Percepat Efisiensi, Danantara Gabungkan 49 Hotel BUMN di Bawah HIN
Table of Contents
Danantara Konsolidasi 49 Hotel BUMN di Bawah Holding HIN
Kabarberita911.com – Upaya percepatan efisiensi aset negara terus digenjot oleh Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara. Langkah terbaru adalah penggabungan 49 properti hotel milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ke dalam satu entitas holding yang dipimpin oleh PT Hotel Indonesia Natour (HIN). Inisiatif ini sejalan dengan agenda perampingan dan konsolidasi aset yang sedang berjalan.
CEO BPI Danantara, Rosan Perkasa Roeslani, menjelaskan bahwa penataan portofolio perhotelan ini merupakan bagian integral dari peta jalan restrukturisasi besar-besaran terhadap ribuan entitas BUMN. Tujuannya jelas, yaitu menciptakan efisiensi operasional sekaligus mengoptimalkan penggunaan aset negara.
Kita terus menggabungkan baik itu rumah sakit, hospital, kita punya 137 hotel itu juga kita gabungkan sehingga ini salah satu program yang kita jalankan dengan target akhir tahun ini kita bisa mencapai kurang lebih 300 perusahaan BUMN.
Pernyataan tersebut disampaikan Rosan dalam konferensi pers terkait RAPBN dan Nota Keuangan Tahun Anggaran 2027 yang diselenggarakan di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pusat Kementerian Keuangan pada hari Jumat, 14 Agustus. Ia menambahkan bahwa langkah konsolidasi hotel ini tidak berjalan sendiri, melainkan bersamaan dengan perampingan berbagai entitas BUMN lainnya.
Reduksi Jumlah Entitas BUMN
Dari total 1.074 perusahaan BUMN yang tercatat saat ini, pemerintah telah berhasil memangkas sekitar 290 entitas melalui berbagai skema. Metode yang digunakan mencakup merger, likuidasi, divestasi, hingga konsolidasi vertikal. Integrasi ini tidak hanya terbatas pada sektor perhotelan dan layanan kesehatan, tetapi juga mencakup bidang jasa keuangan.
Di sektor keuangan, perusahaan manajer investasi yang sebelumnya tersebar di masing-masing bank pelat merah kini mulai disatukan. Rosan mengakui bahwa proses ini bukanlah pekerjaan ringan. Diperlukan pertimbangan matang dari berbagai aspek untuk memastikan keberhasilan transformasi.
Target memang pada akhir tahun ini kita bisa mencapai kurang lebih 300 perusahaan BUMN pada akhirnya. Tetapi memang ini harus kami akui pekerjaan yang tidak mudah dan sangat-sangat berat karena harus dilihat dari semua aspeknya.
Menurut Rosan, perampingan struktural ini bukan sekadar mengurangi jumlah entitas bisnis. Lebih dari itu, tujuannya adalah menata skala ekonomi BUMN agar lebih kompetitif di kancah regional maupun global. Melalui streamlining, diharapkan tercipta efisiensi, peningkatan produktivitas, serta optimalisasi aset-aset yang sudah ada.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Percepat Efisiensi Danantara Gabungkan 49 Hotel?
Percepat Efisiensi Danantara Gabungkan 49 Hotel is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Percepat Efisiensi Danantara Gabungkan 49 Hotel matter?
Percepat Efisiensi Danantara Gabungkan 49 Hotel matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.
