Ratusan Senjata Ditemukan di Ruangan Yayasan Sekolah Jakarta Selatan
Kabarberita911.com – Sebuah ruangan milik mantan ketua yayasan sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, menyimpan temuan luar biasa. Kuasa hukum sekolah, Hermawanto, menjelaskan bahwa penemuan ini bermula ketika beberapa orang membuka ruangan tersebut untuk keperluan siswa.
“Jadi pada tanggal 10 dan tanggal 11 bulan Juli, hampir satu bulan yang lalu, kami menemukan ada 995 pucuk senjata. Di dalamnya ada senjata api, termasuk ada amunisi dan juga beberapa aksesoris senjata yang lain,” kata Hermawanto kepada wartawan di Polres Metro Jakarta Selatan, Kamis (6/8).
Menurut Hermawanto, pada malam hari Rabu (5/8), timnya kembali membuka ruangan lain yang ditujukan untuk para guru. Saat dibuka, ditemukan kembali senjata api serta narkoba.
“Kemudian pada tadi malam, hari Rabu gitu ya, hari Rabu tadi malam kami menemukan kembali beberapa senjata. Termasuk juga menemukan narkoba, dan menemukan CD porno,” ujarnya.
Jenis Senjata yang Ditemukan
Di antara koleksi senjata yang ditemukan terdapat empat laras panjang dan dua laras pendek. Selain itu, ada peredam suara, tujuh magasin dengan berbagai jenis, serta sejumlah amunisi berkaliber berbeda. Beberapa unit airsoft gun juga ditemukan dengan bentuk FN P90, AK-47, dan M4 Carbine. Tidak ketinggalan, taser gun, alat pembuat peluru, hingga buku panduan pembuatan peluru turut menjadi bagian dari temuan tersebut.
Hermawanto juga menyebutkan adanya sebuah ruangan berbentuk bunker yang tertutup rapat. Ia mengaku belum berani membuka ruangan tersebut sendiri karena khawatir ada risiko hukum.
“Masih ada satu ruangan seperti bunker yang itu semua terkunci rapat, kami tidak bisa masuk ke sana. Kami juga akan meminta kepada aparat untuk tolong bantu kami untuk membuka ruangan ini karena kalau kami khawatir ada risiko hukum gitu kan, maka kami meminta aparat untuk membukanya. Jadi kami ingin bunker ini juga dibuka kemudian,” tutur dia.
Klaim Legalitas dari Pemilik Senjata
Alhadid Endar Putra, Direktur Utama PT Lokta Karya Perbakin yang mengaku sebagai pemilik senjata, menyatakan bahwa ratusan airsoft gun yang ditemukan memiliki izin resmi.
“Intinya semua ada izinnya, yang temuan 995 itu semua ada izinnya,” kata Alhadid saat dihubungi.
“Airsoft gun, 995 ya. Semua ada izinnya kok gitu,” sambungnya.
Menurut Alhadid, ratusan senjata airsoft gun tersebut telah disimpan di lokasi sejak tahun 2020. Senjata-senjata ini diperuntukkan bagi kegiatan ekstrakurikuler menembak di sekolah. Ia menjelaskan bahwa PT Lokta Karya Perbakin memang memiliki izin yang telah disepakati untuk kegiatan ekskul menembak sejak tahun 2020.
“Dan semua orang juga tahu, PT Lokta Karya Perbakin itu berizin dan itu sudah disepakati dan diketahui untuk kegiatan ekskul menembak. Untuk ekskul menembak tahun 2020. Karena ada pembinanya yang berinisial S,” ujarnya.
Alhadid menambahkan bahwa setelah pembina berinisial S meninggal dunia pada tahun 2022, kegiatan ekstrakurikuler menembak di sekolah tersebut tidak lagi berjalan. Ia juga mengklaim bahwa ratusan airsoft gun yang disimpan di lokasi sudah tidak dapat digunakan lagi.
“Jadi yang kemarin disita sama polisi pun kita udah cek, ya memang udah enggak bisa digunakan lagi itu airsoft gun-nya. Jadi ini klarifikasi aja semua, izin-izinnya semua kita punya,” ucap dia.
Menurutnya, penyimpanan senjata di lokasi tersebut sudah sesuai prosedur. Selama ini tidak pernah terjadi insiden yang berkaitan dengan senjata-senjata tersebut.
Klarifikasi Terkait Barang Lain
Alhadid juga membantah klaim bahwa narkoba dan CD berisi konten porno merupakan miliknya. Ia menjelaskan bahwa barang-barang tersebut bukan milik pihaknya karena sejak April 2026, yayasan telah dikuasai oleh pembina lain berinisial N.
Selain itu, Alhadid menyatakan bahwa senjata api yang ditemukan bukan milik PT Lokta. Namun, ia mengklaim mengetahui siapa pemilik senjata api tersebut dan bahwa senjata api itu juga memiliki izin.
“Senpi yang api itu bukan. Kita udah klarifikasi juga di Polres, itu ada pemiliknya dan itu ada izinnya juga. Kita kasih izinnya,” ujarnya.
Proses Penyelidikan Polisi
Polres Metro Jakarta Selatan telah menerima laporan polisi terkait temuan senjata tersebut dan masih melakukan penyelidikan. AKP Joko Adi Wibowo, Kasie Humas Polres Metro Jakarta Selatan, menjelaskan bahwa sebelum ada laporan dari masyarakat, pihaknya telah menerbitkan laporan model A terkait temuan air gun dan senpi.
“Polres Metro Jakarta Selatan telah menerima laporan dari masyarakat terkait temuan senjata (terdiri dari air gun dan senjata api) yang tersimpan di salah satu ruangan di yayasan sekolah yang berlokasi di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan yang selanjutnya dibuat dalam bentuk Laporan Polisi tertanggal 15 Juli 2026,” kata dia kepada wartawan.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Fakta fakta Temuan Ratusan Senjata di Yayasan?
Fakta fakta Temuan Ratusan Senjata di Yayasan is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Fakta fakta Temuan Ratusan Senjata di Yayasan matter?
Fakta fakta Temuan Ratusan Senjata di Yayasan matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.
