Berita Musik

Topics Covered: Lawan Distopia Penuh Kesan dari ONE OK ROCK di Jakarta

Lawan Distopia Penuh Kesan dari ONE OK ROCK di Jakarta

Topics Covered: Konser bertajuk Detox Asia Tour 2026 yang digelar oleh band rock asal Jepang ONE OK ROCK di Indonesia Arena, Jakarta, pada hari Sabtu, 16 Mei 2026, menjadi penutup yang memuaskan bagi rangkaian tur yang dimulai sejak 2025. Pertunjukan ini menampilkan keahlian musik empat personel band—Takahiro ‘Taka’ Moriuchi (vokal), Toru Yamasita (gitar), Tomoya Kanki (drum), dan Ryota Kohama (bass)—yang mempersembahkan karya musik penuh energi dan penuh makna. Penggemar setia, OORer, yang telah menantikan kembalinya band ini setelah Luxury Disease Asia Tour 2023, kembali berkumpul untuk menyaksikan penampilan yang menggambarkan perjalanan musik mereka di tengah tema distopia yang kini menjadi bagian dari Topics Covered.

Konser yang Membawa Pesan Distopia

Konser dimulai tepat pukul 20.00 WIB dengan lagu “Puppets Can’t Control You” dari album Detox, yang segera membangkitkan semangat penonton. Taka menunjukkan keahlian vokalnya dengan melantunkan nada tinggi menggunakan teknik falsetto yang jernih, sementara Toru Yamasita memberikan gitar solo yang mengguncang suasana. Dalam lagu-lagu seperti “Save Yourself” dan “NASTY,” band menampilkan aransemen rock alternatif yang kaya akan dinamika, menegaskan bahwa Topics Covered ini tidak hanya tentang musik, tapi juga isu sosial dan politik yang relevan.

“Make some noise Indonesia!”

Kata-kata Taka langsung memicu respons luar biasa dari ribuan penonton yang berdiri sambil meniru gerakan ikut bernyanyi. Setelah itu, band beralih ke lagu-lagu provokatif yang menggambarkan perjuangan melawan ketidakadilan, seperti “Renegades” dan “Party’s Over.” Di lagu “Tiny Pieces,” suasana berubah lebih tenang, dengan penonton menyala-nyalakan lampu ponsel dan menikmati kehangatan emosional yang dihidupkan oleh vokalis. Topics Covered ini terasa lebih hidup dalam konteks Jakarta, yang menjadi salah satu pusat budaya dan musik Asia.

Pemandangan dan Kesan yang Menyentuh

Penonton di tribun terisi penuh, menciptakan pemandangan yang mengesankan. Taka memberikan penghargaan atas kehadiran para fans, menyebutkan, “Terima kasih karena berada di sini. Kami telah melakukan tur ini hampir 1,5 tahun, perjalanan yang panjang dan tidak mudah.” Ia juga menyampaikan harapan agar penggemar tetap mendukung band ke depannya, diiringi oleh lagu ikonis “Wherever You Are.” Refrain dari lagu tersebut dinyanyikan secara spontan oleh penonton, menunjukkan koneksi emosional yang kuat.

“Wherever you are, I’ll always make you smile/ Wherever you are, I’m always by your side/ Whatever you say, kimi wo omou kimochi/ I promise you forever right now.”

Setelah sesi nostalgia, Ryota, Toru, dan Tomoya mengucapkan salam kepada penggemar. Ryota menyatakan, “Ini adalah hari terakhir tur. Kami hanya peduli pada malam ini. Mari bersenang-senang,” sementara Toru menantang, “Saya dengar fans Jakarta memiliki suara paling keras di dunia. Apakah kalian yang terkuat?” Tomoya, sementara itu, membalas dengan canda dalam bahasa Indonesia, “Apa kabar Jakarta? Saya senang sekali bisa kembali ke sini. Terima kasih. Saya suka cilok. Saya suka semua.” Kesan ini memperkuat bahwa Topics Covered dalam konser ini bukan sekadar musik, tetapi juga pengalaman yang menyatukan audiens.

Konser yang Menjadi Puncak Perjalanan Musik

Dalam paruh kedua pertunjukan, ONE OK ROCK memperlihatkan keberanian mereka dengan lagu-lagu yang mengeksplorasi distopia dan kekesalan terhadap egoisme. Mereka memulai dengan harmoni dari ketiga personel Ryota, Toru, dan Tomoya, yang menampilkan keahlian musikal yang luar biasa. Lagu “Delusion:All,” yang ditutup acara, menjadi sorotan utama, dengan Taka menjelaskan proses pembuatan album Detox. Album ini diproduksi oleh Greenday Rob Cavallo, mencerminkan tema perlawanan terhadap sistem yang mengabaikan keadilan. Topics Covered dalam setlist ini memperlihatkan bagaimana musik bisa menjadi alat menyampaikan pandangan politik yang kuat.

Konser yang diselenggarakan oleh TEM Presents dan Live Nation memberikan ruang yang nyaman bagi penonton untuk menggoyang tubuh dan menyaksikan pertunjukan dengan penuh antusiasme. Dengan setlist yang mencerminkan usia band lebih dari dua dekade, pertunjukan ini menjadi kenangan tak terlupakan bagi para penggemar yang hadir. Keseluruhan pertunjukan menggambarkan perjalanan musik OORer yang tetap menawarkan kejutan dan kehangatan, dengan Topics Covered yang menjadi pusat perhatian dalam setiap lagu.

Leave a Comment