Berita Peristiwa

Daftar 4 Kabupaten di Jawa Tengah yang Masih Dikepung Karhutla

Foto : Thomas Hernandez - kabarberita911.com

Tim Gabungan BNPB Padamkan Karhutla di Empat Kabupaten Jawa Tengah

Kabarberita911.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengonfirmasi bahwa petugas gabungan masih terus berupaya memadamkan api kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di empat wilayah Kabupaten Jawa Tengah. Abdul Muhari, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, menyampaikan bahwa insiden tersebut melanda Kabupaten Klaten, Grobogan, Blora, serta Wonogiri.

Kebakaran di Klaten Dipicu Pembakaran Sampah

Berdasarkan laporan Direktorat Pengendalian Operasi BNPB, peristiwa di Klaten terjadi pada Senin (27/7). Abdul Muhari menjelaskan situasi tersebut melalui keterangan yang dikutip Antara pada Selasa (28/7):

“Kebakaran satu hektare area persawahan di Dukuh Srimulyo, Desa Kaligawe, Kecamatan Pedan itu diduga dipicu oleh aktivitas pembakaran sampah secara tidak terkendali oleh warga sebelum akhirnya berhasil diatasi secara manual oleh BPBD dan Damkar,” katanya.

Grobogan dan Blora Juga Terdampak

Sementara itu, tim gabungan menghadapi tantangan lebih besar di Kabupaten Grobogan. Mereka harus bekerja ekstra untuk mengendalikan api yang melanda 3,4 hektare lahan. Lokasi kebakaran mencakup Desa Prigi di Kecamatan Kedungjati dan Desa Kaliwenang di Kecamatan Tanggungharjo. Insiden yang bermula dari pembakaran serasah bekas panen jagung pada Senin (27/7) siang tersebut mendapat respons cepat dari BPBD Grobogan melalui pembuatan sekat bakar.

Dinamika karhutla di Jawa Tengah juga mencakup penanganan intensif di Kabupaten Blora dan Wonogiri. Kedua wilayah tersebut masing-masing mengalami kebakaran lahan seluas satu hektare. Peristiwa di Blora bukanlah yang pertama selama bulan Juli. BNPB mencatat pada Rabu (22/7) api sempat menghanguskan lahan tiga hektare di dua lokasi terpisah. Kebakaran pertama terjadi di kawasan lahan tebu Desa Kalangan, Kecamatan Tunjungan, kemudian disusul api di rumpun bambu Desa Kebonrejo, Kecamatan Banjarejo. Keduanya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada Kamis (23/7).

Kesiapsiagaan Daerah Diperlukan

Abdul Muhari menekankan bahwa rentetan peristiwa ini menunjukkan pentingnya kesiapsiagaan pemerintah daerah, termasuk Jawa Tengah. Kondisi minimnya curah hujan selama musim kemarau memperbesar potensi titik api muncul kembali, sehingga respons cepat menjadi kunci utama penanggulangan bencana.

Leave a Comment