Berita Olahraga Lainnya

Visit Agenda: Poirier Sindir McGregor Jelang UFC 329: Saya yang Bikin Kamu Tidur

Poirier Sindir McGregor Jelang UFC 329: Saya yang Bikin Kamu Tidur

Visit Agenda – Duel antara Dustin Poirier dan Conor McGregor yang berlangsung di UFC 329 menjadi perhatian publik beberapa hari sebelum pertandingan tersebut diadakan di T-Mobile Arena, Las Vegas, pada 11 Juli 2026. Poirier tidak hanya mempersiapkan diri secara fisik tetapi juga dengan cara mengejek McGregor, yang kini kembali setelah vakum selama lima tahun dari arena UFC. Pertarungan ini dianggap sebagai momen penting bagi kedua petarung yang pernah menjadi rival utama satu sama lain.

Kekalahan Tahunan McGregor dan Prediksi Poirier

Kali terakhir McGregor bertanding di UFC adalah pada Juli 2021, di UFC 264, ketika ia harus menerima kekalahan dengan TKO setelah mengalami cedera patah kaki. Ini adalah kekalahan kedua beruntun yang diterimanya dari tangan Poirier, yang sebelumnya juga mengalahkan McGregor dalam UFC 257 di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, Januari 2021. Kini, setelah empat tahun tidak berlaga di ring UFC, McGregor kembali dengan rencana untuk menegakkan kejayaannya.

“Berbicara soal tidur, Conor McGregor, saya membuat kamu tertidur di Abu Dhabi, kawan,” kata Poirier kepada UFC di Paramount+ dikutip dari AOL.

“Mac yang mengantuk,” ucap Poirier menambahkan.

UFC 329: Tantangan Baru untuk Poirier dan McGregor

Pertandingan UFC 329 menjadi ajang untuk menunjukkan kembali kekuatan kedua petarung tersebut. Sebagai bagian dari Visit Agenda, pertarungan ini menarik perhatian para penggemar dan analis karena menggambarkan kemungkinan balas dendam atau peningkatan performa dari McGregor. Poirier, yang sudah pensiun sejak Juli 2025, tidak ingin ketinggalan dalam membahas proyeksi pertandingan antara McGregor dan Max Holloway. Ia mengungkapkan bahwa Holloway punya potensi menang jika pertarungan berlangsung hingga ronde kelima dan masuk ke hitungan mundur dalam 10 detik terakhir.

Dustin Poirier menjelaskan, “Jika pertandingan terus berlangsung hingga lima ronde dan ada hitungan mundur dalam 10 detik terakhir, saya rasa Conor tidak akan dalam kondisi fisik yang baik untuk bertarung dengan Max seperti itu, karena Max masih cepat di akhir pertandingan.” Pernyataan ini menunjukkan bahwa Poirier tidak hanya fokus pada kekuatan McGregor tetapi juga pada kemampuan Holloway sebagai lawan yang kuat.

Visit Agenda ini juga menghadirkan momen-momen penting dalam sejarah karier McGregor. Sejak pertama kali ia berlaga di UFC pada tahun 2013, McGregor sudah menunjukkan kehebatan sebagai petarung yang mampu mengubah permainan di level elite. Namun, kevakuman selama lima tahun menjadi tantangan besar untuk mempertahankan konsistensi. Poirier memperkirakan bahwa McGregor bisa menghadapi kelelahan fisik maupun mental, terutama jika pertandingan berlangsung lama.

Sementara itu, pertandingan UFC 329 juga menjadi bagian dari rencana besar dalam industri MMA. Pertarungan ini diperkirakan akan menjadi salah satu acara terbesar musim ini, dengan peluang untuk menarik penonton internasional. Dalam konteks Visit Agenda, UFC 329 menawarkan kesempatan bagi pertarungan klasik seperti Poirier vs McGregor untuk kembali menjadi sorotan. Pertandingan ini bukan hanya soal kekuatan fisik, tetapi juga mental dan strategi yang mungkin berbeda dibandingkan pertemuan sebelumnya.

Visit Agenda memperlihatkan bahwa baik Poirier maupun McGregor tetap menjadi tokoh utama dalam dunia MMA. Meski McGregor kini lebih tua dan menghadapi tekanan dari persaingan baru, Poirier yang kini pensiun tetap aktif dalam diskusi tentang pertandingan tersebut. Kedua petarung ini menyumbang kontribusi besar dalam mengembangkan popularitas UFC dan menarik minat global. UFC 329 diharapkan menjadi ajang pembuktian kembali permainan mereka, terutama dalam konteks Visit Agenda yang menghadirkan berbagai pertandingan menarik di musim panas 2026.

Leave a Comment