Kisah di Balik Gol Emosional Jimenez di Piala Dunia 2026
Kisah di Balik Air Mata Jimenez – Striker Meksiko, Raul Jimenez, mengalami momen emosional setelah mencetak gol pertamanya di laga pembuka Piala Dunia 2026. Pemain yang bermain untuk timnas Meksiko itu terpukul oleh keberhasilan mencetak gol ke gawang Afrika Selatan, yang berujung kemenangan 2-0 di Stadion Azteca, Jumat (12/6) dini hari WIB. Gol tersebut tercipta di babak kedua, tepatnya menit ke-67, melalui sundulan keras setelah menerima umpan silang dari Roberto Alvarado.
Setelah menorehkan gol, Jimenez memperlihatkan kegembiraannya dengan berteriak sambil berlari ke sudut lapangan. Ia lalu berhenti sejenak, mengacungkan tangan ke langit sebagai bentuk ekspresi kebahagiaan. Teman satu tim langsung berdatangan untuk merayakan bersama, tetapi Jimenez sengaja memperhatikan langit sebelum memulai perayaan.
Keberhasilan Setelah Kesulitan
Gol tersebut punya makna tersendiri bagi karier Jimenez, yang sempat mengalami gelombang sulit. Pada 2020, ia mengalami benturan kepala dengan David Luiz saat bermain untuk Wolves, mengakibatkan pendarahan otak. Insiden ini terjadi hanya seminggu setelah ayahnya meninggal dunia, yang memengaruhi performanya secara signifikan.
Jimenez mendedikasikan golnya sebagai bentuk penghormatan untuk sang ayah yang telah tiada, seperti yang diberitakan The Sun.
Setelah dipindahkan ke Fulham, pemain berusia 30 tahun itu kembali menunjukkan performa terbaiknya. Saat ini, total gol yang dia cetak mencapai 46, menjadikannya pemain kedua dengan rekor tertinggi sepanjang masa Meksiko. Hanya saja, ia masih tertinggal enam gol dari Chicarito Hernandez, mantan bintang Manchester United yang memiliki 52 gol.
Bagi Jimenez, mencetak gol di hadapan publik Meksiko menjadi momen penting. Ia ingin menunjukkan bahwa kembali ke timnas bukan hanya untuk bertanding, tetapi juga untuk meraih prestasi terbaik bagi negaranya.
