Berita Health

Ternyata Ini Daftar Penyakit yang Paling Banyak Diderita Warga RI

Foto : Sarah Moore - kabarberita911.com
Table of Contents
  1. Capaian CKG 2026 Melebihi Target, Hipertensi dan Obesitas Jadi Temuan Utama
  2. Related Reading
  3. Frequently Asked Questions

Capaian CKG 2026 Melebihi Target, Hipertensi dan Obesitas Jadi Temuan Utama

Kabarberita911.com – Kementerian Kesehatan mencatatkan pencapaian luar biasa dalam program Cek Kesehatan Gratis (CKG) hingga akhir Juli 2026. Total peserta yang telah menjalani pemeriksaan mencapai angka 73 juta orang, sebuah rekor baru yang melampaui pencapaian tahun sebelumnya. Pada tahun 2025, jumlah peserta tercatat sekitar 70 juta orang.

Dari keseluruhan pemeriksaan tersebut, masalah tekanan darah tinggi atau hipertensi muncul sebagai salah satu kondisi paling sering diidentifikasi. Direktur Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas, Maria Endang Sumiwi, MPH, menjelaskan bahwa dari sekitar 52 juta peserta dewasa yang dites tekanan darahnya, ditemukan 4,9 juta orang dengan hipertensi. Kondisi prehipertensi juga terdeteksi pada 5,5 juta orang.

“Yang hipertensi kalau tidak dikendalikan bisa menjadi stroke, penyakit jantung, sampai gagal ginjal. Yang prehipertensi juga kalau tidak dikendalikan tahun berikutnya bisa menjadi hipertensi,” ujar Endang.

Obesitas dan Gangguan Metabolik Mendominasi Temuan

Selain tekanan darah, indeks massa tubuh menunjukkan bahwa obesitas menjadi masalah kesehatan yang sangat prevalen. Sekitar 11 juta peserta diketahui mengalami obesitas, sebuah kondisi yang meningkatkan risiko berbagai penyakit tidak menular seperti diabetes tipe 2, penyakit jantung, hingga beberapa jenis kanker.

Pemeriksaan gula darah mengungkapkan beban diabetes yang masih tinggi di Indonesia. Sebanyak 992 ribu peserta telah didiagnosis menderita diabetes, sementara 1,9 juta orang berada dalam fase prediabetes. Fase ini menandakan kadar gula darah sudah melampaui batas normal namun belum memenuhi kriteria diabetes. Kondisi prediabetes masih dapat dicegah perkembangannya melalui perubahan gaya hidup, termasuk menjaga pola makan, rutin berolahraga, dan mempertahankan berat badan ideal.

Profil lemak darah juga menunjukkan adanya gangguan kolesterol pada 205 ribu peserta. Namun, Kemenkes mengakui bahwa cakupan pemeriksaan kolesterol belum optimal karena baru menjangkau kurang dari separuh peserta. Endang menambahkan bahwa kombinasi diabetes dengan kolesterol tinggi memiliki risiko yang cukup buruk, sehingga penting untuk segera menemukan dan menurunkan kadar kolesterol tinggi pada masyarakat.

Kesehatan Anak dan Remaja Juga Perlu Perhatian Khusus

Temuan CKG tidak hanya terbatas pada orang dewasa, tetapi juga mengungkap berbagai masalah kesehatan pada generasi muda. Pada bayi baru lahir, tercatat sekitar 43 ribu bayi lahir dengan berat badan sangat rendah. Selain itu, 27 ribu bayi berisiko mengalami penyakit bawaan kritis, dan ribuan kasus gangguan hormon tiroid juga ditemukan.

Untuk kelompok balita dan anak prasekolah, masalah gigi berlubang dan riwayat imunisasi yang belum lengkap menjadi temuan umum. Sebanyak 46 ribu kasus gizi kurang serta lebih dari 7.100 anak yang diduga menderita tuberkulosis (TB) juga teridentifikasi.

Di sisi lain, anak usia sekolah dan remaja menunjukkan sekitar 2,2 juta kasus tekanan darah di atas normal. Temuan lainnya meliputi 441 ribu kasus gizi kurang, 243 ribu gangguan penglihatan, dan 166 ribu kasus anemia.

Seluruh temuan tersebut menjadi dasar bagi pemerintah untuk memperkuat upaya pencegahan penyakit sejak dini. Fokus utama saat ini adalah mengendalikan hipertensi, diabetes, obesitas, dan kolesterol tinggi yang hingga kini masih menjadi faktor risiko terbesar penyebab kematian akibat penyakit tidak menular di Indonesia.

Frequently Asked Questions

What is Ternyata Ini Daftar Penyakit yang Paling?

Ternyata Ini Daftar Penyakit yang Paling is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Ternyata Ini Daftar Penyakit yang Paling matter?

Ternyata Ini Daftar Penyakit yang Paling matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Leave a Comment