Berita Peristiwa

Daftar Nama 17 Pendaki Korban Erupsi Gunung Dukono yang Dievakuasi

Daftar Nama 17 Pendaki Korban Erupsi Gunung Dukono yang Dievakuasi

Daftar Nama 17 Pendaki Korban Erupsi – Danau Volcanic Activity has triggered an urgent search for the 17 climbers listed in the daftar nama 17 pendaki korban erupsi Gunung Dukono. Pada hari Jumat, 8 Mei 2026, Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, meletus dengan intensitas yang cukup tinggi, menyebabkan banyak pendaki terkena dampak. Sebanyak 17 orang berhasil dievakuasi, tetapi masih ada tiga korban yang belum ditemukan hingga saat ini. Pernyataan Kepala Kantor SAR Ternate Iwan Ramdani mengonfirmasi bahwa jumlah pendaki yang selamat mencapai 17 individu.

Kondisi Saat Erupsi Terjadi

Erupsi Gunung Dukono terjadi pada pukul 07.41 WIT, Jumat pagi, dengan kolom abu mencapai ketinggian sekitar 10 kilometer. Dikutip dari laman resmi Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), letusan tersebut mengakibatkan risiko yang serius bagi pendaki yang berada di kawasan wisata. Beberapa pendaki mengalami kesulitan berjalan kaki karena abu vulkanik yang menggumpal, serta aliran lava yang mengancam jalur pendakian. Meski begitu, upaya evakuasi yang cepat berhasil menyelamatkan sebagian besar dari mereka.

“Erupsi Gunung Dukono terjadi pada hari Jumat, 08 Mei 2026, pukul 07:41 WIT. Kolom abu mencapai ketinggian ± 10.000 meter di atas puncak (± 11.087 meter di atas permukaan laut),” tulis PVMBG dalam laporan terbaru.

Korban yang Selamat dan Dievakuasi

Dalam daftar nama 17 pendaki korban erupsi Gunung Dukono yang dievakuasi, terdapat 10 pendaki asli Indonesia dan tujuh pendaki asal Singapura. Mereka ditemukan dalam kondisi yang masih stabil dan selamat setelah proses evakuasi yang berlangsung sepanjang hari. Seorang pendaki dari Tiongkok juga turut dalam daftar tersebut, meski jumlahnya hanya satu. Berikut adalah nama-nama pendaki yang berhasil dievakuasi:

  1. Toh Yu Ming Eugene (Laki-laki, 30 tahun, WNA Singapura)
  2. Ong Shilin Selene (Perempuan, 37 tahun, WNA Singapura)
  3. Phoebe Low Pei Qi (Perempuan, 33 tahun, WNA Singapura)
  4. Iris (Perempuan, 31 tahun, WNA Singapura)
  5. Venessa lee (Perempuan, 30 tahun, WNA Singapura)
  6. Geraldine lee (Perempuan, 30 tahun, WNA Singapura)
  7. Shan De (Perempuan, 28 tahun, WNA Singapura)
  8. Hairudin Doro (Laki-laki, 26 tahun, WNI/Loloda Baja)
  9. Battiar Bahdar (Laki-laki, 24 tahun, WNI/Kel. Gambesi Ternate Selatan)
  10. Yusrin Latif (Laki-laki, 23 tahun, WNI/Kel. Gambesi Ternate Selatan)
  11. Ahmad Asmar (Laki-laki, 22 tahun, WNI/Kel. BTN Pohon Pala kota Ternate)
  12. Sahrul Asim (Laki-laki, 26 tahun, WNI/Bastiong)
  13. Riska Miska Isbar (Perempuan, 29 tahun, WNI)
  14. Fiki Nafila (Perempuan, 27 tahun, WNI)
  15. Sudin Juanga (Laki-laki, 45 tahun, WNI/ Desa Mamuya Kec. Galela)

Proses Evakuasi dan Tim SAR

Tim SAR gabungan yang terdiri dari anggota BPBD, TNI, dan Polri melakukan upaya evakuasi intensif setelah erupsi terjadi. Proses pencarian berlangsung sepanjang hari, dengan beberapa pendaki ditemukan dalam kondisi terluka namun masih sadar. Kepala Kantor SAR Ternate Iwan Ramdani menyatakan bahwa selain 17 pendaki yang dievakuasi, dua korban yang belum ditemukan masih dalam pencarian. Seorang korban dari Singapura dan satu pendaki asal Tiongkok dilaporkan tidak berada di daftar nama 17 pendaki korban.

“BPBD melaporkan bahwa dua orang meninggal dunia,” sambung Kapolres Halmahera Utara, AKBP Erlichson Pasaribu, dalam wawancara dengan detiknews.

Korban yang Masih Dicari

Dua pendaki yang masih dalam proses pencarian berada di antara korban-korban yang tidak termasuk dalam daftar nama 17 pendaki korban. Mereka diperkirakan terjebak di area yang berbahaya setelah letusan Gunung Dukono. Berikut adalah daftar nama pendaki yang masih dicari:

  1. Jailan Ayub (Laki-laki, 45 tahun, WNI/ Bastiong)
  2. Reza Selang (Laki-laki, 35 tahun, WNI/ Koloncucu Kec. Ternate Utara Kota Ternate)

Korban yang Belum Ditemukan

Ada tiga pendaki yang belum ditemukan, termasuk dua pendaki dari Singapura dan satu pendaki asli Indonesia. Mereka berada dalam kondisi yang memprihatinkan, dan upaya pencarian tetap berlangsung. Daftar nama pendaki korban yang belum ditemukan adalah:

  1. Heng Wen Qiang Timothy (Laki-laki, 30 tahun, WNA Singapura)
  2. Shahin Muhrez bin Abdul Hamid (Laki-laki, 27 tahun, WNA Singapura)
  3. Enjel (Perempuan, WNI)

Detil dan Dampak Erupsi

Erupsi Gunung Dukono pada 8 Mei 2026 memberikan dampak signifikan terhadap wisatawan dan warga sekitar. Kolom abu yang terbang sangat tinggi menyebabkan tertutupnya

Leave a Comment