PLN Klaim Listrik di Sumut Pulih Total Sejak Minggu Malam
PLN Klaim Listrik di Sumut Pulih – Setelah mengalami pemadaman listrik yang cukup signifikan selama dua hari, wilayah Sumatra Utara (Sumut) akhirnya berhasil pulih sepenuhnya pada Minggu (24/5/2026) malam. PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatra Utara memberikan pernyataan resmi bahwa pasokan energi kembali stabil setelah proses restorasi selesai dilakukan. Dalam pernyataannya, General Manager PLN UID Sumut, Mundhakir Salman, menjelaskan bahwa seluruh 540 penyulang yang sebelumnya mengalami gangguan kini sudah beroperasi kembali, menandai akhir dari kekacauan listrik yang mengganggu kehidupan masyarakat dan sektor ekonomi di daerah tersebut.
Detail Pemadaman dan Dampaknya
Pemadaman listrik terjadi sejak Jumat (22/5/2026) pukul 18.44 WIB, yang berdampak pada berbagai aspek kehidupan warga Sumut. Selama dua hari, sejumlah area seperti Medan, Deli Serdang, dan beberapa kabupaten di sekitarnya mengalami gangguan listrik, menyebabkan ketidaknyamanan bagi rumah tangga, usaha, serta layanan transportasi umum. Menurut Mundhakir Salman, keandalan jaringan listrik kembali terjaga setelah berbagai langkah perbaikan diambil, dengan pelanggan yang jumlahnya mencapai 4.867.248 orang mendapat pasokan kembali secara bertahap.
Sebagai bentuk respons cepat, PLN menggandeng instansi terkait seperti pemerintah setempat, TNI/Polri, serta warga yang berperan dalam memastikan proses pemulihan berjalan lancar. Sementara itu, beberapa wilayah masih melaporkan keberlanjutan gangguan hingga Sabtu (23/5/2026) malam, sebelum akhirnya benar-benar pulih pada Minggu (24/5/2026) malam. Pemulihan ini tidak hanya memperbaiki infrastruktur listrik, tetapi juga memperkuat kerja sama lintas sektor dalam menghadapi situasi darurat energi.
Kolaborasi dan Kinerja PLN
Restorasi listrik di Sumut menjadi tantangan besar bagi PLN karena melibatkan beberapa faktor, termasuk kondisi cuaca buruk yang memengaruhi kabel transmisi 275 kV Muara Bungo – Sungai Rumbai. Kebocoran atau kelelahan kabel tersebut menyebabkan arus listrik terganggu, yang akhirnya memicu pemadaman luas. Mundhakir Salman menyatakan bahwa kehati-hatian dan keselamatan menjadi prioritas utama selama pemulihan, dengan tim teknis terus melakukan pemeriksaan menyeluruh hingga semua area terlayani kembali.
“Setelah berbagai upaya, kami berhasil mengembalikan pasokan listrik di Sumut pada Minggu (24/5/2026) pukul 20.21 WIB. 540 penyulang kembali beroperasi, sementara 4.867.248 pelanggan mendapat listrik secara bertahap,” ujar Mundhakir Salman, Senin (25/5/2026).
Langkah-langkah seperti ini menunjukkan komitmen PLN dalam menjaga keandalan pasokan energi, terutama di daerah yang rawan gangguan. Selain itu, perusahaan juga menekankan kepatuhan warga dalam tidak menggunakan listrik secara berlebihan selama masa pemadaman, sehingga memudahkan proses penormalan. Dukungan dari seluruh lapisan masyarakat, termasuk keluarga dan pelaku usaha, menjadi faktor penting dalam menyelesaikan kekacauan tersebut dalam waktu relatif singkat.
Langkah-Langkah Setelah Pemulihan
Setelah status listrik dianggap stabil, PLN mengambil langkah-langkah preventif untuk memastikan tidak terjadi pemadaman serupa di masa depan. Petugas terus melakukan pengawasan menyeluruh terhadap jaringan listrik, terutama di area rawan seperti daerah paling terpencil atau yang sering terkena dampak cuaca ekstrem. Selain itu, perusahaan juga meningkatkan kapasitas layanan pelanggan melalui aplikasi PLN Mobile dan Contact Center 123, dengan imbauan agar warga segera melaporkan gangguan listrik ketika terjadi.
Pemadaman listrik ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pihak terkait, termasuk PLN dan masyarakat, tentang pentingnya persiapan dan respons cepat dalam menghadapi keadaan darurat energi. Mundhakir Salman juga mengimbau masyarakat tetap waspada dan menghargai layanan yang telah diberikan, sementara PLN terus berupaya meningkatkan infrastruktur jaringan listrik secara berkala. “Kami berterima kasih atas dukungan masyarakat yang sabar selama masa pemadaman dan berharap gangguan serupa tidak terjadi lagi,” pungkasnya.
Dalam jangka panjang, PLN berkomitmen untuk memperkuat sistem distribusi listrik dengan adopsi teknologi modern, seperti sistem pemantauan real-time dan perbaikan infrastruktur di daerah rawan. Hal ini menjadi langkah strategis dalam menjawab tantangan yang mungkin terjadi di masa mendatang, sambil tetap menjaga komunikasi terbuka dengan pelanggan. Dengan hasil pemulihan yang sukses, masyarakat Sumut kini dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa hambatan dari gangguan listrik.
