa bumi terletak di wilayah Flores, tepatnya sekitar 30 kilometer timur laut Mbay-Nagekeo. Kedalaman episentrum tercatat sebesar 15 kilometer dari permukaan laut, yang menyebabkan guncangan terasa cukup kuat di berbagai wilayah sekitar. Kepala BMKG Manggarai Barat, Maria Patrica Seran, menyatakan bahwa gempa tersebut memiliki potensi menimbulkan tsunami serta gempa susulan yang lebih kecil.

"Gempa ini berkaitan dengan aktivitas sesar naik busur belakang atau back arc thrust yang dikenal sebagai Flores Back Arc Thrust," penjelasan Direktur Informasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto.

Kerusakan material telah teridentifikasi di sejumlah lokasi. Hotel Jayakarta dilaporkan mengalami kerusakan pada bagian lobi, tembok, serta sejumlah meja dan kursi. Fasilitas publik lainnya seperti gereja, rumah sakit, dan sekolah juga mengalami kerusakan ringan. BMKG kemudian resmi mengakhiri peringatan dini tsunami setelah hasil pemantauan muka air laut menunjukkan tidak ada lagi ancaman tsunami yang membahayakan masyarakat pesisir.

Kesiagaan Pemerintah dan Peringatan untuk Masyarakat

Direktur Informasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, menekankan bahwa masyarakat tetap perlu waspada karena gempa susulan masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan. Hingga sekitar dua jam setelah gempa utama, BMKG telah memantau sekitar 37 aktivitas gempa susulan, termasuk satu gempa yang dirasakan dengan kekuatan sekitar M6,2. BMKG memperkirakan aktivitas gempa susulan dapat berlangsung selama beberapa hari hingga berminggu-minggu, meski intensitasnya diharapkan terus menurun secara bertahap.

Mensesneg Prasetyo Hadi juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk mendoakan warga NTT yang terdampak gempa tersebut. "Mari kita kirimkan doa untuk saudara-saudara kita di NTT yang tadi pagi mengalami gempa sangat kuat," ujarnya dengan penuh empati. Pemerintah pusat siap mengerahkan seluruh sumber daya yang diperlukan untuk membantu pemulihan wilayah terdampak.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Gempa NTT

Kapan gempa bumi M7 mengguncang NTT? Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7 mengguncang wilayah Flores, NTT pada Sabtu, 15 Agustus 2026 pukul 04.58 WIB.

Di mana lokasi pusat gempa? Pusat gempa berada di wilayah Flores, sekitar 30 kilometer timur laut Mbay-Nagekeo, dengan kedalaman 15 kilometer.

Apakah ada peringatan tsunami? BMKG sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami, namun kemudian mengakhiri peringatan setelah pemantauan muka air laut menunjukkan tidak ada ancaman tsunami.

Berapa lama gempa susulan diperkirakan berlangsung? BMKG memperkirakan aktivitas gempa susulan dapat berlangsung selama beberapa hari hingga berminggu-minggu dengan intensitas yang terus menurun.

Siapa saja pihak yang berkoordinasi dalam penanganan gempa? Mensesneg Prasetyo Hadi berkoordinasi dengan Menko PMK, Kabasarnas, BMKG, BNPB, dan Gubernur NTT untuk memastikan atensi dan kesiagaan semua unsur pemerintah.

Leave a Comment