Berita Politik

Visit Agenda: Prabowo Minta Pindad Buat Mobil Khusus Sapa Warga: Gue Udah 75 Tahun

Prabowo Minta Pindad Buat Mobil Khusus Sapa Warga: Gue Udah 75 Tahun

Visit Agenda – Dalam kunjungan kerja ke daerah-daerah, Presiden Prabowo Subianto kerap mengalami kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat. Selama beberapa tahun terakhir, ia berusaha memastikan bahwa setiap pertemuan dengan warga tetap terasa hangat dan menyentuh. Saat ini, Prabowo mengajukan permintaan khusus kepada PT Pindad, sebuah perusahaan otomotif nasional, untuk merancang mobil presiden yang memiliki desain unik. Tujuannya adalah agar saat berada di jalan raya, Prabowo tetap bisa menyapa warga secara langsung, meskipun usianya yang sudah mencapai 75 tahun.

Interaksi dengan Warga di Nganjuk

Prabowo menegaskan permintaannya saat meresmikan operasional 1.601 Koperasi Merah Putih di Nganjuk, Jawa Timur, pada Sabtu (16/5). Selama kunjungan tersebut, ia menyampaikan cerita mengenai pengalaman berkunjung ke berbagai daerah yang selalu dihadiri oleh warga yang antusias. Mereka menunggu dengan sabar di pinggir jalan, ingin menyambutnya dengan pelukan atau tangan yang diulurkan. “Saya sekarang senang, terharu saya ke daerah-daerah, tapi terus saja saya kasih tahu anda ya, cukup melelahkan juga, karena rakyat begitu banyak keluar ke jalan, masa presiden di dalam kendaraan, kan enggak lucu,” kata Prabowo.

“Terpaksa aku berdiri, benar enggak, benar, aku berdiri si rakyat kita itu mau kasih tangan masa, kita enggak kasih tangan, jadi aku coba kasih tangan,” sambungnya.

Di Nganjuk, situasi serupa terjadi. Prabowo mencoba menyampaikan keinginan tersebut dengan humor. Ia menyebutkan bahwa warga Jawa Timur, khususnya di daerah yang ia kunjungi, memiliki tangan yang ‘keras’ karena pekerjaan sebagian besar sebagai petani. “Tapi aduh ini memang rakyat Jawa Timur ya, tangannya itu keras-keras, rupanya Jawa Timur banyak petaninya ya, emak-emaknya juga keras tangannya, abis 2-3 kali kunjungan waduh harus pakai minyak khusus aku, tapi itulah risiko, saya bilang mereka berjam-jam di matahari,” ujarnya.

Permintaan tersebut muncul dari pengalaman sehari-hari. Prabowo menjelaskan bahwa selama perjalanan, warga sering kali berdiri di depan kendaraan untuk menyambutnya. Dengan usia yang semakin menua, ia merasa perlu ada perubahan desain agar tetap bisa berinteraksi tanpa terlalu membebani diri. “Ini saya lagi mikir minta Pindad, mana itu Pak Profesor Sigit, coba didesain mobil khusus untuk presiden pakai kaca gitu yang ada kursi tapi keliatan aku berdiri gitu lho, boleh dong, eh gue ini udah 75 tahun ni gila, tapi aku kasian rakyat nunggu lama, ini (tangan) sakit, tapi saya semangat,” ujarnya.

Sebelumnya, Prabowo sudah sering melakukan tindakan serupa. Ia terbiasa menyapa warga dari atas mobil ketika berkunjung ke berbagai daerah. Selama beberapa tahun terakhir, kebiasaan ini menjadi bagian dari rutinitasnya. Namun, kini ia ingin membuatnya lebih nyaman, terutama bagi dirinya sendiri. “Saya rasa desain mobil ini harus bisa memberikan ruang yang lebih fleksibel, biar saya bisa turun atau berdiri sesuai kebutuhan saat berinteraksi dengan warga,” lanjut Prabowo.

Usaha untuk Memperkaya Kehadiran Presiden

Prabowo menekankan bahwa kehadiran seorang presiden tidak hanya sebatas simbol, tetapi juga wadah untuk mendekatkan diri dengan rakyat. Dengan mobil khusus ini, ia berharap dapat memperkuat hubungan antara pemerintah pusat dan masyarakat daerah. “Warga merasa lebih dekat dengan saya kalau bisa berinteraksi secara langsung, itu yang saya inginkan,” kata Prabowo.

Selain itu, Prabowo juga menyebutkan bahwa warga sering kali menunggu cukup lama di jalan raya. Ini membuatnya merasa bahwa waktu yang dihabiskan bersama masyarakat perlu dioptimalkan. “Kalau sudah berjam-jam menunggu, saya ingin bisa memberikan apresiasi yang lebih baik, baik secara verbal maupun fisik,” ujarnya.

Permintaan kepada PT Pindad ini diharapkan bisa menjadi solusi untuk masalah yang ia alami selama ini. Ia menjelaskan bahwa mobil khusus ini harus memiliki fitur yang memungkinkan kepresidenan tetap terlihat megah, tetapi tetap bisa menyapa warga secara langsung. “Desainnya harus tetap menonjolkan kesan resmi, tapi juga memudahkan saya bergerak saat berinteraksi,” imbuh Prabowo.

Sebagai mantan ketua umum Partai Gerindra, Prabowo memahami pentingnya kehadiran langsung dalam membangun koneksi dengan rakyat. Ia percaya bahwa kontak langsung adalah cara terbaik untuk memperkuat kepercayaan dan empati. “Mobil khusus ini bukan hanya untuk saya, tapi juga untuk memastikan warga merasa dihargai dan diperhatikan,” katanya.

Dalam beberapa kesempatan, Prabowo juga menyalurkan kepedulian melalui pemberian kaos kepada warga yang berkerumun di sekitar jalan. Hal ini menjadi bagian dari upaya menunjukkan bahwa presiden tidak hanya berada di balik layar, tetapi juga turut merasakan keseharian rakyat. “Saya senang bisa berbagi sesuatu kecil dengan mereka, jadi mereka punya kenangan yang lebih baik,” ujarnya.

Permintaan ini menunjukkan keinginan Prabowo untuk tetap aktif dan dapat dijangkau oleh warga. Meski usianya telah mencapai 75 tahun, ia tetap ingin memperlihatkan semangat kerja dan komitmen terhadap masyarakat. “Mobil khusus ini bisa menjadi bentuk kepedulian saya terhadap rakyat, agar mereka tetap merasa dihargai meskipun saya sudah tua,” pungkas Prabowo.

Leave a Comment