Berita Makro

Bappenas: Ekonomi Hijau Prioritas Utama Pembangunan Nasional

Foto : Thomas Hernandez - kabarberita911.com
Table of Contents
  1. Bappenas Tetapkan Ekonomi Hijau sebagai Prioritas Utama Pembangunan Nasional
  2. Related Reading

Bappenas Tetapkan Ekonomi Hijau sebagai Prioritas Utama Pembangunan Nasional

Kabarberita911.com – Bappenas kembali menegaskan posisi strategisnya dalam mengarahkan kebijakan pembangunan Indonesia ke arah yang lebih berkelanjutan. Rachmat Pambudy, yang saat ini menjabat sebagai Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional serta Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), menyampaikan pesan penting bahwa ekonomi hijau bukan lagi sekadar wacana belaka. Pendekatan ini telah menjadi arah kebijakan strategis bangsa Indonesia yang harus diimplementasikan secara konsisten. Pernyataan tersebut disampaikan secara resmi saat menghadiri acara Bangun Bangsa Conference 2026 yang berlangsung di Auditorium Bank Mega pada Kamis, 6 Agustus 2026.

Mantan pejabat tersebut mengingatkan seluruh pemangku kepentingan bahwa Indonesia tidak dapat terus mengandalkan pola lama yang sangat bergantung pada ekstraksi sumber daya alam secara berlebihan. Kondisi global saat ini penuh dengan ketidakpastian, mencakup aspek ekonomi hingga perubahan iklim yang semakin mendesak. “Ekstraksi bisa membuat kita kaya, bisa membuat kita punya pendapatan besar, tetapi tidak berkelanjutan,” tegasnya dengan jelas. Hal ini menunjukkan bahwa Bappenas memiliki visi jangka panjang untuk memastikan pertumbuhan ekonomi tidak mengorbankan lingkungan.

Paradigma Baru untuk Pertumbuhan Berkelanjutan

Indonesia membutuhkan model pembangunan yang tidak hanya mendorong pertumbuhan tinggi, namun juga menjaga ketahanan nasional serta memperluas peluang kerja bagi masyarakat. Dalam kerangka ekonomi hijau, negara telah menetapkan target Net Zero Emission pada tahun 2060. Selain itu, sesuai Asta Cita Kedua, ekonomi hijau ditempatkan di posisi terdepan untuk mewujudkan kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, dan air. Bappenas sebagai lembaga perencana nasional memiliki peran krusial dalam mengkoordinasikan berbagai sektor untuk mencapai target tersebut.

“Pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan bukanlah dua hal yang saling mengorbankan, melainkan dua pilar yang saling memperkuat,” ujarnya.

Rachmat juga menjelaskan bahwa ekonomi hijau menjadi jalur utama untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen secara berkelanjutan. Melalui pendekatan ini, Indonesia tidak menurunkan ambisi pertumbuhan, melainkan memperkuat kualitas, ketahanan, dan keberlanjutan pertumbuhan itu sendiri. Bappenas terus melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap berbagai program yang telah dijalankan untuk memastikan efektivitasnya.

Dampak Positif bagi Lapangan Kerja dan Kesejahteraan

Transisi menuju ekonomi hijau diproyeksikan dapat membuka lebih dari lima juta lapangan kerja hijau pada tahun 2029. Selain itu, proses ini akan mentransformasi lebih dari 72 juta pekerjaan yang sudah ada agar menjadi lebih produktif dan bernilai tambah tinggi. Bappenas menekankan bahwa penciptaan lapangan kerja hijau ini harus disertai dengan peningkatan keterampilan dan kompetensi tenaga kerja Indonesia.

“Transisi hijau tidak boleh dalam ruang hampa ekonomi. Transisi hijau harus menjadi motor utama kesejahteraan rakyat,” ujar Rachmat.

Dengan demikian, ekonomi hijau menjadi fondasi penting bagi masa depan Indonesia yang lebih tangguh dan berkelanjutan. Bappenas juga mendorong kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat sipil untuk mempercepat implementasi kebijakan ini di seluruh wilayah Indonesia.

FAQ: Ekonomi Hijau dan Peran Bappenas

Apa itu ekonomi hijau menurut Bappenas? Ekonomi hijau adalah model pembangunan yang mengintegrasikan pertumbuhan ekonomi dengan pelestarian lingkungan, bertujuan mencapai target Net Zero Emission 2060.

Berapa target pertumbuhan ekonomi dalam ekonomi hijau? Target pertumbuhan ekonomi yang ditetapkan adalah sebesar 8 persen secara berkelanjutan melalui pendekatan ekonomi hijau.

Berapa banyak lapangan kerja hijau yang akan tercipta? Lebih dari lima juta lapangan kerja hijau diproyeksikan akan terbuka pada tahun 2029, ditambah transformasi 72 juta pekerjaan existing.

Bagaimana peran Bappenas dalam ekonomi hijau? Bappenas berperan sebagai lembaga perencana nasional yang mengkoordinasikan berbagai sektor, memantau implementasi kebijakan, dan memastikan pencapaian target pembangunan berkelanjutan.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai kebijakan ekonomi hijau, Anda dapat mengunjungi halaman [ekonomi CNN Indonesia](https://www.cnnindonesia.com/ekonomi).

Leave a Comment