Berita Timur Tengah

Ben Gvir Tolak Mahkamah Israel Blokir Parit Buaya di Penjara Palestina

Foto : Karen Johnson - kabarberita911.com
Table of Contents
  1. Ben Gvir Tolak Mahkamah Israel: Menteri Keamanan Nasional Pertahankan Rencana Parit Buaya di Ketziot
  2. Related Reading

Ben Gvir Tolak Mahkamah Israel: Menteri Keamanan Nasional Pertahankan Rencana Parit Buaya di Ketziot

Kabarberita911.com – Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben Gvir, secara tegas menolak perintah Mahkamah Israel yang memerintahkan penangguhan rencana strategis menempatkan buaya di sekeliling penjara tahanan Palestina. Langkah kontroversial ini dilakukan bersama dengan Menteri Perlindungan Lingkungan Idit Silman, yang melakukan kunjungan inspeksi ke parit-parit buaya yang sedang disiapkan mengelilingi sayap Ketziot, salah satu penjara paling ketat di Israel. Kunjungan lapangan tersebut dilakukan meskipun Pengadilan Distrik Yerusalem telah mengeluarkan perintah resmi pada 2 Agustus lalu untuk menghentikan sementara rencana memasukkan buaya ke sekeliling fasilitas Ketziot.

Posisi Ben Gvir Tolak Mahkamah Israel dalam Proses Hukum

Perintah pengadilan tersebut dirilis seiring dengan proses hukum yang sedang berjalan atas petisi yang diajukan oleh kelompok hak-hak hewan ternama, Let the Animals Live. Ben Gvir menyampaikan sikap tegasnya melalui pernyataan yang dikutip oleh Middle East Monitor. “Seharusnya ada buaya di sini, tapi pengadilan mengeluarkan perintah dan terus menghalangi apa yang sedang kami lakukan,” tegas Ben Gvir. Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya bakal menghadapi pengadilan dan memperjuangkan hingga buaya-buaya itu bisa benar-benar ditempatkan di Ketziot sesuai rencana awal.

“Akan ada buaya. Kami akan berjuang di pengadilan,” ucap Ben Gvir dengan penuh keyakinan.

Sebelumnya, organisasi Let the Animals Live mengajukan gugatan terhadap Silman, Ben Gvir, dan Dinas Penjara Israel (IPS) buntut kekhawatiran serius soal wacana menempatkan buaya di Ketziot. Organisasi itu khawatir buaya-buaya yang ditempatkan di Ketziot akan mendapat perlakuan buruk, serta akan menimbulkan bahaya bagi staf-staf penjara. Persoalan mereka bukan karena cemas akan kondisi tahanan Palestina, melainkan lebih kepada kesejahteraan hewan dan keselamatan petugas.

Konteks Penjara Ketziot dan Peningkatan Tahanan Palestina

Ketziot merupakan penjara terbesar Israel dan memiliki tingkat keamanan paling ketat di seluruh negeri. Penjara ini sudah lama digunakan untuk menahan warga dari Jalur Gaza dan Tepi Barat. Menurut lembaga penahanan Palestina, jumlah warga Palestina yang ditahan di penjara Israel meningkat 83 persen sejak pemerintahan Benjamin Netanyahu meluncurkan agresi ke Gaza pada Oktober 2023. Jumlah tersebut melebihi 9.600 tahanan dibandingkan angka sebelum agresi dimulai.

Gugatan dari Let the Animals Live dilayangkan saat parit-parit di Ketziot dilaporkan sudah mulai digali, menunjukkan bahwa persiapan fisik untuk penempatan buaya telah memasuki tahap implementasi. Ben Gvir dan timnya meyakini bahwa kehadiran buaya akan memberikan perlindungan tambahan bagi fasilitas penjara sekaligus menjadi simbol ketegasan dalam menghadapi tantangan keamanan.

FAQ: Ben Gvir Tolak Mahkamah Israel

Apa alasan utama Ben Gvir menolak perintah Mahkamah Israel? Ben Gvir menolak karena ia meyakini kehadiran buaya di Ketziot adalah langkah yang tepat untuk keamanan dan sesuai dengan rencana awal pemerintah.

Siapa yang mengajukan petisi ke pengadilan? Kelompok hak-hak hewan Let the Animals Live yang mengajukan petisi atas nama kesejahteraan hewan.

Berapa jumlah tahanan Palestina di Ketziot saat ini? Jumlah tahanan Palestina di Ketziot melebihi 9.600 orang, meningkat 83 persen sejak Oktober 2023.

Kapan perintah pengadilan dikeluarkan? Perintah Pengadilan Distrik Yerusalem dikeluarkan pada 2 Agustus 2026.

Apakah parit buaya sudah selesai digali? Parit-parit di Ketziot sudah mulai digali saat gugatan dilayangkan, menunjukkan proses persiapan telah berjalan.

Leave a Comment