Wakil Ketua DPR Lepas 438 Jamaah Haji Kabupaten Bandung di Kertajati
Facing Challenges – Minggu (10/5), Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal melakukan pelepasan 438 jamaah haji dari Kabupaten Bandung di Bandara Kertajati, Indramayu. Ia menjelaskan, seharusnya total jemaah haji yang diberangkatkan mencapai 441 orang, namun tiga dari jumlah tersebut masih sakit sehingga tidak bisa berangkat.
Pesan untuk Jamaah Haji
Dalam pidatonya, Cucun menekankan pentingnya jamaah memperhatikan kesehatan, mematuhi peraturan, dan memperbaiki niat saat beribadah di Tanah Suci. “Betapa langka dan istimewanya kesempatan ini. Jangan sampai perjalanan kita tahun ini hanya sampai di depan Ka’bah, hanya jasad kita saja yang sampai di sana, tetapi hati kita gagal sampai kepada Rabbul Ka’bah, yaitu Allah SWT,” ujarnya di hadapan para calon jamaah.
Betapa langka dan istimewanya kesempatan ini. Jangan sampai perjalanan kita tahun ini hanya sampai di depan Ka’bah, hanya jasad kita saja yang sampai di sana, tetapi hati kita gagal sampai kepada Rabbul Ka’bah, yaitu Allah SWT.
Cucun menyampaikan, dari lebih dari 248 juta umat Islam di Indonesia, jamaah yang diberangkatkan tahun ini adalah pilihan khusus yang dipanggil Allah SWT. Tahun ini, pemerintah mengirim sekitar 221 ribu jamaah haji reguler dan khusus. Ia menitipkan tiga pesan utama: pertama, menjaga kesehatan karena cuaca Arab Saudi berbeda dari Indonesia; kedua, mematuhi aturan agar menjaga ketertiban selama ibadah; ketiga, pergi dengan niat tulus dan pulang dengan haji yang mabrur.
Dalam kesempatan itu, Cucun juga mengapresiasi peran para petugas dan pembimbing haji. “Atas nama pimpinan DPR RI, saya mengucapkan selamat jalan kepada para jamaah haji Kabupaten Bandung. Semoga perjalanan ini lancar, ibadah bapak ibu diterima, dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan selamat,” tutupnya.
Menyambut penyelenggaraan haji tahun ini, Cucun menyoroti perubahan pengelolaan yang diambil pemerintah. Kementerian Haji dan Umrah menjadi penyelenggara pertama kali, yang bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan agar lebih profesional, cepat, mudah, humanis, adil, dan terjangkau. Meski ada progres, ia mengakui bahwa potensi kendala di lapangan tetap ada, sehingga mengimbau jamaah untuk segera melaporkan kesulitan kepada petugas.
Dia menambahkan, para petugas dan pembimbing haji diminta bekerja secara aktif dengan mendengarkan kebutuhan jamaah. Koordinasi antarpetugas juga diharapkan diperkuat untuk memberikan pelayanan terbaik. Cucun juga mendoakan kemakmuran dan keadilan bagi Indonesia, serta menginginkan masyarakat yang belum berkesempatan berhaji bisa dipanggil Allah SWT di masa depan.