Berita Sepakbola

Trump dan Argentina Beri Dukungan, Kans Infantino Lengser 21 Persen

gianni-infantino-1786610715532_169
Foto : Michael Lopez - kabarberita911.com
Table of Contents
  1. Trump dan Argentina Beri Dukungan: Peluang Infantino Mundur dari FIFA Menurun Signifikan
  2. FAQ: Pertanyaan Umum Tentang Situasi Infantino
  3. Related Reading

Trump dan Argentina Beri Dukungan: Peluang Infantino Mundur dari FIFA Menurun Signifikan

Kabarberita911.com – Situasi kepemimpinan Gianni Infantino di FIFA kembali menjadi sorotan publik internasional. Setelah mendapat dukungan kuat dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump serta Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA), peluang pria berdarah Swiss-Italia tersebut untuk lengser dari kursi kepresidenan FIFA menyusut menjadi 21 persen. Posisi Infantino yang semula dianggap rapuh kini mulai stabil berkat dukungan politik dari negara-negara besar.

Awalnya, iming-iming keuntungan finansial bagi para pendukung skema penjualan saham Piala Dunia tidak berjalan mulus. UEFA menjadi pihak yang paling keras menentang rencana ini. Langkah serupa kemudian diikuti oleh Concacaf, AFC, dan berbagai asosiasi anggota FIFA lainnya. Pada akhirnya, Infantino memutuskan untuk membatalkan rencana penjualan saham tersebut. Namun, tekanan terhadapnya tidak berhenti di situ.

Perubahan Probabilitas Setelah Dukungan Politik

Kini, Infantino semakin didesak untuk mundur dari jabatannya. Ada upaya agar ia tidak mencalonkan diri lagi dalam pemilihan yang akan digelar pada Maret 2027. Berdasarkan data Kalshi yang dikutip Yahoo pada 10 Agustus, probabilitas Infantino akan meninggalkan posisinya sempat mencapai 50 persen. Dukungan dari Trump, Meksiko, dan Argentina kemudian menurunkan angka tersebut menjadi 21 persen.

Trump baru-baru ini menyatakan bahwa FIFA berpotensi melakukan kesalahan besar jika mengganti Infantino. Ia menilai presiden FIFA saat ini telah sukses menyelenggarakan Piala Dunia 2026 di tiga negara, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Sementara itu, Asosiasi Sepak Bola AS diketahui mendukung posisi Concacaf yang menentang Infantino. Namun, tidak semua anggota Concacaf memiliki pandangan yang sama. Meksiko tetap memberikan dukungan kepada Infantino. Selain itu, tiga konfederasi lain juga mendukungnya, yaitu Conmebol dari Amerika Selatan, CAF dari Afrika, dan OFC dari Oseania.

Ancaman terbesar saat ini datang dari UEFA. Federasi sepak bola Eropa tersebut bahkan berencana melakukan boikot terhadap berbagai ajang yang diselenggarakan FIFA jika Infantino tidak mengundurkan diri. Termasuk dalam rencana boikot tersebut adalah Piala Dunia Wanita yang akan berlangsung pada 2027 mendatang.

Analisis Dampak Jangka Panjang bagi FIFA

Dukungan Trump dan Argentina menjadi faktor krusial dalam stabilitas kepemimpinan Infantino. Sebagai negara dengan pengaruh global yang besar, dukungan dari kedua belah pihak memberikan legitimasi politik yang kuat bagi presiden FIFA saat ini. Namun, tantangan dari UEFA tetap menjadi ancaman nyata yang perlu diantisipasi.

Para pengamat sepak bola internasional menilai bahwa keputusan Infantino untuk membatalkan rencana penjualan saham merupakan langkah tepat untuk menenangkan kritik. Meskipun demikian, tekanan dari berbagai pihak masih akan terus berlanjut hingga pemilihan berikutnya pada Maret 2027.

FAQ: Pertanyaan Umum Tentang Situasi Infantino

Berapa persen peluang Infantino lengser setelah dukungan Trump dan Argentina? Peluang Infantino untuk lengser dari FIFA turun menjadi 21 persen setelah mendapat dukungan dari kedua negara tersebut.

Kapan pemilihan kepresidenan FIFA berikutnya akan digelar? Pemilihan kepresidenan FIFA berikutnya dijadwalkan berlangsung pada Maret 2027.

Negara mana saja yang mendukung Infantino saat ini? Negara-negara yang mendukung Infantino antara lain Meksiko, Argentina, serta konfederasi Conmebol, CAF, dan OFC.

Apa yang akan dilakukan UEFA jika Infantino tidak mundur? UEFA berencana melakukan boikot terhadap berbagai ajang FIFA, termasuk Piala Dunia Wanita 2027.

Leave a Comment