Federasi Filipina Ikuti PSSI, Dukung Rencana Infantino Jual Saham Piala Dunia
Kabarberita911.com – Federasi Sepak Bola Filipina (PFF) resmi menyatakan dukungannya terhadap rencana Presiden FIFA Gianni Infantino untuk menjual saham Piala Dunia. Pernyataan ini disampaikan melalui akun media sosial resmi PFF pada Rabu (5/8). Dalam unggahannya, PFF menjelaskan bahwa negara-negara berkembang di bidang sepak bola membutuhkan dukungan finansial dan teknis yang lebih kuat. Mereka menyambut baik setiap upaya serius untuk menyediakan bantuan tersebut. “Ikuti PSSI Giliran Federasi Filipina Dukung” menjadi sorotan dalam dunia sepak bola internasional saat ini.
Proyek FIFA Forward Enterprise (FFE)
FIFA berencana menjual saham kepada investor berkaitan dengan kompetisi yang berada di bawah naungan induk organisasi sepak bola dunia tersebut, termasuk Piala Dunia. Rencana menjual saham ini akan diwujudkan dalam peluncuran FIFA Forward Enterprise (FFE). FFE merupakan perusahaan baru yang akan sepenuhnya dikontrol oleh FIFA. Proyek ini diperkirakan memiliki valuasi mencapai US$20 miliar atau sekitar Rp360 triliun.
Lebih lanjut PFF menyebut mereka menghormati perbedaan pandangan dengan berbagai asosiasi sepak bola seperti UEFA, CONCACAF, AFC, dan Asosiasi Anggota lainnya yang menolak rencana FIFA. “Meskipun FIFA telah menarik proposal FFE, PFF terus mendukung tujuan di baliknya, yang dipelopori oleh Presiden FIFA Gianni Infantino: memperluas bantuan komersial dan finansial kepada semua 211 Asosiasi Anggota, terutama pasar yang lebih kecil seperti Filipina.”
PFF menegaskan pihaknya menghargai hubungan kuat FIFA dengan asosiasi anggota lainnya. PFF berharap dapat bekerja sama dengan komunitas sepak bola lebih luas sekaligus menegaskan dukungan kepada Infantino.
“Kami mendukung kepemimpinan Presiden Gianni Infantino, dan percaya bahwa dialog berkelanjutan di antara semua konfederasi dan Asosiasi Anggota akan menjaga pertandingan global terus bergerak maju bersama,” tulis PFF mengakhiri pernyataannya. PSSI melalui Ketua Umum Erick Thohir, lebih dulu menyatakan dukungan terhadap program Infantino yang berniat jual saham Piala Dunia. Menurut Erick, kehadiran entitas komersial seperti FFE dapat memainkan peran krusial dalam meningkatkan standar sepak bola di Indonesia.
Erick Thohir juga menyampaikan bahwa sepak bola Indonesia telah mengalami transformasi dalam tiga tahun terakhir. “Semua sudah bersih,” ujar Erick kepada media Inggris Sky. “Ranking timnas sudah naik dari posisi 174 ke 118. Dana diperlukan untuk melanjutkan transformasi ini.” Dukungan dari berbagai federasi seperti Filipina memberikan sinyal positif bagi kelancaran program FIFA.
Dampak bagi Sepak Bola Global
Keputusan PFF untuk mendukung Infantino menunjukkan adanya konsolidasi dukungan dari negara-negara berkembang. Dengan adanya FFE, diharapkan dapat tercipta ekosistem sepak bola yang lebih berkelanjutan. Investor global yang tertarik untuk berinvestasi dalam sepak bola akan memiliki peluang lebih besar melalui mekanisme penjualan saham ini.
Bagi Filipina, dukungan ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan posisi mereka dalam kancah sepak bola Asia. Sementara itu, PSSI juga melihat peluang serupa untuk memperkuat infrastruktur sepak bola Indonesia. Dengan dukungan finansial yang lebih besar, kedua federasi dapat mengembangkan program pembinaan yang lebih komprehensif.
FAQ: Ikuti PSSI Giliran Federasi Filipina
Apa itu FIFA Forward Enterprise (FFE)? FFE adalah perusahaan baru yang akan sepenuhnya dikontrol oleh FIFA untuk mengelola penjualan saham Piala Dunia dan kompetisi lainnya.
Mengapa PFF mendukung rencana Infantino? PFF percaya bahwa dukungan finansial dan teknis dari FFE akan membantu negara berkembang seperti Filipina meningkatkan standar sepak bola mereka.
Berapa valuasi FFE yang diperkirakan? FFE dilaporkan bakal memiliki valuasi US$20 miliar atau sekitar Rp360 triliun.
Apakah semua federasi mendukung rencana ini? Tidak semua federasi mendukung. UEFA, CONCACAF, dan AFC memiliki pandangan berbeda, namun PFF tetap memilih untuk mendukung Infantino.
Bagaimana dampaknya bagi PSSI? PSSI melihat peluang untuk meningkatkan standar sepak bola Indonesia melalui kehadiran entitas komersial seperti FFE yang dapat menyediakan dana tambahan.
