Berita Sepakbola

Hasil Final Liga Champions: PSG Juara Usai Menang Adu Penalti

Hasil Final Liga Champions: PSG Juara Usai Menang Adu Penalti

Pertandingan Bersejarah di Puskas Arena

Hasil Final Liga Champions – Pada hari Sabtu (30/5) waktu setempat, Paris Saint-Germain (PSG) mengukir nama di sejarah sepak bola Eropa setelah memenangkan Liga Champions melalui adu penalti melawan Arsenal. Pertandingan final yang digelar di Puskas Arena, Budapest, berlangsung sengit hingga menit ke-120, sebelum akhirnya diputuskan dengan skor 4-3 setelah babak adu penalti. Kemenangan ini memperkuat dominasi PSG sebagai tim yang konsisten mengangkat trofi juara setelah babak grup dan babak penyisihan.

Kemenangan Berawal dari Adu Penalti

Setelah skor 1-1 bertahan hingga waktu normal, pertandingan memasuki babak adu penalti sebagai penentu pemenang. Dalam babak tersebut, PSG tampil lebih stabil dibandingkan Arsenal. Eksekutor pertama PSG, Goncalo Ramos, mencetak gol dengan tendangan ke arah kanan yang memperdaya kiper Arsenal, David Raya. Di sisi lain, Viktor Gyokeres, yang bertindak sebagai penendang pertama Arsenal, juga berhasil memasukkan bola ke gawang PSG setelah melewati jebakan kiper Matvey Safonov dengan tendangan mendatar yang akurat. Skor sementara 1-1 segera tercipta.

Di tendangan kedua, Desire Doue menghadirkan kejutan dengan eksekusi penalti yang mampu mengoyak pertahanan Arsenal. Namun, kesempatan untuk mengubah ketimpangan tiba saat Eberechi Eze, yang diminta mengeksekusi penalti untuk timnya, gagal mengenai sasaran. Tendangan Eze melesat ke arah kanan gawang, melebar meski Safonov sempat berusaha menangkis. PSG unggul 2-1 setelah tendangan ketiga, Nuno Mendes menghadapi tantangan dari Raya yang dengan sempurna menepis bola, tetapi Dembele membawa skor imbang kembali saat pertandingan memasuki babak kedua extra time. Skor 2-2 tercipta setelah Rice mampu menyamakan kedudukan.

Penampilan Tim dan Strategi dalam Babak Extra Time

Babak perpanjangan waktu menghadirkan perubahan susunan pemain untuk kedua tim. Arsenal memasukkan Martin Zubimendi dan Noni Madueke, sementara PSG menggantikan beberapa pemain dengan Warren Zaire-Emery. Momen yang memicu kegugupan terjadi di menit ke-102, ketika Madueke dan Nuno Mendes terlibat duel intens di area kotak penalti. Madueke terjatuh setelah berusaha menghadang Mendes, dan pemain Arsenal, termasuk pelatih Mikel Arteta, mengeluarkan protes. Namun, wasit Daniel Siebert tetap memutuskan bahwa tidak ada pelanggaran yang terjadi.

Babak kedua extra time melihat Arsenal lebih dominan dalam serangan. Kombinasi pemain yang baru masuk, seperti Zubimendi dan Madueke, memperkuat kemampuan mereka dalam menguasai bola. Namun, tidak ada gol tambahan yang tercipta hingga laga harus diakhiri dengan adu penalti. Kemenangan PSG akhirnya tercapai setelah Beraldo melakukan eksekusi sempurna ke pojok kanan gawang, sementara Gabriel Magalhaes gagal memanfaatkan kesempatan sebagai penendang Arsenal.

Detil Adu Penalti yang Membawa Kemenangan

Di tendangan keempat, Achraf Hakimi mengecoh Raya dengan tendangan yang terukur, memastikan skor tetap imbang 3-3. Gabriel Martinelli, yang tampil sebagai penendang kelima Arsenal, juga berhasil mengubah skor, tetapi keunggulan PSG semakin terasa di kesempatan terakhir. Beraldo, yang menjadi penendang keempat, mencetak gol ke pojok gawang, sementara Magalhaes melambungkan bola ke atas mistar. Dengan skor 4-3, PSG mengunci gelar juara setelah pertandingan berakhir dengan hasil 1-1 selama 120 menit.

Kemenangan dalam Waktu Normal dan Babak Perpanjangan

Sebelum babak adu penalti, laga berlangsung dramatis. Arsenal lebih dulu unggul lewat Kai Havertz di menit keenam. Havertz mencetak gol setelah memaksimalkan bola liar di lini pertahanan PSG, lalu melaju ke kotak penalti dan melepaskan tembakan dari sudut sempit. Safonov, kiper PSG, tidak menduga bola melayang di atas kepalanya saat berusaha menutup ruang. Skor 1-1 segera tercipta, namun PSG berusaha memperbaiki ketimpangan di babak kedua.

Di menit ke-78, Ousmane Dembele memperoleh kesempatan melalui penalti setelah Khvicha Kvaratskhelia dilanggar oleh Cristhian Mosquera. Dembele dengan tepat mengarahkan bola ke sisi kiri, sementara Raya terlihat mengalihkan perhatiannya ke arah sebaliknya. Gol ini membuat skor tetap 1-1 hingga waktu normal berakhir.

Susunan Pemain dan Substitusi

Susunan pemain PSG: Matvey Safonov (kiper); Achraf Hakimi, Marquinhos, Willian Pacho, Nuno Mendes (bek); Joao Neves, Vitinha, Fabian Ruiz (gelandang); Desire Doue, Ousmane Dembele, Khvicha Kvaratskhelia. Di babak kedua, Dembele dan Kvaratskhelia digantikan oleh Goncalo Ramos dan Bradley Barcola masing-masing.

Untuk Arsenal, susunan awal: David Raya (kiper); Cristhian Mosquera, William Saliba, Gabriel, Piero Hincapie (bek); Declan Rice, Myles Lewis-Skelly (gelandang); Bukayo Saka, Martin Odegaard, Leandro Trossard. Di menit ke-67, Odegaard digantikan oleh Viktor Gyokeres, sementara Trossard diwakili Gabriel Martinelli di menit ke-83. Pada menit ke-91, Havertz digantikan oleh Eberechi Eze.

Pengaruh Atmosfer Stadion dan Performa Tim

Pertandingan ini tidak hanya menjadi pertunjukan teknik para pemain, tetapi juga mencerminkan semangat yang membara di Puskas Arena. Meski Arsenal menurunkan kekuatan mereka di babak perpanjangan, PSG tetap menunjukkan ketangguhan melalui pengalaman dan kesi

Leave a Comment