Polisi Usut Challenge Surah Al-Qur’an Demi Miras
Table of Contents
Investigasi Dimulai: Tantangan Hafalan Al-Qur’an yang Diselubungkan Promosi Minuman Keras
Tanggapan MUI dan Penyelenggara
Kabarberita911.com – Majelis Ulama Islam (MUI) Pusat memberikan respons tegas terhadap fenomena pemasaran yang dianggap melanggar nilai-nilai keagamaan. Ketua MUI Bidang Fatwa, Prof KH Asrorun Niam Sholeh, menegaskan bahwa praktik menggabungkan ayat suci dengan minuman beralkohol tersebut tidak dapat diterima dari berbagai perspektif.
“Tindakan tersebut tidak bisa dibenarkan, baik secara keagamaan, moral etika, maupun secara hukum. Pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya,” tegas Niam pada Senin (10/8) malam.
Menurut guru besar Ilmu Fikih UIN Jakarta ini, Al-Qur’an merupakan Kalamullah yang sangat disucikan. Kegiatan membacanya sendiri merupakan bentuk ibadah yang memiliki nilai tinggi dalam Islam.
Sementara itu, pihak penyelenggara The Sounds Project juga membuka suara melalui akun Instagram resmi mereka pada Selasa (11/8). Mereka menyatakan bahwa rasa hormat terhadap agama dan keyakinan seluruh audiens merupakan nilai yang dipegang teguh.
“Kami sebagai penyelenggara acara turut merasa marah, kecewa, dan mengecam perilaku tersebut. Kami tidak pernah, dan tidak akan pernah, membenarkan perilaku yang menjadikan agama sebagai bahan challenge atau promosi produk dalam bentuk apa pun,” kata penyelenggara festival.
Pihak penyelenggara juga menegaskan bahwa kejadian tersebut sepenuhnya berada di luar arahan, persetujuan, dan kendali mereka sebagai penyelenggara acara.
Proses Investigasi Kepolisian
Polisi telah turun tangan untuk menyelidiki kegiatan promosi yang diduga melibatkan minuman keras (miras) dengan kedok tantangan hafalan surah dalam kitab suci Al-Qur’an. Kegiatan ini berlangsung di sebuah festival musik di Ancol, Jakarta Utara, dan tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Utara, Iptu Maryati Jonggi, mengonfirmasi bahwa unit reskrim Polsek Pademangan sedang melakukan penyelidikan terkait berita tersebut.
“Benar (akan memeriksa saksi). Masih dalam penyelidikan,” ucap dia.
Jonggi menambahkan bahwa kepolisian akan memeriksa sejumlah saksi untuk dimintai keterangan mengenai kegiatan promosi ini.
Di sisi lain, Kapolsek Pademangan, AKP Daniel Dirgala, juga menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan investigasi terhadap kegiatan promosi yang berkedok tantangan tersebut di acara konser.
“Kami sedang cek dan lidik (penyelidikan) kejadiannya,” ucap Daniel.
Detail Kejadian di Festival The Sounds Project
Fenomena viral ini bermula dari salah satu booth sponsor dalam festival musik The Sounds Project yang diselenggarakan pada akhir pekan lalu, tepatnya Minggu (9/8), di kawasan Ancol, Jakarta Utara. Festival musik tersebut berlangsung selama tiga hari, yaitu dari tanggal 7 hingga 9 Agustus 2026.
Dalam video yang viral, para pengunjung merekam momen sebuah booth produk minuman keras yang menggelar tantangan hafalan salah satu surah dalam kitab suci Al-Qur’an, yaitu Surah Ad-Duha. Pengunjung yang berhasil menghafal surah tersebut mendapat imbalan berupa sebotol miras yang sedang dipromosikan.
Unggahan video tersebut langsung menuai gelombang kritik dari netizen. Banyak yang menilai bahwa aksi pemasaran tersebut sama sekali tidak memiliki etika dan adab yang sesuai dengan nilai-nilai agama.
[Gambas: Instagram]
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Polisi Usut Challenge Surah Al Qur?
Polisi Usut Challenge Surah Al Qur is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Polisi Usut Challenge Surah Al Qur matter?
Polisi Usut Challenge Surah Al Qur matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.
