Berita Hukum Kriminal

KPK Sebut Ada Penyerahan Sin$14.000 dari Bupati Kuansing ke Raja Juli

Foto : Anthony Martinez - kabarberita911.com
Table of Contents
  1. Penyelidikan KPK Ungkap Penyerahan Uang ke Raja Juli Antoni
  2. Related Reading
  3. Frequently Asked Questions

Penyelidikan KPK Ungkap Penyerahan Uang ke Raja Juli Antoni

Kabarberita911.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi adanya dugaan penerimaan uang oleh Menteri Kehutanan Republik Indonesia, Raja Juli Antoni. Pejabat tersebut dikabarkan menerima sejumlah Sin$14.000 dari Bupati Kuantan Singingi, Suhardiman Amby. Transaksi ini diperkirakan berkaitan dengan proses pelepasan kawasan hutan produksi terbatas.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyampaikan temuan ini di Gedung Merah Putih, Jakarta, pada Rabu (5/8) siang. Ia menjelaskan bahwa selain uang dari bupati, terdapat pula pemberian lain dari pejabat Pemkab Kuansing kepada pihak Kementerian Kehutanan.

Status Pengembalian Dana

Budi menambahkan bahwa pengembalian uang belum sepenuhnya dilakukan. Pihak Kementerian Kehutanan dikabarkan telah mengembalikan sebagian dana yang diduga diserahkan pada awal Juni lalu. Namun, penyidik masih melakukan verifikasi karena total pengembalian belum mencapai angka Sin$14.000.

“Namun, pengembaliannya sampai saat ini masih terus dilakukan pengecekan karena memang penyidik mendapati bahwa pengembaliannya belum utuh senilai Sin$14.000,” ujar Budi.

Riwayat Pengumpulan Uang

Informasi terbaru ini melengkapi pernyataan KPK sebelumnya pada Jumat, 24 Juli 2026. Saat itu, KPK menyebutkan Suhardiman telah mengumpulkan dana hingga Sin$46.500 untuk Raja Juli Antoni. Uang tersebut awalnya dihimpun dalam bentuk rupiah dari berbagai sumber, termasuk kepala desa, camat, serta Koperasi Unit Desa (KUD) yang anggotanya para petani.

Penyidik memperoleh data nominal tersebut saat memeriksa Juprizal (JUL), Ketua DPRD sekaligus Ketua KUD Kabupaten Kuantan Singingi, sebagai saksi pada 8 Juli 2026. JUL diyakini berperan sebagai perantara ketika bupati mengumpulkan uang dari para petani anggota KUD, serta dari kepala desa dan camat.

“Dalam pemeriksaan yang dilakukan oleh penyidik kepada JUL ini, penyidik juga melakukan penyitaan uang sekitar Sin$12.000,” kata Budi pada Jumat (24/7).

Peran Raja Juli dan Pejabat Terkait

Hingga kini, Raja Juli Antoni belum memberikan pernyataan resmi mengenai penerimaan uang sebesar Sin$14.000 tersebut. CNN Indonesia telah menghubungi sang menteri namun belum menerima tanggapan. Sebelumnya, Raja Juli mengaku telah melaporkan penolakan gratifikasi setelah kasus dugaan korupsi Suhardiman terungkap melalui Operasi Tangkap Tangan (OTT).

KPK menolak laporan penolakan tersebut dan menyatakan akan mendalami peran Raja Juli dalam proses penyidikan. Selain itu, KPK juga mengungkap dugaan pemberian lain oleh Suhardiman kepada seorang pejabat Kementerian Kehutanan. Jumlahnya mencapai sekitar Sin$12.500.

Budi menjelaskan bahwa temuan ini berdasarkan keterangan saksi dan akan dilakukan pendalaman lebih lanjut. Termasuk pemeriksaan terhadap pejabat yang disebut menerima uang tersebut. KPK belum mengungkapkan identitas pejabat yang dimaksud, namun memastikan belum menerima pengembalian dana dari orang tersebut.

Tersangka dalam Kasus

KPK telah memproses hukum tiga tersangka dalam kasus dugaan suap pengisian jabatan perangkat daerah dan penerimaan gratifikasi di Kabupaten Kuansing periode 2021-2026. Para tersangka tersebut adalah Bupati Kuansing Suhardiman Amby, Sekretaris Daerah Pemkab Kuansing Zulkarnain, serta Direktur PT Mitra Ideal Consultant (MIC), Ardiles, atas kasus dugaan suap jabatan.

Frequently Asked Questions

What is KPK Sebut Ada Penyerahan Sin 14 000?

KPK Sebut Ada Penyerahan Sin 14 000 is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does KPK Sebut Ada Penyerahan Sin 14 000 matter?

KPK Sebut Ada Penyerahan Sin 14 000 matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Leave a Comment