New Policy: Kapolri Terungkap Soal Kenaikan Pangkat Kapolda Metro Jaya
New Policy – Dalam rangkaian kebijakan reformasi kepolisian, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan penjelasan terkait kenaikan pangkat Kapolda Metro Jaya menjadi Komjen Polisi. Kapolri menyatakan bahwa keputusan ini merupakan bagian dari new policy yang diperkenalkan oleh Presiden RI Joko Widodo untuk memperkuat struktur kepemimpinan dalam institusi kepolisian. “Pengangkatan Kapolda Metro Jaya ke level Komjen merupakan salah satu new policy dalam peningkatan kinerja dan kesejahteraan para perwira tinggi,” jelas Sigit dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis (14/5).
Latar Belakang dan Proses Kenaikan Pangkat
Kenaikan pangkat Kapolda Metro Jaya, Asep Edi Suheri, menjadi Komjen Polisi dilakukan setelah evaluasi kinerja dan kontribusi signifikan dalam penegakan hukum di wilayah DKI Jakarta. Selama menjabat sebagai Kapolda, Asep terlibat langsung dalam berbagai operasi besar, termasuk penindasan teroris dan penanganan kejahatan siber. Proses promosi ini diatur melalui Surat Keputusan Presiden Nomor 38/POLRI/TAHUN 2026, yang ditandatangani pada 13 Mei 2026, sebagai bagian dari new policy penyesuaian struktur organisasi kepolisian.
Dalam pernyataannya, Sigit menjelaskan bahwa new policy ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kepemimpinan di tingkat tertinggi. “Kapolri ingin memastikan para perwira tinggi yang memimpin wilayah strategis seperti Jakarta memiliki kapasitas yang lebih matang, terutama dalam menghadapi tantangan keamanan yang semakin kompleks,” tutur Sigit. Presiden RI juga menekankan bahwa kebijakan ini dilakukan setelah evaluasi menyeluruh terhadap performa para komisaris jenderal di berbagai daerah.
Sejarah Kariernya Sebelum Menjabat Kapolda
Asep Edi Suheri, yang kini menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya, memiliki karier yang terbilang panjang dan konsisten sejak lulus dari Akademi Kepolisian (Akpol) pada tahun 1994. Sebelum dipromosikan menjadi Komjen, ia telah menempati berbagai posisi penting, seperti Kapolres Cirebon Kota pada 2011, Wakapolresta Bekasi Kota pada 2015, serta Kapolresta Tangerang pada 2016. Kariernya terus berkembang hingga ditugaskan di Bareskrim Polri, mulai dari Wadirtipidter pada 2020, Dirtipidsiber pada 2021, hingga Wakabareskrim Polri pada 2022.
Dengan new policy ini, Asep diberikan kesempatan untuk memimpin institusi kepolisian wilayah DKI Jakarta, yang merupakan area dengan tingkat kejahatan dan kompleksitas operasional yang tinggi. Sigit menyoroti bahwa promosi ini tidak hanya memperkuat kompetensi Asep, tetapi juga sebagai bagian dari new policy peningkatan kualifikasi para pemimpin di tingkat tertinggi. “Kapolri menilai Asep mampu mengelola dinamika keamanan Jakarta secara efektif, sehingga layak mendapat promosi ini,” tambah Sigit.
Kebijakan kenaikan pangkat Kapolda Metro Jaya menjadi Komjen Polisi juga diharapkan menjadi contoh bagi sistem promosi kepolisian yang lebih transparan. Sigit menjelaskan bahwa new policy ini memperkenalkan kriteria baru, seperti pengalaman dalam mengelola operasi besar dan kemampuan adaptasi terhadap perubahan teknologi. “Kapolri ingin memastikan promosi dilakukan berdasarkan performa yang terukur, bukan hanya jabatan atau masa kerja,” pungkasnya. Kebijakan ini juga menandai pergeseran kebijakan dalam pengelolaan sumber daya manusia di polisi.
