Berita Timur Tengah

Iran Rudal Parkiran F-35 di Yordania, 3 Jet Tempur AS Rusak Total!

Foto : James Hernandez - kabarberita911.com

Iran Rudal Parkiran F 35 di Yordania: Serangan Balasan Menghancurkan Tiga Jet Tempur AS

Kabarberita911.com – Krisis di Timur Tengah kembali memanas setelah Iran Rudal Parkiran F 35 di Yordania pada Kamis, 30 Juli 2026. Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) resmi mengumumkan peluncuran serangan balasan yang menyasar fasilitas strategis milik Amerika Serikat. Serangan ini menargetkan landasan parkir pesawat serta hanggar perawatan yang terletak di Pangkalan Udara Al Azraq, Yordania. Lokasi strategis tersebut diketahui menjadi tempat penempatan jet tempur generasi terbaru milik Washington, yaitu F-35.

Menurut laporan resmi dari kantor berita pemerintah Iran, Fars, pasukan kedirgantaraan IRGC mengerahkan sejumlah rudal balistik untuk menghantam target di Yordania. Klaim yang disampaikan IRGC menyebutkan bahwa serangan ini berhasil menghancurkan tiga unit pesawat tempur F-35 secara total. Selain itu, tiga pesawat lainnya dilaporkan mengalami kerusakan berat akibat hantaman rudal yang tepat sasaran.

Rincian Korban dan Kerusakan dalam Serangan

IRGC juga mengonfirmasi bahwa beberapa perwira musuh serta personel teknis dan pemeliharaan tewas dalam aksi tersebut. Serangan ini merupakan tanggapan langsung atas serangan Amerika Serikat yang menewaskan sepasang suami istri beserta anak mereka di Pulau Qeshm. Insiden di Pulau Qeshm menjadi pemicu utama eskalasi konflik antara kedua negara.

“Pasukan kedirgantaraan IRGC telah menargetkan landasan parkir pesawat dan hanggar perawatan di Pangkalan Udara Al Azraq, yang menjadi lokasi penempatan jet tempur F-35 milik AS, menggunakan sejumlah rudal balistik.”

Dalam pernyataannya yang ditujukan kepada Yordania, IRGC menegaskan bahwa kawasan mereka bukanlah tempat bagi pasukan pembunuh anak-anak. Mereka menyebut pasukan tersebut dengan kejam membantai keluarga-keluarga tak berdosa di tengah malam saat para korban sedang tertidur lelap. Pernyataan ini menunjukkan sentimen emosional yang kuat dari pihak Iran terhadap serangan sebelumnya.

“Sejumlah perwira musuh serta personel teknis dan pemeliharaan juga tewas dalam serangan ini. Kawasan kami bukanlah tempat bagi pasukan pembunuh anak-anak yang dengan kejam membantai keluarga-keluarga tak berdosa di tengah malam saat mereka sedang tertidur.”

IRGC menambahkan bahwa perjuangan mereka, bersama dengan rakyat Yordania, akan terus berlanjut hingga pendudukan Amerika terakhir diusir dari tanah-tanah Islam. Serangan ini merupakan aksi balasan terbaru Iran setelah AS kembali membombardir negara tersebut pada Rabu malam hingga Kamis dini hari. Eskalasi ini menunjukkan bahwa ketegangan antara kedua negara semakin meningkat.

Konflik ini memanas tak lama setelah Presiden Donald Trump menegaskan akan menyerang Iran dengan sangat keras. Penegasan tersebut menyusul serangan Teheran yang menghantam kapal tanker AS di pelabuhan Mesir, memicu eskalasi ketegangan di kawasan Timur Tengah. Dunia internasional kini menantikan perkembangan lebih lanjut dari situasi yang semakin rumit ini.

Leave a Comment